LALANG UNGU

ruang ekspresi sepotong hati

Mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah (2)

| 42 Comments

Hai Sobat Lalang Ungu…, jumpa kembali kita ya.. Setelah beberapa lama absen menulis di sini -antara lain karena umroh kemarin- maka kali ini kuawali kegiatan ngeblog di 2019 ini dengan menuliskan kembali beberapa persiapan dalam mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah.

Pada tulisan sebelumnya sudah kita bahas tentang pembukaan rekening khusus dan juga memilih PPIU yang berkualitas. Lalu persiapan apa lagi yang perlu kita lakukan? Berikut ini, beberapa persiapan yang perlu kita lakukan :

Pembuatan / penggantian paspor

Bagi yang belum mempunyai paspor bisa segera menyiapkan syarat-syarat pembuatan paspor, sedangkan bagi yang sudah mempunyai paspor namun habis masa berlakunya bisa melakukan penggantian paspor. Syarat-syarat keduanya hampir sama dan bisa dilakukan di kantor imigrasi terdekat. Oya masa berlaku paspor adalah 5 tahun,ย  bila sudah punya paspor & masih berlaku, tahapan persiapan ini bisa diskip saja.. Nah, untuk mengetahui persyaratan dan alur pembuatan paspor bisa baca di tulisan yang ini ya..

Menentukan waktu keberangkatan

Berbeda dengan ibadah haji yang waktunya sudah ditentukan, ibadah umroh waktunya lebih fleksibel. Kita dapat mengatur waktu keberangkatan sesuai jadwal kita dan jadwal dari travel yang mengatur keberangkatan kita. Nah, di sini kita dapat memilih waktu yang paling tepat sesuai kondisi kita masing-masing. Untuk kalangan pendidik atau bila ingin berumrah bersama anak-anak yang masih sekolah, mungkin memilih waktu umroh yang bertepatan dengan liburan akan lebih baik. Untuk kalangan pekerja -seperti aku, misalnya- dapat memilih saat di mana volume pekerjaan tidak terlalu padat sehingga bisa ditinggal cuti selama 9-12 hari, ini penting agar kita dapat beribadah dengan tenang tanpa terbebani tugas-tugas yang belum selesai.

Persiapan fisik dan mental

Tentu saja kita berharap dapat melakukan ibadah umrah dengan lancar tanpa halangan apapun dalam keadaan sehat wal Afiat. Nah untuk itu kita perlu bersiap menjaga kesehatan kita sejak sebelum hingga selama perjalanan ini.

Suntik vaksinasi meningitis adalah salah satu upaya kita menjaga kesehatan, yang juga merupakan suatu yang wajib dilakukan calon jamaah umroh. Suntik ini dapat dilakukan di sarana pelayanan kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Di Kota Pekalongan, imunisasi ini dapat kita peroleh di klinik kesehatan di lingkungan PPNP Jl WR Supratman No 2 Kota Pekalongan, dengan biaya Rp. 315.000,-

Tempat pelayanan vaksinasi meningitis di Kota Pekalongan

Oya, suntik ini dilakukan maksimal 2 Minggu dan tidak kurang dari 10 hari sebelum hari keberangkatan, jadi pastikan dahulu hari keberangkatan dan lakukan vaksinasi 2 Minggu sebelumnya karena efektivitas vaksin ini baru terbentuk setelah 10-14 hari setelah pemberian vaksin. Untuk orang dewasa masa perlindungan vaksin ini 2-3 tahun.

Selain vaksinasi meningitis, kita juga harus bersiap melakukan aktivitas fisik selama umrah. Sebaiknya minimal 1 bulan sebelum berangkat sudah rutin berolahraga ringan, misalnya jalan kaki selama 30 menit per hari. Jangan lupa mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang.

Nah, untuk persiapan mental, sejak awal kita dapat mempelajari amalan-amalan wajib dan Sunnah umrah serta doa-doa ibadah umrah dan tentu saja selalu berdoa mohon kepada Yang Maha Kuasa agar kita mendapatkan kemudahan, kelancaran dan sehat wal Afiat. Mengikuti bimbingan umroh yang dilaksanakan oleh biro travel / PPIU juga sangat bermanfaat dalam persiapan mental kita, karena kita dibimbing untuk dapat melakukan semua amalan wajib maupun Sunnah dengan tertib dan baik.

Persiapan barang bawaan

Tidak perlu membawa barang bawaan secara berlebihan, siapkan pakaian & barang bawaan secukupnya saja. Yang utama tentu saja membawa pakaian ihrom (kain untuk laki-laki dan baju/gamis untuk perempuan). Perlengkapan sholat : sarung / mukena & sajadah, pilih yang ringkas untuk dibawa dan tidakย  makan tempat. Pakaian sehari-hari dan pakaian dalam secukupnya, pilih yang berbahan ringan sehingga mudah kering setelah dicuci. Bagi perempuan, siapkan jilbab, deker tangan dan kaus kaki secukupnya agar dapat beribadah dengan syar’i dan nyaman. Selain itu, siapkan pula baju hangat / jaket untuk mengusir dingin dan masker sebagai penghalang debu.

Pilih alas kaki yang nyaman, bisa berupa sandal, sepatu sandal ataupun sepatu tertutup. Menurutku, sepatu ataupun sepatu sandal yang tertutup di bagian belakang relatif lebih aman karena terhindar dari insiden jatuh akibat terinjak bagian belakang sandal oleh orang lain saat ada / berjalan di kerumunan. Jangan lupa siapkan tas / kantung khusus tempat alas kaki, sehingga alas kaki dapat kita bawa masuk ke dalam masjid.

Barang-barang keperluan kita itu kita bawa dengan menggunakan tas-tas yang sudah disiapkan oleh PPIU. Meskipun tas-tas tersebut biasanya sudah beridentitas kelompok, sebaiknya kita menambahkan identitas kita sendiri sebagai pembeda agar mudah menemukan tas kita di antara tas-tas anggota rombongan. Pita / kain berwarna mencolok bisa menjadi alternatif penanda ini, selain menuliskan nama & alamat kita tentunya..

Pita warna salah satu penanda khusus bagasi kita

Nah, teman.. itulah catatanku kali ini, tentang persiapan yang perlu dilakukan sebelum umrah. Semoga catatan ini memberikan manfaat bagi teman-teman yang membutuhkannya. Oya, kalau ada teman yang ingin menambahkan hal-hal yang perlu dipersiapkan, silakan lho..share di kolom komen ya teman… Terima kasih…

42 Comments

  1. Selamat menjalankan ibadah umroh yaa, Mba. Semoga ibadahnya lancar dan sehat selalu saat berada di tanah haram nanti, amiiin

  2. Setuju, Mbak. Soalnya kalau tas berkelompok begitu kan juga sama. Jadi bisa ketuker-tuker risikonya. Mendingan tetap ada yang membedakan

  3. Mudah mudahan Mpo juga ketularan ya. Semoga tabungan bertambah juga dan ada yang nambahin . Hahaha ongkos onh .

  4. Ya Allah, baca ini jadi semakin rindu tanah suci. Meski entah kapan bisa ke sana.. Pengen juga beribadah ke sana bareng anak-anak.. semoga diberi keluasan rezeki dan kesehatan.. aamiin YRA

  5. Masha Allah, selamat umroh mbaaa, Sehat dan lancar selama di sana ya mba ๐Ÿ™‚

    Titip doa ya agar mama saya bisa segera ke tanah suci juga, impian beliau banget nih.
    Rasanya, lebih bahagia memberangkatkan beliau ketimbang saya yang berangkat.

    • Terima kasih mba.. Alhamdulillah sdh pulang awal bulan kemarin. Insya Allah mamanya mba Rey bisa segera umroh juga ya mba.. Aamiin…

  6. Saudaraku sampai membuat cover koper sendiri, Mbak. Biar tidak ada yang membedakan dengan lainnya. Semoga ibadahnya lancar ya Mbak Mechta dan diberikan kesehatan saat berangkat, datang, dan kembalinya nanti. Aamiin.

  7. Selamat menjalankan ibadah umrah ya, mba, mesti banyak yang dipersiapkan ya, semoga saya dan keluarga bisa mendapatkan kesempatan juga menjadi tamu Allah

  8. Kangen mampir ke sini karena Mbak Tanti persiapan berangkat Umroh. Semoga aku juga bisa Umroh seperti Mbak Tanti suatu hari nanti.

  9. Penanda di koperku dulu pun pakai syal, tapi yo tetep bingung nyari. Akhirnya suami yang nyari, aku udah pusing lihat koper warna sama, hihii

  10. Jadi ingat perjalanan umroh saya tahun 2015. Bawaan kita memang harus diatur sedemikian rupa agar tidak repot bawainnya ya mbak.

  11. Masya Allah, mengunjungi Mekkah salah satu impian terbesar saya, mudah2an bisa terwujud someday, selamat menjalankan ibadah umrah yah kak Semoga berkah

  12. Selamat ya mba.. semoga aku juga bisa secepatnya menyusul umroh bareng suami & mamaku. Aku simpen artikelnya buat referensi perjalanan nanti yaaa ๐Ÿ™‚

  13. Selamat umroh ya mbak. Semoga perjalanan lancar sampai pulang nanti.

    Asyik yaa kalau pergi gini, kita punya checklist yang harus di check tiap harinya. Terutama latihan ringan setiap hari agar badan bugar dan kuat saat banyak jalan di tempat tujuan

  14. Semoga perjalanan umrohnya lancar ya mba… Nitip do’a ya mba, biar diriku sekeluarga bisa segera umroh juga. Dengar banyak yang cerita perjalanan umroh dan haji bikin makin mupeng. Semoga suatu saat di izinkan oleh Allah untuk menyambangi baitullah. Aamiin… 1000x

  15. Barakallah mbak, semoga ibadahnya mabrur. Semoga lancar perjalannnya. Titip doa, semoga aku dan keluarga bisa balik ke sana lagi

  16. Subhanallah , menjadi tamu Allah itu panggilan yg luar biasa. semoga ibadahnya mabrur ya mba…
    doakan saya bisa menjadi tamu Allah juga…amiiin.

  17. Masyaallah, moga nanti aku sekekuarga bisa ke sana juga, aamiin. Barokaallah ya, mba

  18. Selamat menjalankan ibadah umroh Kak. Infonya berguna banget nih kalau nanti aku ada rejeki buat pergi umroh juga.

  19. Kalau yang belum pernah ke tanah suci, biasanya kepengen banget ketemu Ka’bah. Buat yang udah pernah, malah pengin lagi balik ke sana ya. Rasanya emang beda. Nggak ada yang dipikirin kecuali ibadah. Berasa dekaaat sekali sama Allah selama di sana. Semoga kita semua dimampukan untuk berangkat ke tanah suci ya. aamiin.

  20. harus dipersiapakan ya biar gak ada yang lupa dibawa

  21. Alhamdulillah, ikut seneng. Semoga ibadahnya mabrur, Mbak. Semoga aku pun segera bisa mengikuti jejak mbak. Mendapat panggilan Allah untuk bisa menjejakkan kaki di rumahNya. Aamiin.

  22. Alhamdulillah. Berkunjung ke Baitullah itu memang sesuatu yang penuh berkah dan zelalu dirindukan ya mba :). InsyaAllah moga ibadahnya berkah ya mba. Amin

  23. Makasih mbk tips nya .bisa jadi list kalau suatu hari saya umroh. Ingin banget jadi tamu Allah

  24. Wah alhamdulillah bersyukur banget ya mbak..terpilih kembali dipanggil ke rumah Nya kembali..mdh2an saya oun segera bs ke sana..

  25. Saya belum pernah umroh mbak..pengen banget suatu saat nanti bisa menjejakkan kaki ke tanah suci. Sharing mbak bermanfaat banget terutama buat yang belum pernah ke tanah suci seperti saya. Makasih ya mbak.

  26. Noted banget mbak Tanti. InsyaAllah berguna buatku yang ingin banget bisa segera ke Baitullah. Rasanya iri berat kalo lihat teman-teman yang sudah berkunjung kesana. Doakan aku supaya bisa segera kesana ya mbak

  27. Jadi mupeng mbak, pengen juga ke Mekkah. Makasih mbak tips nya. Dari kemarin belum bisa mampir kerumah. Semoga mabrur mbak Tanti.

  28. Barakallahu fiik, mba..
    Senang sekali dapat tulisan mengenai persiapan umroh.

    Semoga menular…
    Kami sekeluarga dimampukan ke Baitullah.

    Aamiin~

  29. Mba, jadi inget kapan hari mengurus ini itu persiapan ibu pas mau berangkat. Aaahh jadi pengin juga ya mba, suatu saat bisa jadi tamu juga di baitullah. Doakan ya mbaaa…

  30. tentang barang bawaan, itu gak boleh berlebih ya Mbak.
    namanya juga mau berangkat ibadah yaa, bukan mau plesiran, eiitss kecuali klo dilanjut dengan wisata religi tambahan lainnya kali ya Mbak ๐Ÿ™‚

  31. Selat ya,Mechdeera, luar biasa ya suasana uang bksa kita rasakan di sana seola tak terasa kelelahan yg kita lalui. Ingini mengulangnya kembali. Semua masih jelas terbayanv dlm kenangan seakan bunda baru pulang Umroh kemarin pdhl bunda ke dans tgl
    23Des2017 #koqcurhat

  32. maasyaallah.. semoga suatu saat nanti aku bisa menginjakkan kaki di tanah suci juga.. pengen banget.. sepertinya tabungan untuk kesana memang harus dipaksakan ya.. gak boleh yang sisa-sisa.. biar cepet terwujud nih impiannya.

  33. Alhamdulillah terimakasih mbak sudah mengulas persiapan umroh. Saya sudah daftar haji, InsyaAllah dua tahun lagi baru berangkat. Bisa sambil siap siap baca artikel dari.mbak. terutama persiapan fisik ya mbak.

  34. Terima kasih Mba infonya. Saya akan share ke teman-teman yang bakal umroh nanti

Leave a Reply

Required fields are marked *.