Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku

Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku. Sobat Lalang Ungu, ya..itulah yang kukatakan kepada seorang teman beberapa saat lalu, ketika dia bertanya untuk apa aku ngeblog. Awalnya kami berbincang tentang kegiatan kami di waktu luang. Oya, teman ini adalah teman baru, sehingga kami memang belum tahu latar belakang kehidupan kami masing-masing.

Suatu saat dia menanyakan kabarku, apa yg sedang kulakukan di waktu luang itu, dan aku jawab sedang ngeblog.

Ngeblog, apa itu?” tanyanya lebih lanjut.

Menulis di blog, yaitu semacam jurnal atau artikel yang ada di internet..” lalu akupun menjelaskan singkat apa itu blog, blogger dan blogging atau ngeblog sebagaimana kusebutkan di awal tadi.

Untuk apa?” tanyanya di akhir penjelasanku. Aku sempat terhenyak waktu itu.

Maksudmu, untuk apa aku ngeblog?” tanyaku memperjelas.

Iya…tampaknya ngeblog buatmu tak sekedar mengisi waktu luang, bukan?”

Emmm…iyaa.. Bisa dibilang, ngeblog ini hobi untuk menyeimbangkan hidupku. Salah satu yang membuatku tetap waras,” jawabku.

Temanku tertawa, mungkin dia mengira aku bercanda atau hanya menjawab sekenanya saja. Padahal aku sungguh-sungguh menyatakan hal itu, bahwa selama sekitar 7 tahun belakangan ini, hobi inilah salah satu yang membuatku merasa seimbang dalam hidup keseharianku.

Continue reading “Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku”

Ketika kemampuan mengemudi menjadi suatu kebutuhan

Foto :  Pixabay

Ketika kemampuan mengemudi menjadi suatu kebutuhan, maka aku pun harus berjuang keras menghapuskan trauma-trauma yang selama ini membelenggu dan kembali menguatkan hati untuk belajar mengemudi.

Ada beberapa momen yang membuat kebutuhan itu muncul. Ketika harus menjalankan tugas malam hari (saat lebih aman dan nyaman mengendarai mobil daripada bermotor-ria) atau ketika tiba-tiba hujan deras dan harus segera pergi ke suatu tempat, ataupun ketika ingin mengajak ibu pergi berdua ke suatu tempat. Itulah beberapa saat di mana saat ini aku masih harus tergantung pada pihak lain dalam hal ini keluargaku, dan tak bisa sat-set pergi sendiri.

Mbok belajar nyetir lagi to mbak, biar nggak bingung kalau ada keadaan darurat begini..” begitu seringnya adikku mengingatkan, karena memang sudah pernah beberapa kali belajar nyetir, tapi lalu terhenti setelah ada kejadian-kejadian yang membikinku gamang.

Ya, seperti telah kusampaikan di awal tulisan ini, ada trauma yang harus kuhilangkan. Mungkin dengan membahas beberapa kejadian itu bisa membuatku lebih mudah melepaskan rasa takut itu. Setidaknya ada tiga kejadian yang membebani pikiranku.

Continue reading “Ketika kemampuan mengemudi menjadi suatu kebutuhan”

Belajar renang di usia dewasa, why not?

Belajar renang di usia dewasa, why not? Itu reaksi temanku -yang kebetulan seorang instruktur renang- ketika mendengar niatku untuk belajar berenang (lagi). Haha…iya, duluuuu…jaman masih SMP memang aku belajar berenang karena itu masuk dalam pelajaran wajib. Tapi kemudian tidak diteruskan sampai beberapa bulan lalu, seorang teman menganjurkan untuk berenang ketika aku sering mengeluh sakit di punggung.

Mungkin teman-teman juga sering mendengar pendapat bahwa berenang merupakan salah satu alternatif pengobatan bagi penderita sakit punggung ya..  Nah itulah yang terjadi pada salah seorang teman kantor, mengalami nyeri punggung yang ‘timbul-lenyap’ beberapa kali, berobat ke dokter keluarganya dan disarankan untuk terapi renang. Ia berhasil meminimalkan keluhan sakit punggungnya setelah aktif berenang kembali, sehingga ketika aku mengeluhkan hal yang sama maka iapun menyarankan hal itu padaku.

Nah, itulah awal ceritanya, aku mulai tertarik untuk berenang lagi. Disamping beberapa hasil bacaan yang memang menyebutkan bahwa berenang bisa menjadi salah satu terapi sakit punggung, meskipun bukan berarti semua sakit punggung bisa teratasi dengan berenang lho.. Lebih baik periksa dulu ke dokter bila sakit terus terasa. Continue reading “Belajar renang di usia dewasa, why not?”

Antara Belitung dan Lombok

Lalang Ungu. Hai kawan, apa kabar? Hujan sedang turun dengan derasnya saat ku sedang menulis ini, seperti kondisi beberapa hari belakangan ini.. Yah, namanya juga musim hujan ya -mungkin bahkan saat ini adalah puncaknya- jadi ya mari kita nikmati saja…jangan sampai hal ini mengurangi kadar bahagiamu, teman..

Saat musim hujan begini, memang agak sulit untuk kemana-mana, termasuk berwisata ya.. Meskipun hujan adalah anugerah, namun -bagiku- agak kurang nyaman saja untuk berwisata di musim hujan begini. Di samping repot karena barang bawaan jadi bertambah, tidak asyik juga rasanya mengeksplor  alam di tengah hujan (maklum, kondisi badan emak-emak satu ini rentan terhadap hujan..hehe). Jadi, mari kita tunggu cuaca membaik dulu, sambil mempersiapkan perjalanan ke destinasi impian nantinya.

Nah, bicara tentang destinasi wisata impian, jadi ingat tema arisan Blogger Gandjel Rel saat ini, yaitu tema yang diajukan oleh duo mbak-mbak anggota Gandjel Rel penyuka traveling yang tak lain adalah Mara dan Erina. Ya, ‘tujuan wisata impian di Indonesia’ adalah tema pilihan dari mereka.

Hm, sebenarnya ini pertanyaan yang cukup sulit bagiku, karena memang baru sedikit tempat indah di Bumi Pertiwi yang sudah kudatangi, jadi masih buanyaaak destinasi wisata impianku di Bumi Persada ini.. 😉 Juga mengingat kesukaanku yang hampir sama antara ke pantai dan ke pegunungan, membuatku ingin mendatangi semua tempat-tempat wisata dengan pemandangan alam yang indah, baik itu di pantai maupun pegunungan, lebih OK lagi kalau suatu daerah punya pantai dan pegunungan yang indah. Ada nggak ya?? 🤔

Ke gunung atau ke pantai? sama-sama sukaaa…

Continue reading “Antara Belitung dan Lombok”

Aku dan Instagramku

Hai.. IG-nya apa? Follow yaaa…

Hm…tampaknya sekarang kita makin sering ya menerima pertanyaan itu. Kalau dulu yang biasa ditanya akun FB dan URL blog, lalu tambah twitter dan sekarang tak ketinggalan akun IGnya ditanyakan pula.

Meskipun memang hobby cekrak-cekrek sejak dulu, aku belum lama membuat akun instagram. Awalnya membuat IG sebagai tambahan galery penyimpanan fotoku..hihi..

Foto pertama di akun IG @mechtadeera pada 29 Nop 2014

Oya, suka motret dan pinter motret itu beda lhoo… Aku sih suka cekrak-cekrek tapi yo asal jepret saja, gak mikir teknik-teknik apapun itu..hehe.. Pokoke, senang bisa mendokumentasikan sesuatu, entah itu suatu kegiatan ataupun sekedar rekaman atas hal-hal -yang menurutku- unik dan ingin kukenang.

Seperti kusebutkan tadi, pada awalnya aku memang kurang berminat main IG, lalu suatu waktu berkesempatan ngangsu kawruh dalam sebuah pertemuan dengan teman-teman blogger, yang antara lain menyimpulkan bahwa media sosial pun dapat kita berdayakan untuk menunjang kinerja blog kita.. (aiih..kinerja..bahasa tinggi nih..hehe..)

Nah, setelah itu mulailah timbul minatku untuk memberdayakan media sosial yang kupunya, dan juga membuat akun IG untuk melengkapinya. Continue reading “Aku dan Instagramku”

COPAS oh COPAS

copas
Sumber gambar : Pixabay

” Rin, kenapa sih muka lo jutek amat sama si Bunga?”

Gue sebel sama dia!”

“Iya gue tahu… Muka lo gak bisa bohong… Tapi kenapa? Bukannya kemarin-kemarin kalian sohiban?”

“Gue remidi di MaKul Pak Ali. Nah dia, yang jelas-jelas nyontek ke gue, justru dapat B. Gimana gue gak sebel?”

“Wah, pasti persis banget tuh jawaban kalian… Pak Ali kan sudah bilang kalau ada jawaban sama persis, salah satu pasti dapat nilai D, terlepas dari betul tidaknya jawaban itu…”

“Nah itu dia… Gue sudah bilang ke Bunga, boleh nyontek jawaban gue, tapi tulis lagi pakai kata-kata sendiri. Eh, rupanya dia nyontek plek-ketiplek sama persis, apesnya lagi lha kok punya gue yang dapat D. Huuh…”

Continue reading “COPAS oh COPAS”

Kilas 2016, bekal menuju sukses di 2017

selamat-th-baru

Hai… Selamat Tahun Baru 2017, teman …

Sudah menapaki hari kedua di tahun ini, namun ini baru post pertamaku di 2017, padahal salah satu resolusi 2017 ku adalah rajin ngeblog, hehe… Libur dari Sabtu – Senin ini, waktuku tersita untuk hal-hal lain selain nulis.. Yah, mudah-mudahan saja hari-hari selanjutnya aku bisa menepis virus malas yang membahayakan itu. Aamiin…

Bahkan kilas balik 2016 pun belum sempat kutuliskan di akhir tahun kemarin, maka tak apalah jika baru kutuliskan hari ini, minimal jadi catatanku dalam menapaki tahun baru ini, agar dapat menyempurnakan apa-apa yang kurang, mempertahankan dan meningkatkan prestasi / pencapaian. Continue reading “Kilas 2016, bekal menuju sukses di 2017”

3 Resolusi yang ingin kuwujudkan di 2017

Tahun 2016 umurnya tinggal menghitung hari lagi, tepatnya tinggal 16 hari lagi.  Rencana-rencana libur akhir tahun sudah dimatangkan tentunya, bukan? Iya laah… Terutama bila akan berlibur ke luar kota, kalau baru direncanakan mepet-mepet di akhir tahun nanti, bisa-bisa kesulitan mencari akomodasi dan batal liburannya, hehe…

Bagaimana dengan Resolusi Tahun Baru?

Ya, seperti biasa, di akhir tahun seperti ini, selain kata LIBURAN, kata lain yang seringkali kita dengar / baca adalah kata RESOLUSI. Sebenarnya apa sih maksudnya?

Jika mencari kata itu di kamusnya mbah Google, akan mudah didapatkan pengertiannya ya. Intinya, RESOLUSI yang dimaksud di sini bukan yang berhubungan dengan kamera ya… melainkan mengenai sebuah TEKAD atau KETETAPAN HATI untuk melakukan suatu tindakan / mengambil sikap yang baru / berbeda dari sebelumnya -dan lazimnya adalah sikap / tindakan yang lebih baik- yang dilakukan sebagai langkah besar dalam hidup seseorang untuk mencapai suatu tujuan / cita-cita hidupnya.

Halaah…pengertiannya muter-muter ya? Hihi… tapi bisa diambil intinya bukan? Wis, pokoke Resolusi adalah tekad untuk melakukan tindakan yang penting untuk dilakukan. Resolusi Tahun baru, berarti tekad untuk melakukan satu / beberapa tindakan di tahun yang akan datang, yang lebih baik dari tahun ini.

Hm, apa ya #resolusiku2017 nanti? Continue reading “3 Resolusi yang ingin kuwujudkan di 2017”

Bisnis Tipu-tipu (lagi)

  • bisnistiputipu

Lima tahun yang lalu, di blog lama (detik) ada salah satu tulisanku berjudul Bisnis Tipu-tipu. Tulisan itu menyiratkan keprihatinanku atas upaya-upaya penipuan yang bermodus ‘penawaran’ jabatan.

Ya, September 2011 itu masa penataan pegawai di lingkungan Pemkot kami pasca pelantikan Kepala Daerah baru. Seperti juga bulan-bulan ini yang merupakan bulan penataan organisasi (termasuk penempatan pegawainya tentu..) pasca pelantikan Kepala Daerah kali ini.

Hm, rupanya tidak hanya siklus penataan pegawai yang berulang 5 tahunan, namun juga siklus bisnis tipu-tipu itu! 🙁 Continue reading “Bisnis Tipu-tipu (lagi)”