Refugia : Tanaman Sahabat Petani

Hai, sahabat Lalang Ungu.. sudah kenalkah dengan Refugia, tanaman sahabat petani? Nah, kalau belum kenal.., yuk mari kita kenalan dulu ya..

https://www.instagram.com/p/Bq3LQsdgDEz/?utm_source=ig_web_button_share_sheet

Itu adalah salah satu post di akun instagramku, yang menyebut bahwa Bunga Matahari selain merupakan tanaman semusim juga merupakan tanaman refugia. Teman-teman mungkin juga ingat beberapa post IG ku yang lain yang menyebut juga tentang tanaman refugia. Lalu, apa sih yang dimaksud dengan Tanaman Refugia itu? Apakah itu nama jenis tanaman?

Pengendalian Hama secara alami

Sebelum kita bahas tentang refugia dan manfaatnya, sekilas kita bicarakan dulu tentang pengendalian hama alami, ya teman..  Dalam kegiatan pertanian / perkebunan, kehadiran hama merupakan salah satu yang ingin dihindari demi kesuksesan usaha pertanian/perkebunan kita.

https://www.instagram.com/p/BlXAMfuhze4/?utm_source=ig_web_button_share_sheet

Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan kimia, antara lain pestisida. Namun sayangnya hal ini memberikan dampak buruk yaitu adanya kontaminasi bahan aktif dan residu pada produk-produk pertanian yang tentunya berbahaya bagi kesehatan manusia yang mengkonsumsinya. Selain itu, penggunaan pestisida juga mengurangi populasi musuh alami dari hama & penyakit tanaman. Lalu, kita harus bagaimana dong?

Nah, di sinilah peran dari Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yaitu pengendalian hama & penyakit tanaman melalui pendekatan ekologi yang bersifat multi-disiplin untuk mengelola populasi hama dan penyakit dengan menerapkan berbagai teknik pengendalian yang kompatibel. Adapun 4 prinsip dasar dari PHT ini adalah : (1) Budidaya tanaman sehat; (2) Memanfaatkan musuh alami; (3) Pengamatan & pemantauan rutin; dan (4) Petani sebagai ahli PHT.

Nah, sebagai penerapan prinsip PHT yang kedua yaitu ‘memanfaatkan musuh alami’ maka perlu dijaga populasi dari musuh alami ini, jangan sampai lebih sedikit dari hama & penyakit. Salah satu upayanya adalah dengan menggunakan tanaman Refugia.

Apa itu refugia?

Beberapa tanaman refugia di sawah / ladang

Yang dimaksud dengan refugia adalah jenis-jenis tumbuhan yang ada / ditanam di sekitar lahan tanaman utama dan berfungsi sebagai mikrohabitat bagi musuh alami (predator & parasitoid) hama dan penyakit tanaman.

Apa peran tanaman refugia?

Tanaman refugia ini menghasilkan bunga-bunga yang merupakan sumber nektar sehingga sangat menarik bagi serangga-serangga baik hama maupun predator alaminya. Serangga yang masuk dalam kategori predator ini antara lain : semut, belalang sembah, kumbang, kepik, tawon, kupu-kupu, dll.

Dengan adanya tanaman refugia ini, para predator mempunyai tempat singgah yang sangat nyaman dan penuh makanan sehingga mudah berkembang-biak, dan menekan populasi hama pengganggu tanaman utama (misal : padi).

Tanaman apa saja yang cocok sebagai refugia?

Ciri-ciri utama tanaman yang cocok sebagai refugia adalah berdaun lebat, mempunyai bunga dengan warna-warni yang menarik serta mempunyai aroma khas. Secara garis besar ada 3 kategori / pengelompokan tanaman refugia, yaitu:

Refugia penghasil bunga.  Dalam kelompok ini a.l : Bunga Matahari, Tanaman Kenikir, Bunga Kertas (zinnia), Bunga Jengger Ayam, dll.

Beberapa bunga yang bisa menjadi refugia

Refugia penghasil sayuran. Tidak hanya tanaman bunga, adapula jenis sayuran yang dapat berfungsi sebagai refugia, a.l : bayam, kedelai, kacang panjang, kacang Tunggak, oyong, kecipir, dll.

Kacang panjang & kedelai adalah contoh tanaman sayur untuk refugia

Refugia tanaman liar. Ada pula tanaman-tanaman liar yang dapat bermanfaat sebagai refugia, a.l : tanaman Orok-orok, Sidaguri, dll

Gulma berbunga bisa juga menjadi refugia

Bagaimana teknik penanaman Refugia?

Pada dasarnya cara menanamnya adalah sama dengan cara bertanam tumbuhan lain, hanya yang perlu diperhatikan adalah :

  • penanaman refugia bunga dilakukan bersamaan dengan olah tanah (saat membuat guludan / pematang) sedangkan refugia sayuran ditanam sebelum pengolahan tanam, sehingga diperkirakan saat padi mulai tumbuh tanaman refugia ini sudah mulai berbunga dan menjalankan fungsinya sebagai sumber nektar bagi musuh alami hama padi.
  • Usahakan agar tanaman refugia ini tidak terlalu rimbun, karena bila demikian dikhawatirkan akan menjadi rumah bagi tikus, hama padi lainnya.

Nah, demikianlah penjelasan singkat mengenai Refugia, tanaman yang menjadi sahabat petani. Dengan penggunaan refugia, petani dapat menjaga agroekosistem pertanian, sehingga populasi hama dan penyakit terkendali dengan meminimalkan penggunaan pestisida ) pengendali hama kimia lainnya. Di samping itu dengan penggunaan refugia modal usaha tani akan dapat ditekan karena berkurangnya pembelian bahan kimia pengendali hama.

Nah, sekarang teman-teman jangan heran lagi bila menemui tanaman berbunga warna-warni ada di pinggir sawah/ ladang ya… Tanaman-tanaman itu bukan ditanam dengan alasan estetika (keindahan) semata, namun juga diharapkan menjalankan fungsinya sebagai tanaman refugia. Selfi-selfi di sekitar sana boleh…tapi jangan sampai merusaknya ya.. ☺

Ada yang mempunyai cerita tentang refugia di lingkungan sekitarnya? Silakan share di kolom komen ya… Terimakasih..

81 thoughts on “Refugia : Tanaman Sahabat Petani”

  1. di desa saya yang mayoritas masih bekerja sebagai petani sering melihat ada tanaman/bunga-bunga yang di tanam di depan sawah, oh ternyata ini toh fungsinya sebagai tanaman refugia untuk menghalau musuh-musuh petani, thanks for sharing ya kak

  2. Ilmu baru nih tentang dunia bercocok tanam. Ternyata selain ikhtiar dengan pestisida, ada langkah yang lebih aman bagi keberlangsungan sehatnya tanaman padi dan terhindar dari residu berbahaya saat padi konsumsi. Pernah eungeuh sih tanaman semacam bunga kertas gini ditanam di sekitaran pematang sawah. Ternyata ada maksudnya. Kirain tumbuh liar. Bahkan nggak baik juga kalau terlalu rimbun. Artinya turut dirawat juga ya sama Pak Tani.

  3. Baru tahu saya mba ada tanaman ini. Saya bekerja di pest control jadi tahunya kalau ada hama ya pakai pestisida, heheh. Tapi bagus juga ya untuk mengurangi penggunaan pestisida bagi tanaman

  4. Baru tahu saya ada refugia ini mbak. Saya tahunya kalau pengendalian hama mesti pakai pestisida, hehehe. Maklum saya kerja di pest control. Tapi bagus juga agar tidak berlebihan menggunakan pestisida kan kurang baik

  5. wah, ini mirip prinsip tumpang sari ya mba? Pantesan di beberapa sawah ada jenis tanaman lain yang memang diperuntukkan supaya tanaman utama tetap aman ya. Ilmu yang baru.

  6. Auto bayangin sawah yang pinggirnya banyak bunga matahari, cantik sekali.

    Ternyata gak cuma untuk alasan estetis tetapi juga untuk anti hama ya. Bisa untuk pertanian organik, biar lebih sehat.

  7. Mungkin dulu di sekolah udah dipelajari, tapi baca tulisan ini aku semacam direfresh gitu mbak. Jadi tahu (lagi) soal refugia. Awalnya, aku mikir, kok bisa bunga matahari termasuk refugia, pasti bakalan “diserang” kan dia. Eh rupanya memang itu tujuannya, untuk peralihan tanaman yang lain ya. Keren amat! hahaha.

    Cuma yang jadi kepikiran, kalau petani bunga matahari (untuk produksi kuaci misalnya) berarti butuh tanaman lain/refugia lain untuk sebagai pengalihan ya? keren keren haha. Pagi-pagi udah dapet ilmu aku.

    1. terima kasih sudah mampir mas..iya, cara gampangnya gitu..sebagai pengalihan hehe..

  8. Serangganya nggak nyerang bunga kok mba..mereka memanfaatkan nektarnya. Dan kebanyakan ini bunga semusim, jadi memang punya batasan umur..

  9. Aku kalau kesini malah akan sibuk foto foto makro daripada belajar soal taninya hahaha. Emak macam apa aku ya.
    Aku simpan buat pelajaran next

  10. Ahahaha iya selama ini pemikiranku ngapain sih ada bunga cantik ini ditanam di deket sawah gak keren banget atau ya sayang banget kan bagus kalao di teras rumah gitu hehueeh ternyata oh ternyata ya mbak . Makasih infonyaao

Leave a Reply to Ade anita Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *