Menikmati Kebersamaan di Gubug Makan Mang Engking Ungaran

Menikmati Kebersamaan di Gubug Makan Mang Engking Ungaran. Salam jumpa Sahabat Lalang Ungu, tetap sehat dan bahagia bersama keluarga ataupun orang-orang tersayang ya.. Kebersamaan dengan keluarga memang merupakan hal yang patut kita syukuri, terlebih di masa seperti sekarang ini. Begitu pula yang kurasakan beberapa waktu lalu, Alhamdulillah dapat menikmati kebersamaan dengan kakak dan keponakanku yang telah beberapa waktu tak bertemu karena kami tinggal di kota berbeda.

Ya, kakak keduaku bersama keluarganya saat ini tinggal di Kota Lumpia Semarang, sementara aku bersama ibu dan adik menetap di Kota Batik Pekalongan. Kami hanya bisa bertemu sesekali saja, antara lain saat aku kebetulan dinas ke Semarang. Jika waktu cukup (misalnya akhir acara di akhir pekan), maka aku akan menginap di rumah kakak dan kami menghabiskan waktu berakhir pekan bersama : ber-Wisata Keluarga mengunjungi lokasi-lokasi Wisata Semarang dan sekitarnya atau sekedar kulineran bersama.

Baca juga : Yuk Wisata ke Gedongsongo di Era AKB

Nah, ketika aku dinas ke Semarang beberapa waktu lalu, Kakak berbaik hati menjemputku di Stasiun Poncol dan mengantarkan ke lokasi dinas di Ungaran, namun kali itu waktu kebersamaan kami terbatas karena acara yang cukup padat di hari kerja.

Waktu pertemuan yang terbatas itu kami siasati dengan mencari tempat makan siang yang asyik untuk ngobrol santai, dan pilihan kami jatuh ke Gubug Makan Mang Engking Ungaran yang tak terlalu jauh dari lokasi rapat yang kutuju.

Teman-teman tentu sudah tahu tentang Gubug Makan Mang Engking, bukan? Continue reading “Menikmati Kebersamaan di Gubug Makan Mang Engking Ungaran”

Pengalamanku Menginap di The Wujil Ungaran pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

Pengalamanku Menginap di The Wujil Ungaran pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.  Pandemi belum usai. Covid19 belum lagi berlalu, meski saat ini pemerintah sudah mengisyaratkan kita telah memasuki Era New Normal atau pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), kita masih harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Itu pula sebabnya ketika beberapa waktu lalu aku mendapat tugas untuk melakukan perjalanan dinas ke luar kota, hatiku sempat was-was. Selama hampir 4 bulan ini, semakin terbiasa dengan pelaksanaan cara kerja baru di kantor, antara lain pelaksanaan rapat-rapat secara virtual, maka agak kaget dengan adanya undangan rapat selama 2 hari dari kantor di Provinsi. Hm, rupanya era new normal sudah benar-benar dimulai.

Persiapan Pribadi Sebelum Ke Luar Kota

Continue reading “Pengalamanku Menginap di The Wujil Ungaran pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru”

Yuk, Wisata ke Gedongsongo di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Yuk, wisata ke Gedongsongo di era Adaptasi Kebiasaan Baru. Sahabat Lalang Ungu, beberapa waktu lalu aku merasa penasaran ketika membaca sebuah judul berita di Ungarannews(.)com. “Pengunjung Terlihat Gembira Saat Candi Gedongsongo Dibuka Kembali” demikianlah judul berita tersebut. Waah.. wisata di Kab Semarang sudah dibuka lagi ya? Horeee, siap-siap piknik lagi nih..hehe..

Rasa penasaran dan antusiasku saat membaca judul berita itu tentunya karena sudah kangen banget piknik, setelah 3 bulan lebih kita seolah terkungkung di rumah saja.. Piknik virtual memang cukup mengasyikkan, tapi piknik beneran tentunya lebih asyik lagi, hehe.. Membayangkan jalan-jalan lagi di alam terbuka nan asri seperti di Gedongsongo itu, sudah sangat menimbulkan semangat!

Tentang Candi Gedongsongo

Continue reading “Yuk, Wisata ke Gedongsongo di Era Adaptasi Kebiasaan Baru”

Kangen Piknik? Ikut Virtual Tour Saja!

Kangen Piknik? Ikut Virtual Tour Saja! Sahabat Lalang Ungu, siapa yang sudah kangen piknik? Tu wa ga pat..aah, buanyaaaak ya, yang angkat tangan.. 🤣 Nah toss  dulu deh, karena aku pun sudah kangeeeen banget jalan-jalan lagi, setelah empat bulan lebih #dirumahsaja gara-gara Si Coronces ituuu..

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi rasa rindu piknik ini ya.. Mungkin di antara kalian ada yang asyik melihat-lihat lagi foto-foto perjalanan lalu, mengunggahnya di akun sosial media atau mengumpulkan bahan tulisan dari cerita perjalanan yang belum sempat dituliskan. Atau ada juga yang mengumpulkan info tentang tempat-tempat wisata dan sibuk menyusun itinerary piknik yang akan datang?

Cara lain mengurangi rindu jalan-jalan ini adalah dengan mengikuti Virtual Tour. Itulah yang kulakukan sejak beberapa waktu lalu, dan kali ini akan kutuliskan pengalamanku mengikuti beberapa Virtual Tour tersebut.

Apa itu Virtual Tour?

Virtual Tour adalah kunjungan yang dilakukan secara virtual / maya, nah berwisata secara virtual  artinya kita dapat mengeksplor tempat-tempat wisata yang kita inginkan tanpa harus meninggalkan rumah, berkunjung secara virtual dengan menggunakan teknologi komunikasi. Menggabungkan antara foto-foto, video, google map, dll, dengan penjelasan dari guidestory teller. Sehingga kita tidak hanya dapat menikmati secara visual namun juga dapat mendengarkan penjelasan tentang apa yang kita lihat.

Beberapa Virtual Tour yang telah kuikuti

Continue reading “Kangen Piknik? Ikut Virtual Tour Saja!”

Dolan Lombok : Mencicip 10 Kuliner Lombok nan Nikmat

Dolan Lombok : Mencicip 10 Kuliner Lombok nan Nikmat. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Apa kabar? Semoga senantiasa tetap sehat dan bahagia meski pandemi belum berakhir ya.. Sahabat, setelah beberapa tulisan lalu kuceritakan pengalaman jalan-jalan ke Lombok, maka sebagai selingan kali ini aku akan menuliskan pengalamanku mencicip 10 kuliner Lombok yang sudah terkenal nikmat itu.

Pada dasarnya aku bukan penikmat masakan pedas, cenderung tidak tahan bahkan. Namun, saat jalan-jalan ke Lombok ini aku sengaja menaikkan tingkat toleransi kepedasanku, karena sangat penasaran dengan kuliner-kuliner Lombok yang terkenal dengan cita rasa pedasnya 🤣

Nah, inilah ke-10 kuliner yang sudah kucicip itu : Continue reading “Dolan Lombok : Mencicip 10 Kuliner Lombok nan Nikmat”

Dolan Lombok : Menikmati Siang di Gili Trawangan

Dolan Lombok : Menikmati Siang di Gili Trawangan. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Menjelang weekend, hasrat piknik makin menggebu.. Sayang disayang masih harus ditahan-tahan karena Si C belum juga berlalu..hiks.. Sebagai penghibur hati, kutuliskan saja kenangan dolan Lombok kami kemarin yaa… Kali ini tentang keasyikan kami menikmati siang di Gili Trawangan.

Gili Trawangan

Hari kedua trip kami ke Lombok di Maret lalu, sesungguhnya paling kunantikan. Ya, tentu saja karena itinerary wisata di hari kedua ini adalah Gili Trawangan! Tentunya teman-teman sudah tahu -minimal pernah dengar / baca- bahwa Gili Trawangan adalah salah satu ikon wisata Lombok yang masuk kategori must visite karena keindahannya. Nah, tentu saja aku penasaran dong : apa iya Gili Trawangan memang seindah ituuu? Ehm, jadi meminjam istilah yg sering dipakai beberapa reviewer di YouTube..hihi.. Continue reading “Dolan Lombok : Menikmati Siang di Gili Trawangan”

Perjalanan Haji, Traveling Pertamaku Ke Luar Negeri

Perjalanan haji, traveling pertamaku ke luar negeri. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu, semoga selalu sehat dan bahagia ya… Kali ini, aku menulis untuk menuntaskan PR Arisan Link Blogger Gandjel Rel yang sudah masuk periode 12, dengan tema tulisan : Traveling Pertama.

Wah..terus terang aku sudah lupa kapan dan ke mana traveling pertamaku, hehe.. Oleh karena itu, aku akan menuliskan saja tentang traveling yang sangaaat berkesan untukku yaitu traveling pertamaku ke luar negeri.

Pesawat Haji
Perjalanan Haji, Traveling Pertamaku ke Luar Negeri

Kenapa sangat berkesan?

Sesuatu yang pertama kali kita lakukan, pastilah meninggalkan kesan khusus di hati kita bukan? Nah, begitu pula denganku. Setelah bertahun hanya jalan-jalan di situ-situ saja (bahkan di negeri sendiri pun masih banyak tempat yang belum dapat kudatangi, hehe..) maka kesempatan jalan ke luar negeri tentunya menjadi hal istimewa buatku. Lebih istimewa lagi, karena perjalanan itu sekaligus merupakan perjalanan religi yang telah lama kuimpi-impikan!

Perjalanan Haji 2011

Ya, perjalanan pertamaku ke luar negeri itu adalah Perjalanan Haji yang kulakukan pada tahun 2011 lalu. Sebuah perjalanan yang penuh dengan aneka rasa sejak dari persiapan hingga selesainya.

Mulai membuka Rekening Haji di Tahun 2007 (setelah membantu persiapan keberangkatan ibu kami menjadi tamu Allah di 2006) dengan membulatkan tekad meski awalnya ragu apakah mungkin bisa terkumpul semua dana hanya dari penghasilanku yang tak seberapa. Tapi aku berpasrah diri pada-NYA. Aku terus berusaha dan berdoa, sangat yakin bahwa Sang Maha Mampu lah yang akan memampukan hamba-NYA sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan Nya.

Alhamdulillah, Tahun 2009 berhasil memenuhi batas dana untuk mendapat porsi Haji, dan ketika awal Tahun 2011 itu aku mendapat panggilan dari bank untuk pelunasan -yang berarti pemberangkatan haji tahun itu- rasanya seperti mimpi.

Baca juga : 3 Tips Menabung untuk ONH

Kok nekad sih, pergi Haji sendiri? Continue reading “Perjalanan Haji, Traveling Pertamaku Ke Luar Negeri”

Dolan Lombok : Menjelang Sore di Pantai Tanjung Aan & Bukit Merese

Menjelang sore di Pantai Tanjung Aan dan Bukit Merese. Hai Sahabat Lalang Ungu, tetap sehat, bahagia dan semangat, bukan? Kangen piknik? Waah..samaa.. Aku juga kangen banget piknik nih. Sebagai obat rindu, kubuka kembali album jalan-jalan. Dan kali ini kutuliskan kenangan jalan-jalanku ke Pantai Tanjung Aan & Bukit Merese.

Pantai Tanjung Aan & Bukit Merese

Pantai Tanjung Aan

Pantai indah ini berlokasi di Desa Kuta Lombok Pujut Lombok Tengah, sekitar 75 km (perjalanan sekitar 1,5-2 jam) dari Kota Mataram, namun bila ditempuh dari BIL Lombok jauh lebih dekat yaitu sekitar 30 menit perjalanan. Pantai terdekat adalah Pantai Kuta Mandalika, sekitar 3 km atau 30 menit perjalanan.

Pada kunjungan kami di medio Maret 2020 lalu, kami ke Tanjung Aan ini setelah berkunjung ke Desa Wisata Sade. Perjalanan menuju pantai yang setiap Bulan Februari ramai karena ada Festival Bau Nyale ini terasa lancar, dengan kondisi jalan cukup mulus, hingga mendekati lokasi pantai kondisi jalan agak bergelombang.

Suara debur ombak memecah di pantai langsung menyambut kedatangan kami di sore itu. Seakan memanggil-manggil kami untuk segera menghambur ke tepi pantai. Tak sabar kami segera keluar dari mobil menuju dan bergegas menuju pantai. Continue reading “Dolan Lombok : Menjelang Sore di Pantai Tanjung Aan & Bukit Merese”

Dolan Lombok : Mengenal Adat, Budaya dan Romantika Dusun Sade

Dolan Lombok : Mengenal Adat, Budaya dan Romantika Dusun Sade. Sahabat Lalang Ungu, kali ini aku akan lanjutkan kembali cerita jalan-jalan kami ke Lombok pada Maret lalu ya.. Setelah mengunjungi Desa Wisata Sukarara kami melanjutkan langkah -eh menggunakan mobil ding, hehe- ke salah satu Desa Wisata lain yang tak kalah terkenalnya di Lombok, yaitu Dusun Sade.

Welcome to Sade Village Lombok

Lokasi Sade

Sade adalah nama salah satu dusun yang mencerminkan gambaran desa tradisional Lombok sehingga sering menjadi tujuan wisatawan yang datang ke Lombok karena masih mempertahankan adat Suku Sasak yang merupakan suku asli Lombok. Berlokasi di Desa Rembitan, Pujut, Kab Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Saat mendengar bahwa kami akan berkunjung ke sebuah desa tradisional Lombok, awalnya kukira kami akan menempuh jalan yang relatif susah dijangkau / semacam daerah pedalaman. Ternyata, perkiraan itu sama sekali salah!

Sade Village terletak di pinggir jalan raya yang sudah beraspal bagus. Sama sekali tidak ada susah payah untuk mencapai perkampungan ini, kami hanya tinggal menyeberang saja dari lokasi parkir di pinggir jalan raya itu. Mantaaab sekali! 🙂

Luas dan Jumlah Penduduk Sade

Sesampainya di tempat parkir Sade, kami diperkenalkan dengan seorang bapak yang akan menjadi pemandu kami saat mengeksplor Desa Sade. Amak Rahman, begitulah beliau memperkenalkan diri kepada kami. Orangnya ramah, suka bercanda, pandai bercerita dan…hasil potretannya pun cakep lho! Haha..penting banget yang terakhir ini ya..

Amak Rahman menceritakan kepada kami bahwa luas dari dusun Sade itu sekarang hanyalah sekitar 2 Ha, dihuni oleh 150 KK dengan total penduduk berjumlah 700 jiwa. Kampung ini mulai ada sejak tahun 1800 M dan mulai dibuka untuk kunjungan wisata sejak Tahun 1973. Hm, sudah lama juga ya..

Pengalaman kami di Dusun Sade

Continue reading “Dolan Lombok : Mengenal Adat, Budaya dan Romantika Dusun Sade”

Dolan Lombok : Berkunjung ke Desa Wisata Sukarara

Dolan Lombok : Berkunjung ke Desa Wisata Sukarara. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Meneruskan oleh-oleh cerita perjalan kami ke Lombok, kali ini aku ingin bercerita tentang kunjungan kami ke salah satu desa sentra / pusat kerajinan di Lombok, yaitu Desa Sukarara.

Baca juga : Drama-drama di awal perjalanan

Desa Wisata Sukarara Lombok

Continue reading “Dolan Lombok : Berkunjung ke Desa Wisata Sukarara”