LALANG UNGU

ruang ekspresi sepotong hati

Yuuk, menanam Seledri di rumah

| 72 Comments

Yuk, menanam Seledri di rumah. Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia ya.. Mumpung weekend nih, adakah yang meluangkan waktu untuk berkebun? Nah, kali ini aku ingin bercerita tentang pengalaman kami bertanam sayur di pekarangan rumah, di antaranya adalah Seledri.

Tentang Seledri

Tanaman Seledri

Tanaman Seledri

Sahabat semua tentunya sudah kenal dengan tanaman sayur satu ini, bukan? Atau bahkan sudah bersahabat erat..hehe.. Nah, sekedar mengingatkan saja, berikut ini sedikit ulasan tentang Seledri.

Tanaman sayur yang mempunyai nama latin Apium graveolens L ini merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang banyak dimanfaatkan di dapur sebagai bahan masakan ataupun sebagai tanaman obat.

Daun, tangkai daun, buah dan umbinya tercatat bisa dimanfaatkan, namun sejauh ini yang umum dikonsumsi (minimal olehku dan lingkungan sekitarku) adalah daun (termasuk tangkai daunnya). Sup, Bakso, Soto, Bubur Ayam, adalah beberapa menu masakan yang menggunakan daun Seledri sebagai pelengkap 😋

Sebagai tanaman obat, Seledri banyak disebut sebagai penurun tensi / tekanan darah, juga mempunyai khasiat peluruh / diuretika , anti rematik serta pembangkit nafsu makan. Namun ada juga teks yang memperingatkan untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi Seledri ini karena bisa mempengaruhi produksi air susu (mengurangi).

Bertanam Seledri di rumah

Tanam Seledri di rumah

Yuk, bertanam Seledri di rumah

Mengingat banyaknya manfaat tanaman ini, alangkah baiknya bila kita juga menanam Seledri di rumah kita masing-masing, minimal untuk memenuhi kebutuhan keluarga kita, membantu bila ada tetangga yang membutuhkan, atau bila hasilnya berlebih, bisa dijual juga dan jadi penambah uang jajan lho..hehe..

Benih / bibitnya dari mana?

Menanam Seledri di rumah bisa menggunakan benih ataupun bibit. Oya, benih adalah biji-biji tanaman yang harus disemai terlebih dahulu sebelum tumbuh menjadi tanaman berdaun, sedangkan bibit adalah tanaman kecil (lengkap akar, batang dan daun) hasil dari penyemaian benih, siap ditanam / dibudidayakan hingga menjadi tanaman dewasa.

Nah, agar tidak ribet, kusarankan teman-teman membeli bibit Seledri dari kios/toko tanaman terdekat, sehingga tidak perlu menunggu lama menyemai (sekitar 1 bulan hingga tumbuh 3-4 helai daun, saat siap pindah ke pot/polibag). Bisa juga teman-teman membeli tanaman Seledri yang sudah jadi dalam pot kecil, siap untuk ‘dipecah’ ke dalam pot-pot lainnya, atau dipindahkan ke pot yang lebih besar.

Menanam Seledri di pot/polibag

Setelah mempunyai bibit Seledri, selanjutnya kita siapkan tempat untuk menanamnya, bisa pot (beragam jenis bahan dan ukuran), atau polibag (plastik hitam beragam ukuran untuk menanam), atau bisa juga memanfaatkan kaleng bekas cat / ember rusak / panci rusak, dll ☺  Ingin membuat pot dari barang bekas? nih, bisa dibaca di tulisanku yang berjudul Pemanfaatan Barang Bekas untuk Pot Tanaman.

Seledri dalam pot pralon

Pipa pralon bisa jadi alternatif pot Seledri, dipasang di dinding pagar

Untuk media tanam siapkan tanah yang gembur, pupuk / kompos dan arang sekam, dengan perbandingan 1:1:1. Ketiga bahan media tanam ini juga bisa teman-teman peroleh di kios / toko tanaman ya.. Jadi saat beli bibit jangan lupa beli sekalian medianya ya..

baca juga : Yuuk, membuat media tanam organik

Nah, setelah bibit ditanam dalam pot dengan menggunakan media tersebut, lakukan penyiraman pagi & sore hingga sekitar seminggu. Selanjutnya cukup 2-3 kali seminggu atau tergantung cuacanya. Jika puanaaaas seperti saat ini, lakukan penyiraman lebih sering namun jaga jangan sampai tanahnya becek karena Seledri bisa busuk.

Seledri dalam polibag

Tanaman Seledri dalam polibag, milik mba Wati. Cakep ya… (Foto by Wati Artanto)

Pemupukan dilakukan 1-2 Minggu sekali, hindarkan dari panas langsung ataupun terkena hujan langsung. Panen pertama sekitar umur tanaman 1-3 bulan, selanjutnya bisa berulang hingga tanaman tua / tidak produktif. Cara panen dengan memotong pangkal tangkai daun secara periodik.

Daun Seledri

Panen Daun Seledri

Menanam Seledri secara hidroponik

Selain ditanam dengan menggunakan media tanah, Seledri juga bisa ditanam secara hidroponik. Oya hidroponik adalah cara tanam dengan menggunakan air sebagai media tanam, dengan penambahan nutrisi cair untuk memenuhi kebutuhan unsur hara bagi tanaman.

Seledri hidroponik NFT

Seledri hidroponik sistem NFT

Seledri dapat ditanam di pekarangan kita dengan cara hidroponik, baik dengan sistem bak (sistem WICK) ataupun dengan sistem NFT yang menggunakan pipa pralon. Untuk keduanya, dibutuhkan netpot atau gelas plastik, rockwool sebagai media penopang dan juga sumbu bisa menggunakan kain flanel / kaos, sebagai perantaran akar dengan media air. Selain itu juga dibutuhkan nutrisi AB mix sebagai zat hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.

Seledri Hidroponik Wicks

Seledri Hidroponik Sistem WICK

Menurutku, perawatan tanaman hidroponik relatif lebih mudah daripada yang menggunakan media tanah. Kita tak perlu melakukan penyiraman, hanya menjaga ppm air tetap (dicek secara berkala dg alat pengukur ppm). Membandingkan tanaman sejenis dan berumur sama yang ditanam di tanah dan di hidroponik, menurut pengalaman kami lebih bongsor yang hidroponik 🙂  Oya, kita juga bisa membuat sendiri pot hidroponik lho…

Selain kita konsumsi sendiri, Seledri ini juga bisa kita jual bila hasil tanaman kita lebih banyak dari kebutuhan kita sehari-hari. Harga bisa bervariasi ya..bisa mencapai 20-25 ribu rupiah per-kg nya. Atau diikat/diunting kecil-kecil sekitar 25-30 gr misalnya, sesuai dengan kebutuhan pasar. Eh, kemarin kami mencoba nitip 15 ikat di Warung Tani, laku Rp.1500,- per ikat (25 gr). Lumayaan..bisa buat beli benih baru 😊

Hasil panen Seledri

Hasil panen kemarin, kutitip jual di Warung Tani, hehe..

Olahan Seledri yang praktis

Sebagaimana kita tahu, ada banyak menu masakan yang menggunakan Seledri sebagai salah satu bahan pelengkapnya. Namun, bila ingin mencoba mengolahnya selain sebagai pelengkap sayur, bisa juga lho.. Ni, kucatatkan 2 resep praktis yang sudah pernah kucoba (dan sudah kuunggah di akun Cookpad Mechta Deera, hehe..) :

Jus SELENA

Jus Selena a la Mechta

Jus SELENA (Seledri-Nanas) a la Mechta

Kunamakan Jus SELENA karena bahan utamanya adalah Daun SELEdri dan buah NAnas Madu 😋

Bahan-bahan Jus SELENA ( untuk 4 Gelas)

  • Daun Seledri (6 tangkai / 20gr)
  • Nanas Madu kecil (2 bh / 160 gr)
  • Madu / Gula (3 sdm / sesuai selera)
  • Air Jeruk Nipis (1 sdm)
  • 400 ml air matang

Cara pembuatan Jus SELENA

  1. Cuci Nanas dan Daun Seledri, potong-potong.
  2. Masukkan ke dalam blender bersama air, madu/gula dan air Jeruk nipis, lalu blender hingga halus
  3. Saring hasil blenderan, lalu simpan di lemari pendingin
  4. Jus SELENA siap dikonsumsi

Keripik Daun Seledri

Keripik Daun Seledri

Keripik Daun Seledri a la Mechta

Bahan-bahan Keripik Daun Seledri (untuk 100 gr)

  • 100 gr Daun Seledri
  • Tepung Bumbu secukupnya
  • Air es / dingin secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng

Cara membuat Keripik Daun Seledri

  1. Petik daun-daun seledri dengan sisakan sedikit tangkai di tiap helai daunnya
  2. Buat adonan tepung basah di mangkuk : 4-5 sdm tepung bumbu serbaguna ditambah air es sedikit demi sedikit hingga adonan kentalnya pas
  3. Di piring lain, taburkan tepung bumbu serbaguna secara tipis dan merata
  4. Celup masing-masing Daun Seledri ke adonan basah, lanjutkan dengan menggulingkannya di tepung bumbu yang kering, hingga tepung melapisi permukaan daun
  5. Siapkan minyak panas, goreng daun-daun yang telah diselimuti tepung tersebut, hingga kering kecoklatan
  6. Angkat dan tiriskan, siap dinikmati langsung / masukkan ke dalam toples / wadah tertutup agar tetap renyah

Nah Sahabat Lalang Ungu, itulah pengalamanku bertanam Seledri, terutama menggunakan sistem hidroponik (karena kami malas menyiram) haha.. Alhamdulillah hasilnya cukup bagus, bisa untuk konsumsi sendiri, dibagikan ke tetangga bahkan hingga dijual ☺

Yuuk…menanam Seledri di rumah. Nah, bila ada teman yang sudah bertanam Seledri juga, bagi kisahnya di komen yuuk..

72 Comments

  1. Seledri aku belum pernah nyoba Mba. Tapi kalo daun bawang iya, soalnya dapet beli di tukanv sayur yg ada uratnya. Tinggal tanem, eh dia tumbuh, hehe

    • Naah..asyiknya bertanam sayur bisa begini. Gak harus beli bibit khusus, bisa kita tanam dari sisa dapur kita ya mba..

  2. Dulu aku punya seledri hampir mati terus dirawat Mbahku. Eh jadinya gemuk dan beranak Pinak. Ini Mbahku udah gak ada. Seledrinya gak sempat dirawat dan mati. Aku suka seledri buat bikin bakwan atau mendoan

    • Kami beberapa kali nanam di pot (media tanah) juga gagal..busuk.. Nah, rupanya berjodoh dengan cara hidroponik ini hehe..

  3. seneng banget yaa bisa nanem kaya gini di depan rumaaah, hihhi, aku juga di depan rumah lagi nanem pohon cabe rawit hihihi, sama beberapa bawang bawangan, kalo seledri belum pernah cobain nanem nih, jadi pengen cobain juga deh

  4. Dulu aku termasuk yg rajin nanam seledri di pot, tapi sekarang sudah enggak lagi karena tanahnya kurang cocok sepertinya. Harus nyoba nanam hydroponic juga sepertinya. Makasih infonya, mba.

    • Sebelumnya kami coba nanam di pot busuk terus mba..hehe.. Alhamdulillah ini yg pakai hidroponik berhasil

  5. Tanaman seledrinya subur, mba. Seledri ini tanaman favorit ibuku di kampung sana.
    Eits, ternyata seledri juga bisa dijadikan keripik. Penasaran ingin nyoba. Contek resepnya ya, mba. Makasih.

    • Yuk mba dicoba. Sekarang, keripik Seledri ini jadi kesukaan ibu kami karena renyah tapi tidak keras, hehe..

  6. Mbak gemesshh banget si seledrinya seger2 gitu. Aku jadi pengen nyobain nanem deh

    • Yuk dicobain Muna. Beli di toko tanaman terus dibesarkan di rumah kita, itu praktis dan anti ribet. Nah, sak wayah2 butuh tinggal petik deh..

  7. Ternyata seledri bisa dijadikan kripik ya mbak, baru tahu nih. Kalau jus biasanya saya campur dengan buah sirsak…pengen nyoba bikin jus Selena sepertinya nikmat juga. Saya juga nanam seledri di rumah pakai polibag mbak tapi mungkin karena kurang pupuk jadi terhambat pertumbuhannya. Terimakasih tipsnya mbak…pengen nyobain nanam seledri lagi dengan cara ini supaya hasilnya memuaskan.

    • Ya mba. Utk hidroponik, airnya ditambah nutrisi AB Mix (ada di toko tanaman / online) dg dosis jg tertera di sana. Nah, bila air menyusut / berkurang PPMnya ditambah lagi dg larutan AB mix sesuai dosis mba

  8. Aku jadi penasaran sama buah seledri ini, Mbak, soalnya kan ya selama ini memang daun sama tangkainya doang yang sering lihat.

    Olahan keripik seledri, ehm, rasanya gimana, ya, tak bayangke dulu, Mbak. Enak nggak sih?

    • Lha..aku juga blom pernah tuh lihat buahnya di pohon. Blm sampai berbuah sdh kita panen kan..hehe. Lihat bijinya saat beli benih di toko tani.

      Keripik Seledri enaaak lho. Ibukku pun suka, hehe..

  9. Di rumah tuh sampe gemes nanem seledri mba. Ga tau deh tikus kok pada suka ya. Pasti diserbu ama tikus loh mba, rojah rajeh gitu huhuuu… sedih banget. Padahal enak banget kalau mau seledri kan tinggal ambil ya. Aku seneng loh makan nasi goreng lalap seledri, nikmatnya tak terkiraaaa….

    • Waah..tikusnya vegetarian tuh..hehe..
      Coba digantung potnya Dik..mudah2an tdk terjangkau tikus / ayam

  10. Senang kalau lihat uda panen yaa, kak..
    Ini benihnya kecil-kecil macam benih sayuran gitu yaa, kak Tanti?

  11. Di Surabaya daun seledri buat masak sop Mbak. Hmm, aromanya membius jiwa, suegeeeer. Belum pernah nyoba dijadikan keripik padahal setangkai daunnya banyak.

    Ada juga sih yang membuat jus seledri, cuman membayangkan aromanya kok aneh ya hehe

  12. gampang ternyata cara nanemnya ya mba..
    enak kalo punya sendiri ya kan?
    tapi aku lebih suka nanenm langsung di tanah.. kalo hidroponik agak ribet gitu menurutku..
    pernah nyoba hidroponik, setelah panen mati dong tanemannya,, hehe

  13. Mba Tanti aku jadi pengen cari benihnya lho wkwkwk meski ada ayam di rumah, digantung kali ya. Biar aman. Aku penasaran bikin jus selena lho wakaka, ntar coba kalau keluar nyari bahannya ah.

  14. Hmm perawatan tanaman hidroponik relatif lebih mudah daripada yang menggunakan media tanah …. perlu dipikirkan ini buat orang yang malas mengurusi tanaman macam saya. Senang juga ngeliat punya orang tumbuh subur kayak di foto-foto ini tapi kurang rajin merawat tanaman hiks.

  15. Memang seledri kaya akan manfaat ya mbak, Penasaran sama keripik seledri, pedesnya masih berasa kah?

  16. Huaaa asik banget nih nanem seledri di rumah jadi kalau mau masak sop sopan atau berkuah tinggal petik aja yes, aku pengen sih mba tapi ga punya halaman yg kena matahari huhu sedih deh.

  17. Mantap banget sledrinya gemuk banget ya mba. Aku pengen nanem di rumah juga nih mbak. Ajarin yaa

  18. Wah seru ini, budidaya seledi, jadi kepengen bikin sendiri jadinya, mumpung ada lahan kosong.. panennya berapa lama yag kak?

  19. Aku Seringnya pake seledri buat sayuran bumbu atau penyedap rasa aja mba, dan boleh juga nih dicoba resep keripik daun seledrinya bisa banget buat cemilan sehari2 yang sehat

  20. Ya ampuun mbaa maafkan komentarnya nyangkut.. salahku ngg cek . Menanam seledri memang bawa banyak manfaat ya mbaa. Apalagi seledri juga khasiatnya oke bangeet

    • Terima kasih mba Indah.. Iya mba, memanfaatkan pekarangan kita dengan bertanam sayur kesukaan, asyik juga nih..

  21. wow, i like see this . i always
    failed to plant ‘seledri’.
    somehow. even though I planted others I could. Because they are said, I have a cool hand 🙂

  22. Aku masih sering gagal nih nanam dengan media hidroponik. Secara lahan terbatas konon proses menanam cara ini bisa jadi solusi.
    Apalagi tanaman yg ditanam yg sangat berguna di keseharian

  23. sekarang memang lagi jamannya semuanya ditumbuhkan di rumah sendiri ya mba tapi emang bagus sih kalau kita butuh tinggal petik aja hehehehhe

    • Sebenarnya program pemanfaatan pekarangan sudah dimulai sejak dulu kala..hehe.. Alhamdulillah sekarang makin banyak yg melakukan, jadi salah satu alternatif keg saat harus di rumah saja hehe..

  24. aku pun udah mulai belajar nanam-nanam gini, bapakku sih yg rajin. krmn seledri, kangkung ama selada udh panen

  25. Senang yah mba kalau lihat taneman tumbuh subur dirumah. Apalagi seledrinya seger banget gitu. Aku mau coba nih nanti. Penasaran juga sama Selena nya. Bikin sehat yah

  26. Aku pernah coba nanam seledri ini. Agak rewel sih, ya. Ga bisa kena sinar matahari yang terlalu panas.

  27. Kayaknya harus dicoba nih mbak. Suamiku tiap hari bikin minuman seledri soalnya.

  28. Aku jadi pengen bikin jus seledri plus nanas, biasanya kan nanas sama pokcoy.
    Aku pengen belajar nanam seledri cara hidroponik sederhana, lebih banyak kayaknya hasil selederinya dibanding nanamd di tanah

    • Rasa sengir eh langunya beda mba..hehe.. Mba Wati bisa pakai pot hidroponik sederhana a la DIY atau pesan hidroponik kit sederhana yg sekarang banyak dijual online mba..

  29. Wah, segar banget seledrinya Mbak Tanti, aku belum kesampaian nih pesan bibit di online store hihihi pengen bercocok tanam..enak ya ternyata jus nanas dan seledria, sehat lagi..

    • Iya mba Dew, sekarang ada paket bertanam yang dijual secara online. Lebih memudahkan bagi kita untuk memulai..

  30. Ternyata memang hasilnya yang hidroponik lebih bongsor ya mba. Aku lihat temanku yang nanem hidroponik pake pralon itu loh, sayurannya bisa gede-gede ukurannya. Nggemeske deh.

    • Menurut pengalaman kami mmg begitu, Dik..yg ditanam scra hidroponik lebih bongsor dibanding yg ditanah.

  31. Huhuhu … Aku masih pada tahap kepengen doang, belum punya niat kuat untuk berkebun, padahal lahan jelas tersedia luas

  32. Seru banget ya kalau di rumah Punya bahan makanan sendiri, bisa tinggal metik. Nggak susah ya mbak perawatannya? Pengen belajar hidroponik dari dulu belum kesampaian

    • Susah2 gampang sih mba..karena sebelumnya kami juga beberapa kali gagal nanam di pot. Baru ini di hidroponik malah berhasil. Alhamdulillah…

  33. Postingan mb mechta nih memang suka membuat maya jadi terinspirasi. Maya senang loh mb baca-baca tulisan mb mechta. selain tulisan yang ini jadi buat maya ingin nanam seledri dan mulai hidroponik. Maya juga jadi belajar dari mb mechta untuk terus menulis dan menginspirasi banyak orang selagi kita bisa. Umur itu jadi cuma sekedar angka

Leave a Reply

Required fields are marked *.