Minggu Ceria Bersama Sisi di Jatinan & Pagilaran Batang

Minggu Ceria Bersama Sisi di Jatinan & Pagilaran Batang. Hai, sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Tetap bahagia di awal Minggu ke-2 Bulan Maret ini, bukan? Weekend baru saja berlalu, mudah-mudahan masih menyisakan keceriaan ya.. 😉

Nah, begitu juga dengan kami. Akhir pekan penuh tawa baru saja kami lalui, menyisakan rasa hangat di hati tuk mengawali pekan ini.. Suasana ceria di akhir pekan kami kemarin, tak lain karena kedatangan Sisi -keponakan bontotku- yang lucu dan menggemaskan.

Oya, cucu Yangti yang paling mungil ini memang istimewa. Kelahirannya di tengah keluarga kami disambut suka cita, oleh orang tua dan kedua kakaknya yang sudah remaja (waktu itu kelas 1 & 3 SMA), juga oleh segenap keluarga besar kami, yang 9 bulan sebelumnya sedang dirundung duka atas kepergian kakak sulung kami. Benar-benar kebesaran Tuhan, ketika ternyata wajah Sisi sangat mirip wajah almh Budhenya. Semoga kelak dia juga mewarisi kepandaian, kebaikan & keteguhan hati dari almarhumah… Aamiin…

Si kenes Sisi

Nah, itu sedikit cerita tentang Sisi mungil kami yang Desember tahun lalu baru merayakan ultah ke-3 nya… Oya, sebenarnya, berapa hari kemarin ibu kami sedang kurang sehat, aktivitas beliau jauh berkurang. Kalau biasanya sebelum subuh sudah bersiap ke masjid, lalu dilanjutkan sekitar jam 6-an bersenam di teras, beberapa hari kemarin beliau lebih banyak istirahat saja di kamar.

Tapi syukurlah, kedatangan cucu bontot kesayangan ini membuat beliau lebih semangat. Minggu pagi kemarin, beliau sudah keluar kamar lalu mengusulkan untuk sarapan bersama di luar rumah. Wah tentu kami senang hati menuruti keinginan beliau. Kalau jajan di luar membuat nafsu makan ibu kembali lagi, kenapa tidak? 😉

Pasar Minggon Jatinan Batang menjadi pilihan kami untuk mencari sarapan di Minggu pagi -yang Alhamdulillah cerah- kemarin. Selain karena ada banyak pilihan sarapan yang akan bisa kami pilih, lokasinya juga memungkinkan bagi Sisi untuk bermain-main karena ada perosotan, ayunan, jungkat-jungkit dan alat-alat permainan anak lainnya.

Pasar Jaringan Batang
Suasana Pasar Jatinan Batang di Minggu pagi kemarin

Betul saja, kami puas mencicipi aneka menu sarapan di sana. Banyak pilihannya. Ada aneka bubur, nasi liwet, lontong pecel, gendar urap, soto tauto, mie kenyol, dll. Ibu yang sejak dari rumah ingin dhahar bubur, ternyata di sana malah kepincut dengan menu tradisional Gendar Urap Genjer 😋 sementara Sisi menolak nasi dll serta lebih memilih ngemil telur gulung hingga habis 8 tusuk! 🤣

Sarapan di Jatinan Batang
Nyam-nyaaaam…

Oya di pasar jajan ini, uang / alat tukarnya berupa koin tanah liat. Jadi, sebelum belanja-belanja pengunjung menukarkan dulu uangnya dengan koin. Tempat penukarannya di dekat pintu masuk dan beberapa lokasi juga di arena pasar. ‘Uang’ 1 koin bernilai Rp 2000. Untuk Gendar Urap Genjer harganya seporsi 2K (2 koin), telur gulung 1K dapat 2 tusuk, aneka bubur 2K/porsi, Lontong pecel 3K, Nasi liwet kumplit 4K, dll. Untuk minumannya juga bervariasi. Ada Setup Jahe + kolang-kaling 1K, Teh manis 1K, Es Palu butung 2K, dll. Jajanan tradisional juga banyak, di antaranya ada Serabi Kalibeluk 4K/biji dan Wajik Klethik 2K/bungkus. Wis pokoke wareg sarapan di Jatinan Batang ini..hehe..

Gendar Urap Genjer
Gendar Urap Genjer di Jatinan Batang
Bubur dan Setup Jahe di Jatinan Batang
Semangkuk Bubur dan secangkir Setup Jahe kolang-kaling menghangatkan pagi
Nasi Liwet Jatinan Batang
Nasi liwet kumplit a la Jatinan Batang

Selesai makan maka giliran Sisi bermain. Dia aktif mencoba semua alat permainan yang ada di sana. Yang paling disukainya ternyata perosotan. Meski tubuhnya mungil, dia tak takut memanjat satu persatu anak tangga, memasuki lorong dan meluncur turun dengan perosotan. Bravo, little girl!

Sisi di Jatinan Batang
Perosotan…mainan kesukaan Nok Sisi
Stand mewarnai Jatinan Batang
Stand Ngelir / mewarnai di Jatinan Batang

Oya, ada juga stand mewarnai di Jatinan Batang ini. Di stand ini, anak-anak (dan orang dewasa) bisa mewarnai gambar yang dilukis pada beberapa pilihan media, a.l layang-layang (2K), tas jinjing (5K) dan tas serut (8K). Kulihat, cukup ramai juga stand ini. Senang melihat mereka itu tekun memoleskan warna-warna ceria pada gambar-gambar pilihan mereka. Di stand ini Sisi hanya melihat-lihat saja, kukira ia tak tertarik untuk mewarnai, ternyata justru ia merengek minta mewarnai ketika kami di Pagilaran.

Lho..ke Pagilaran juga?

Haha..iyaa… Rupanya ibu masih ingin mengajak Sisi jalan-jalan, maka kemudian kami memutuskan untuk ke Pagilaran saja, tempat wisata di perkebunan teh, sekitar 45 menit dari pusat kota Batang. Pagilaran memang sudah sering kami kunjungi, bahkan pergantian tahun 2017/2018 kami lewatkan juga di sana, namun kami tak pernah bosan dengan tempat wisata yang menawarkan udara sejuk dan pemandangan hijau yang menyegarkan mata ini.

Pagelaran Batang
Di Pagilaran Batang

Di Pagilaran, aku menemani ibu duduk-duduk menikmati pemandangan di sana sementara si kecil ditemani ayahnya sibuk playon, foto-foto dengan Mickey mouse dan Donald bebek …serta mewarnai. Ya, Sisi benar-benar mewarnai gambar yang disediakan, dalam arti ‘menumpahkan’ semua warna yang tersedia ke atas media bergambar! 🤣🤣

Mewarnai di Pagilaran
Tahap-tahap Si Mickey Mouse tersapu warna-warni pilihan Sisi 🤣

Untuk berfoto dengan figur boneka di sana Rp. 5000 sedangkan untuk mewarnai membayar Rp. 10000, dengan hasil karya yang dibawa pulang. Apapun hasilnya, yang penting gembiraaa.. Tidak hanya Sisi, yang terpenting Yangti nya juga gembira. Meskipun harus jalan perlahan-lahan dari parkir ke lokasi taman, diselingi hujan sebentar sehingga harus berteduh di warung, tapi ada senyum di wajah Ibu. Alhamdulillah…

Demikianlah..satu hari Minggu yang ceria bersama Sisi sudah berlalu..yang menyisakan kehangatan di hati Yangti-nya dan juga kami semua. Itu cerita akhir pekan kami kemarin, teman.. bagaimana cerita akhir pekan kalian? Yuuk, bagi di kolom komen ya.. Terima kasih…

81 thoughts on “Minggu Ceria Bersama Sisi di Jatinan & Pagilaran Batang”

  1. Gayanya Sisi berfoto bener-bener nih 🙂 Wajahnya yang mirip almh budhe jadi bisa mengobati kerinduannya ya mbak. Cucu kesayangan ini juga bisa jadi penyemangat yangtinya ya.
    Unik banget mbak alat pembayaranya pakai kon tanah liat, jadi inget waktu itu ada acara tujuh bulnanan keluarga tamu yg datang membeli rujaknya juga pakai koin seperti itu.

    1. Ya mba..ini urap sayuran mba, ada kacang panjang, tauge, genjer, kembang Turi.. nah dimakan dengan Gendar (olahan nasi yg ditambah ‘bleng’) sebagai pengganti Lontong mba..

  2. masyaAllah seru ya mba. menyangkan orangtua itu sederhana. ngajak sarappan aja bareng cucu dan anak sudah bahagia. sehat2 terus ibunya mba. salam sayanf buat sisi

    1. Iya mba..dicetak bundar seperti uang logam hehe.. Nah, asyik juga tuh nonton di akhir pekan ya mba .

  3. Wahhh tempatnya ramai yaa, ramah sama anak kecil juga karena ada mainan yang bisa dimainkan anak 🙂

    Sarapannya jadi lebih lahap tuh pasti 🙂

  4. Itu yg gambar figur boneka emang lagi hits ya. Ponakanku kemarin juga malak ginian. Harganya juga sama ternyata. Seruunya jalan2 bareng gini ya

    1. Haha..iyaaa..di beberapa tempat ada mewarnai gambar begini. Ada gambar2 kartun ada juga bunga dan binatang..bisa milih..

  5. Beberapa hari lalu, saat tur ke Sumatera aku juga diajak mencicipi nuansa seperti di Jatinan ini.

    Namanya, Nggruput alias Minggu Meruput di Pringsewu Lampung.

    Semua kuliner yang disajikan kudu tradisionil, higienis, zero micin dan pengawet.

    Jadi, agak-agak bisa nih membayangkan perasaan sukacita YangTi.

    Yang pasti, agak “kalap” lah melihat jumlah makanan yang tersedia di depan mata, hahaha…

  6. Bingung, Mbak. Soal koin, apakah ada tempat penukaran koinnya di loket pintu masuk? Habis unik juga. Koin semacam itu bikin yang belanja jadi harus tukar koin, sedang yang dagang tak perlu repot cari uang kembalian, ha ha.
    Semoga ibu lekas sehat lagi, ya, Mbak. Asyik bisa jalan-jalan gitu. Makan di luar ternyata menyenangkan apalagi lokasinya di taman yang ramai. Saya jadi pengen, he he.
    Unik-unik makanan khas Batang itu. Saya jadi ngiler dengan telur gulungnya. Sayang saya tak boleh kaman gorengan.
    Baca ini bikin saya pengen sarapan di luar, ha ha. Soalnya pagi hari kadang membosankan harus ini-itu ditambah masak sarapan.

    1. Iya mba…sebelum belanja kita tukar koin dulu di petugas. Haha..iya makanannya enak-enaaak..sampai bingung milihnya mba..hehe..

  7. Aku pengen buburnya tuh. Kayaknya gurih, mantep lagi di kasih es batu dikit. Lhooh…ngeces deh.
    Senang yah Eyang jadi bersemangat berkat Sisi.
    Sehat selalu yah Eyang…

  8. Unik pasarnya ya mbk. Belanjanya pakek koin gt. Jd tuker duit dulu gt ya mbk sebelum belanja belanja. Btw sisi kayaknya doyan banget sm telur gulung, fokus gt waktu makan telur gulungnya *hahay. Semoga yangtinya sisi sehat selalu ya mbk. Aamiin

    1. Iya mba..sebelum belanja tuker koin dulu di petugas. Betuuul…dia doyan banget tuh sampai gak mau makan lainnya..haha.. Aamiin..terima kasih doanya utk ibu, mba..

  9. Wuah senangnyaa, banyak makanan yang wajib dicoba tuh kalo ke pasar Minggon ya. Sederetan menu makanan dan foto2nya ini sukses bikin ngiler, apalagi harganya murmer. Duh kalo kesana sepertinya nggak berhenti2 icip menu ini menu itu hahaha.

Leave a Reply to Indira W Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *