Mudahnya Bertanam Krokot Hias

Portulaka / krokot hias

Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Sahabat, dalam tulisan kali ini aku ingin menceritakan tentang mudahnya bertanam Krokot Hias.. Oh ya, teman-teman sudah mengenal tanaman Krokot bukan? Untuk menyegarkan ingatan, ini dia salah satu penampilan Krokot Hias.

https://www.instagram.com/p/BxmUG1RnW7O/?igshid=1lmyc5daz8j28

Nah, bagaimana, sudah sering melihat tanaman ini kah? Di pedesaan atau daerah pinggiran kota, Krokot merupakan tanaman liar yang tumbuh begitu saja di halaman atau lahan-lahan terbuka. Namun saat ini di perkotaan, tanaman ini sudah menjadi salah satu jenis tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomis / diperjualbelikan.

Jenis Krokot Hias

Jenisnya pun tidak hanya satu macam, baik itu jenis tanaman maupun warna-warni bunga dari masing-masing tanaman. Itu sebabnya, tanaman yang dikenal juga dengan nama Moss Rose / Mawar Tanah ini menjadi alternatif pilihan sebagai tanaman penghias taman / pekarangan / teras-teras rumah.

Krokot berdaun runcing

Krokot hias berdaun runcing
Krokot hias berdaun runcing

Krokot berdaun bulat

Krokot hias berdaun bulat
Krokot hias berdaun bulat

Nah, itulah antara lain dua jenis krokot atau Portulaka yang rupanya tidak hanya berbeda bentuk daun saja, namun juga bentuk bunganya tidak sama ya..

Portulaca grandiflora adalah nama latin dari bunga cantik yang mempunyai banyak nama / sebutan ini. Selain Mawar tanah / Moss Rose, adapula yang menyebutnya Bunga Pukul Sembilan -merujuk pada waktu mulai mekarnya yaitu pada pukul 9 pagi- juga ada yang menyebutnya sebagai Bunga Sutera Bombay.

Konon, bunga yang juga dikenal sebagai Bunga Alur atau Krokot Jarum ini berasal dari Amerika Selatan ( Brazil, Argentina, Uruguay) dan kemudian menyebar ke pelosok dunia, termasuk ke Indonesia.

Tanaman ini termasuk tanaman semusim berbatang basah, mempunyai batang dengan panjang sekitar 15-30 cm dan bercabang-cabang mulai dari pangkalnya. Ohya, batang krokot yang berwarna merah/hijau ini bisa tumbuh tegak ataupun menjalar.

Bertanam Krokot

Portulaka Krokot hias
Mari bertanam Krokot Hias / Portulaka

Portulaka atau krokot ini adalah tanaman yang sangat mudah ditanam, oleh pemula sekalipun. Bahkan ada yang berseloroh bilang, ini adalah tanaman anti gagalsaking mudahnya ditanam dengan jaminan hidup yang tinggi! Hehe..

Apakah harus ditanam dari biji?

TIDAK. Itulah salah satu kemudahan bertanam krokot. Tanaman ini dapat ditanam dari biji ataupun dari batang. Bila ingin bertanam dengan biji, maka kumpulkan buahnya yang mungil-mungil, biji berwarna coklat itu dapat langsung ditanam di media yang sudah disediakan.

Selain dengan biji, yang lebih mudah lagi adalah bertanam dengan batang. Yang diperlukan hanyalah batang-batang yang dipotong seukuran panjang jari. Untuk mendapatkannya dapat meminta dari teman-teman yang memiliki krokot atau membeli 1 pot krokot dari penjual tanaman hias, lalu dapat kita kembangkan sendiri.

Langkah-langkah bertanam Krokot dengan batang

  1. Siapkan batang-batang krokot yang akan ditanam dengan cara memotongnya dari tanaman krokot yang telah rimbun.
  2. Siapkan tempat menanam (bisa menggunakan polibag, aneka jenis pot ataupun lokasi lahan -bila ingin ditanam langsung sebagai penutup tanah / groundcover)
  3. Siapkan media tanam, berupa tanah yang sudah dicampur dengan humus / pupuk, masukkan ke dalam tempat tanam. Jika sebagai groundcover, gemburkan lahan yang akan ditanami. (Baca juga : Yuk membuat media tanam organik)
  4. Tancapkan batang-batang yang sudah dipotong, sesuai dengan kerimbunan yang diinginkan.

    Bertanam krokot dg batang
    Sesaat setelah batang-batang Krokot ditanam
  5. Siram pot / lahan yang sudah ditanami Krokot.
  6. Simpan / letakkan pot di tempat yang diinginkan.

    Bertanam krokot hias
    Beberapa hari setelah ditanam

Perawatan Krokot hias

Nah, setelah beberapa hari Krokot yang kita tanam akan tumbuh subur. Tak perlu disiram terlalu sering, terutama pada krokot jenis daun bulat. Jika tanah terlalu lembab, dapat muncul jamur-jamur putih di bawah daun. Oleh karena itu, perhatikan saja media tanamnya, jika sudah tampak kering baru disiram.

Krokot juga merupakan tanaman penyuka sinar matahari, jadi tak perlu diberi naungan untuk tanaman ini. Benar-benar tanaman yang tidak rewel deh! Hehe..

Bam bekas sebagai pot tanaman
Portulaka, krokot hias pecinta sinar mentari

Hanya saja, bila ditanam di pot, sekitar 3 bulan atau bila tanaman sudah tampak kurang subur -yang ditandai dengan daun yang rontok, batang patah-patah dan bunga tak lagi rajin muncul,-maka pot portulaka itu perlu dibongkar, ditanam ulang / ‘dipecah’ untuk ditanam dalam pot-pot lainnya.

Penataan / penempatan Pot Krokot

Setelah tumbuh subur, pot-pot berisi tanaman yang rajin berbunga ini dapat kita tempatkan sesuai selera kita. Bisa kita deretkan / kelompokkan  pot-pot itu sesuai jenis / warna, bisa pula kita gabungkan beberapa jenis / warna dalam satu kelompok atau bahkan ditanam dalam satu pot.

Selain itu, dapat pula ditempatkan dalam pot-pot gantung sebagai penghias pinggir teras rumah kita. Alternatif lain adalah menanamnya secara vertikal, yaitu dengan menggunakan pot-pot yang menempel di dinding / pagar atau menggunakan rak susun.

Penataan pot Krokot Hias
Beberapa alternatif penataan pot Krokot Hias

Nah teman…itulah ceritaku tentang mudahnya bertanam krokot hias. Tanpa perlu mengeluarkan banyak tenaga dan biaya, hasilnya kita dapat menikmati keindahan bunganya yang warna-warni menghiasi halaman / teras rumah kita. Bagaimana, mau mencoba? Atau ada teman yang sudah bertanam Krokot juga? Yuuk, bagi ceritanya di kolom komen ya..

85 thoughts on “Mudahnya Bertanam Krokot Hias”

  1. wah aku baru tau lho ini namanya krokot. aku suka banget sama bunga ini, cuma nggak tau namanya apa. dulu suamiku pernah menanamnya di pot. setiap tetangga yang melihat di depan rumah pada bilang ‘wah bagus banget bunganya’.

    tapi sayangnya karena rumahku minim sinar mahatari atau karena akarnya busuk akibat kebanyakan kena air, jadinya tumbuhnya tidak maksimal dan mati 🙁

  2. Wah bisa jadi alternatif buat mempercantik rumah pas pindahan nih. Dan yang paling penting, perawatannya nggak susah hahaha…ini udah teramat sangat very very important.

  3. Wahhh ternyata ada banyak macamnya yaa bunga krokot ini, saya cuma punya yang satu jenis aja dan itu sudah menjalar keberbagai tiang rumah. Indah banget sih walaupun cuma satu jenis, apalagi kalau punya semua jenisnya jadi warna-warni rumahnya dipenuhi dengan bunga

    1. Gak harus punya tanah luas kan Nyi.. ni aku nanam di pot2 kecil dari kaleng2 susu bekas lho..haha..

  4. Orang tua saya di rumah juga pernah memelihara krokot. Bunganya warna-warni. Terus, nggak diapa-apain juga hidup sendiri. Benar-benar tanaman mandiri. Tapi saya baru tahu ternyata nama lainnya moss rose. Keren juga nama asingnya.

  5. Ibuku nih mba yang seneng tandur2 gini. Ntar soal krokot hias ini akan kuceriatkan ke beliau, pasti njuk seneng dan mencari biji atau batangnya. Sering tuker2an tanduran sama teman komunitas lansia tuh beliau.

  6. Suka banget lihat krokot pas lagi berbunga, apalagi warna-warni cantikkk. Dulu waktu masih kecil adanya krokot daun lebar yang bunganya pink, jarang banget lihat krokot warna lain. merasa amazed banget pas lihat krokot macem2… dasar anak kecil ya… 😀

    1. Iya Rin..aku juga baru beberapa waktu terakhir ini tahu jenis2 krokot dg bunga macam2..hehe

  7. aku tuh salut sama yang telaten mengurus tanaman, dulu pas awal di rumah baru setelah merit, sempat tanam ini itu tapi karena berakhir mati jadinya kapok huhuhu

    1. Yuk coba lagi dg yg mudah tanam seperti krokot ini..Ajak juga jagoan utk menanamnya..hehe..

  8. betul banget mbak, krokot hias ni tanaman yang mudah banget tumbuh dan perawatannya mudah. warna warni bunganya juga macem macem, bagus cantik. tapi kok kalau liat ini rasanya pengen bikin pecel krokot aja ya? hihii

    1. Kalo yg krokot berbunga ini tetep bisa dipecel gak sih mba? Setahuku yg dipecel yg bunganya kecil-keciiil itu ya?

    1. Berkebun saat kumat rajinnya..haha.. Tapi sekarang mau gak mau harus suka karena kerjanya di kebon & sawah..hehe .

  9. Teenyata krokot banyak macamnya ya mbak bunganya cantik2 deh. Ni kayanya tanaman yg aku cari buat di rumahku soalnya di rumah tamannya tu pas kena matahari banget jadi seringnya kalo aku nanam selalu mati

    1. Hihi..coba beli ini satu pot saja..terus di rumah dipisah-pisah bersama anak-anak..seru lho..hehe..

    1. Di rumahku tak taruh di kaleng2 bekas mba.. warna-warni bunganya ‘menyembunyikan’ kaleng2 bekas yg tak sempat ku cat ulang itu..hehe..

  10. Zaman masih anak-anak dulu, tanaman seperti ini namanya “Siti Maryam”. Dan gak tau juga gimana asalnya kok bisa punya nama seindah itu. Apa mungkin karena bunga-bunganya yang cantik memukau, secantik si Siti Maryam.

  11. Hoalaaah aku baru tau namanya krokot. Tak kira ini sejenis tanaman liar gitu, ternyata emang liar ya xD cuma enak diliat. Warna warninya bikin seger mata

  12. Baru tahu nama bunganya bunga krokot, cantik dan warna-warni pas banget untuk mempercantik taman dan halaman depan rumah ya mba

  13. Saya suka sekali lihat taman-taman yang berbunga-bunga. Tapi sayangnya, saya nggak bisa merawat tanaman 🙁 Tanaman yang saya beli, padahal tidak berbunga, dalam waktu 2 minggu sudah mati 🙁 Pernah juga diberi kenang-kenangan bunga mawar dalam pot. Mati juga dalam waktu semingguan. Hiks sayangnya :((((

Leave a Reply to Hidayah Sulistyowati Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *