Saat teman dan keluarga mendengar rencana kami akan umrah plus Turki beberapa waktu lalu, pertanyaan yang paling sering kami terima adalah: ke Cappadocia nggak? Mau naik balon udara nggak?
Haha…memang sepertinya Turki itu identik dengan Cappadocia ya..mungkin seperti orang-orang luar yang otomatis mengingat Bali saat menyebut Indonesia..😁
Sahabat Lalang Ungu, melanjutkan cerita sebelumnya maka kali ini akan kutuliskan pengalaman kami menikmati Cappadocia tanpa balon udara, pada hari keempat perjalanan kami di Turkiye.
Wah..apa asyiknya menikmati Cappadocia tanpa balon udara??
Hmm…untuk menjawab rasa penasaran itu, baca sampai selesai tulisanku kali ini yaaa… hehe..
Menikmati Alam Indah Cappadocia

Cappadocia merupakan sebuah wilayah kuno Turki yang berada di bagian tengah Anatolia, di dataran tinggi nan terjal sebelah Utara pegunungan Taurus. Daerah ini dikenal juga sebagai daerah ‘cerobong peri’ karena geologisnya yang unik.

Hamparan batuan vulkanik lunak yang ada di sana terbentuk dari erosi gunung berapi selama jutaan tahun dan mewujud dalam bentuk-bentuk unik bebatuan semacam menara, tebing-tebing, goa, dll.
Wisatawan dapat menikmati keindahan alam Cappadocia dengan dua alternatif cara yaitu:
- Menaiki Balon Udara dan menikmati pemandangan alam dari udara sambil merasakan sensasi terbang yang memacu adrenalin
- Menggunakan Jeep dan menikmati pemandangan alam sambil merasakan sensasi berkendara menyusuri tebing-tebing yang tak kalah seru dan memacu adrenalin

Pada kesempatan kemarin sebagian besar rombongan kami mengambil alternatif kedua yaitu mengikuti jeep tour untuk menikmati keindahan alam Cappadocia dari darat, sementara sebagian rombongan kami lainnya berencana mengambil alternatif pertama naik balon udara. Namun sayang rencana itu gagal karena selama 2 hari kami di sana terdapat larangan penerbangan balon udara 😔
Ya, ternyata tidak setiap hari pasti ada penerbangan balon udara di Cappadocia. Artinya meskipun jauh hari sudah memesan tiket naik balon udara namun apabila mendadak yang berwenang setempat menerbitkan larangan terbang maka semua rencana penerbangan hari itu otomatis gagal dan semua uang tiket kembali.
Pelarangan itu sendiri terutama disebabkan oleh faktor-faktor cuaca yang tidak memungkinkan atau dinilai membahayakan penerbangan balon udara, karena keamanan dan kenyamanan sangat diutamakan dalam penerbangan balon udara tersebut.
Cappadocia Jeep Tour
Awalnya kami dijadwalkan ikut Jeep Tour pada hari pertama kami di Cappadocia, namun karena ada informasi sore itu tidak ada penerbangan balon udara dan kondisi hujan maka jadwal diubah untuk keesokan harinya.
Pukul 5 pagi waktu setempat kami sudah dijemput dari hotel untuk mulai Jeep Tour Cappadocia. Oya, untuk yang akan naik balon penjemputan lebih pagi lagi. Jam 3 kalau tidak salah. Waaah…pagi itu duingiiiin.. Aku sempat cek di HP dan tercatat suhu pagi itu 3 dercel! Brrrr.. 🥶
Satu Jeep berisi 4 orang penumpang, 1 orang duduk disamping sopir dan 3 lainnya duduk di bagian penumpang. Ah…jadi ingat kenangan Off road Lava Tour Merapi deh..formasinya mirip, hanya kali ini Jeep yang digunakan bukan jenis terbuka.
Awal perjalanan tour itu kami melintasi lapangan tempat persiapan penerbangan balon-balon udara. Perjalanan yang awalnya melalui daerah datar itu kemudian semakin menanjak dan berliku-liku menaiki bukit-bukit. Sopir sengaja membawa kendaraan dengan cara yang lebay saat melewati tanjakan, tikungan ataupun turunan sehingga sontak semua penumpang berpegangan erat sambil teriak kencang!! Seruu!!! 😁

Dalam satu kali perjalanan Jeep Tour ini terdapat 3 tempat perhentian yang keseluruhannya di daerah puncak bukit-bukit batu itu, dengan pemandangan lembah bebatuan unik dan berlatar belakang langit pagi. Nah…saat ada penerbangan balon-balon udara maka puluhan balon-balon udara di langit pagi itulah yang akan menjadi tambahan pemandangan dan latar belakang cantik pose-pose di bukit-bukit Cappadocia ini.

Sampai di perhentian ketiga tour pagi itu, akhirnya pemimpin rombongan mendapat informasi tentang kepastian tidak ada penerbangan balon udara hari itu. Namun..kami pun akhirnya tetap berpose-ria dengan latar belakang pemandangan cantik Cappadocia meski tanpa balon-balon udara yang menghiasi langitnya.. Asli tetap cantik kok!

Sekitar pukul 8 pagi hari itu kami akhirnya sampai di hotel kembali setelah menikmati sekitar 3 jam menikmati keindahan alam Cappadocia melalui Jeep Tour itu. Oya, untuk Jeep Tour rombongan kami kemarin biayanya Rp.1.300.000,- per orang sedangkan bila ingin naik balon udara biaya per orangnya sekitar 5,5 jutaan per orang. Oya kedua biaya tersebut tidak termasuk dalam paket umrah + Turki yang kami gunakan kemarin. Sifatnya optional sehingga harus merogoh kocek sendiri, hehe…
Sahabat Lalang Ungu, demikianlah cerita pengalaman kami di Cappadocia yang ternyata tetap menarik meski tanpa balon udara. Punya pengalaman yang sama atau rencana perjalanan ke sini juga? Yuuk, bagi ceritanya di kolom komentar ya…
Sampai jumpa di catatan perjalanan kami selanjutnya ya…
Tetap asyiik meski tanpa balon udara. apiik agung ya bentukan alami lanskap yang Diajeng tayangkan ini. Salam hangat
mba aku dulu ke kapadokya juga ga nemu balon udara wkwkwk aku ke sana pas winter banget dan emang balon udara di sana itu ga tentu.. harus mengikuti aturan safety terutama tentang arah anginnya.
seru juga ternyata nih menikmati Cappadocia tanpa balon udara mba, tetap excited mengeksplor daratan unik di Turki . bebatuannya emang buat cakep banget di frame poto 🙂
Masya Allah Mbak Tanti, perjalanan umrohnya sungguh bikin mupeng. Aamiin semoga bisa kayak Mbak Tanti. Umroh dan jalan-jalan ke Turki juga. Salah satu negara impian yang kepengen aku kunjungi. Indah banget ya tempat-tempatnya. 🙂
Wuih perjalanan yang seru dan berkesan nih. Unik banget. Biasanya kita melihat gambar Cappadocia pasti dengan balon udara, kini justru tanpa balon udara itu
Ini justru pengalaman lebih beda dari yg lain lho…
Memang ciamik untuk melakukan perjalanan sambil singgah ke Cappadocia.
Terima kasih informasinya Bu, bisa sekalian coba juga a tipsnya
MashaAllah Cappadocia indah banget ya mbak…seperti cerita di negeri dongeng tapi nyata adanya. Meski tidak sempat naik balon udara tapi bisa menikmati pemandangan sekitar pastinya senang sekali ya Mbak. Semoga saya bisa kesana suatu saat nanti.
Wah, pengalaman menyenangkan berkeliling dengan menggunakan Jeep Tour Cappadocia. Biayanya mashaAllaa yaa.. tapi se-worth itu dapat kenangan indah dengan berfoto di banyak spot alam yang cantik.
Alhamdulillah… bisa menikmati jalan2 ke Turki juga ya mbak. Jadi pengin nih umrah lagi, trus lanjut juga ke Turki. Siapa tau pas sampe sana bisa naik balon udara. Etapi lumayan juga ya bayarnya heheee…
Pemandangan yang ditawarkan di Cappadocia menakjubkan sekali, baik dilihat dengan Jeep Tour ataupun balon udara, semuanya pasti menguarkan decak kagum.
Sangat sepadan dengan biaya yang dikeluarkan ya mba.
Ikut seneng baca cerita Mbak Tanti Umroh dan sekalian traveling ke Turki. Kalau aku denger negara Turki yang aku inget tuh kebab Turki dan balon udara. Pemandangannya indah ya, Mbak. Semoga di lain kesempatan Mbak Tanti bisa ke Turki lagi dan bisa naik balon udara.
bener banget mba, kayaknya Turki tuh ciri khasnya Cappadocia ya wkwkwk kayak Bali tuh Indonesia, tp asli seneng banget bisa umroh plus liburan gini tuh ya
Mamaku ambil umroh plus Turki juga mbak. Segala beli jaket sama dompet di Turki yang dari kulit ahaha. Tapi Mama gak bisa makan selama di turki Krn semua makanan kata mamaku bau kambing
Lembah bebatuan ya indah banget deh, senang lihatnya. Meski tanpa balon udara tetap seru ya. Yang penting semua aman. Kalau cuaca gak mendukung terus dipaksakan juga gak baik 🙂
Wah ternyata mahal banget ya naik balon udara itu. Kirain masih di angka 1 juta-an lah paling mahal.
Oya mba, spill harga umroh plus Turki-nya donk hehe