LALANG UNGU

Ruang berbagi pengalaman dan manfaat

5 variasi olahan Pare Belut

5 Variasi Olahan Pare Belut: Praktis, Sedap dan Tidak Pahit

| 72 Comments

“Mba, mau Pare Belut? Habis panen di kebun nih..”

“Nggak ah, aku nggak doyan pare… Pahiit..hii..”

“Eh, jangan salah mba.. Pare belut ini sama sekali nggak pahit lho!”

“Ah, masa iya? Bukannya semua pare tuh rasanya pasti pahit ya?”

“Buktikan saja. Nih, ada 2 buah Pare Belut hasil kebun KRPL, coba dimasak untuk membuktikan bahwa jenis pare yang satu ini sama sekali nggak pahit”

“OK lah kucoba.. Terima kasih parenya ya…”

***

Sahabat Lalang Ungu, apakah kalian tahu bahwa ada jenis pare yang tidak pahit? Atau apakah kalian juga mengira bahwa semua jenis pare pastilah pahit? Yuuk..kita kenalan dulu dengan Pare Belut dan 5 variasi olahannya yang praktis, sedap dan tidak pahit.

Mengenal Pare Belut

Pare Welut

Pare Belut hasil Kebun KRPL Guyub Rukun

Penamaan

Ada beberapa nama yang digunakan untuk menyebut jenis pare yang tidak pahit ini, sesuai dengan daerahnya. Di daerah Sunda dikenal sebagai Paria Ular, sedangkan di daerah Jawa disebut sebagai Pare Welut, dan umumnya disebut Pare/Paria Belut. Adapun nama latinnya adalah Trichosanthes cucumerina L yang masuk dalam keluarga timun-timunan –Cucurbitaceae– dan di manca negara dikenal sebagai Snake Gourd.

Asal-usul dan Karakteristik

Konon berasal dari India, namun sudah menyebar di banyak negara Asia yang beriklim tropis termasuk di Indonesia.

Pohonnya berbentuk herba merambat sebagaimana tanaman timun, labu ataupun pare lainnya, bisa mencapai panjang/ketinggian hingga 3 m lebih.

Yang menjadi ciri khasnya adalah bentuk buahnya silindris memanjang, dengan kulit berwarna hijau muda keabuan dengan alur-alur putih. Mirip ular / belut, mungkin dari sinilah dia mendapatkan sebutannya.. Hehe..

Pare Welut

Ini bukan ular lhoo.. Cuma Snake Gourd alias Pare Belut yang panjangnya sedepa / sekitar 90 cm

Buah-buahnya menggantung/menjuntai ke bawah, dengan lingkar buah 4-8 cm dan panjang buah bisa mencapai 60-90 cm bahkan bisa lebih. Itu sebabnya, pohon Pare Belut ini memerlukan penopang (anjang-anjang, Bhs Jawa) yang cukup tinggi dan kokoh.

Kandungan Gizi dan Manfaatnya

Sebagaimana jenis buah dan sayuran lainnya, Pare Belut merupakan sumber vitamin bagi kita. Vitamin A, B dan C terkandung dalam buah ini. Selain itu, terdapat pula kandungan mineral a.l  Yodium, Fosfor, Mangan, Zat Besi, Kalsium dan Magnesium.

Dengan kandungan vitamin dan mineral ini, tentu saja jenis sayur ini sangat baik untuk kita konsumsi, bukan?

Selain itu, pare juga dikenal sebagai tanaman obat, yaitu untuk mengatasi sembelit, mengobati malaria, diabetes, dll. Untuk info lebih lengkapnya silakan gugling saja ya teman-teman 🙂

5 Resep Praktis dan Sedap Olahan Pare Belut

Pada ilustrasi percakapan yang membuka tulisan ini sudah kita sebutkan bahwa Pare Belut ini adalah jenis pare yang daging buahnya sama sekali tidak terasa pahit, oleh karena itu sangat cocok untuk diolah menjadi masakan.

Nah, kali ini akan kutuliskan 5 resep olahan Pare Belut yang praktis pembuatannya dan rasanya pun sedaaap.. Ini dia kelima resep tersebut:

1. Tumis Pare Belut

Oseng-oseng Pare Welut

Tumis Pare Belut

Bahan-bahan Tumis Pare Belut

Untuk membuat tumis / oseng-oseng ini, Pare Belut dapat ‘ditemani’ baso / sosis / tahu / tempe, dan kali ini aku menggunakan crabstick.

Selain Pare Belut dan crabstick, bahan yang dibutuhkan adalah tomat, cabe merah/hijau, dan bumbu-bumbu yaitu bawang merah, bawang putih, daun salam, lengkuas, garam, gula, kaldu bubuk, kecap dan saus tiram. Sedikit air dan minyak untuk menumis juga perlu disiapkan.

Langkah Memasaknya

  1. Siangi Pare Belut : Cuci, lalu bagian kulitnya dikerok sehingga bagian kulit terluar (putih keabuan) hilang. Lalu dipotong-potong sesuai selera.
  2. Cuci dan potong-potong tomat, cabe, daun salam dan lengkuas, juga iris tipis duo bawangnya.
  3. Crabstick (atau bahan pelengkap lainnya) dipotong-potong juga sesuai selera.
  4. Tumis irisan duo bawang hingga harum, lalu masukkan daun salam, lengkuas, cabe dan Pare Belut yang sudah dipotong-potong, oseng hingga pare agak layu lalu tambahkan sedikit air.
  5. Setelah mendidih, masukkan potongan tomat dan bumbu-bumbu lain (garam, gula pasir, kaldu bubuk, kecap, saus tiram).
  6. Masak hingga air menyusut, koreksi rasa dan Tumis Pare Belut siap dihidangkan.

2. Orak-arik Pare Belut

Orak-arik Pare Welut

Orak-arik Pare Belut

Bahan-bahan Orak-arik Pare Belut

Nah, untuk membuat Orak-arik Pare Belut ini tentu saja perlu disiapkan Pare Belutnya dan Telur ayam, boleh juga ditambah pelengkap lain misal baso / sosis / tahu putih serta tomat.

Adapun bumbu-bumbunya : bawang putih, merica/bubuk merica, garam, gula, kaldu bubuk. Selain itu perlu disiapkan juga sedikit minyak untuk menumis bumbu, dan juga sedikit air.

Langkah Memasaknya

  1. Cuci dan siangi Pare Belut dan tomat, lalu dipotong-potong sesuai selera.
  2. Bila menggunakan bahan lain seperti baso/sosis/tahu, potong-potong sesuai selera.
  3. Telur ayam dikocok lepas, sisihkan.
  4. Bawang putih diiris tipis atau dihaluskan, lalu ditumis hingga harum.
  5. Masukkan potongan pare, ditumis sebentar lalu tambahkan sedikit air dan bumbu-bumbu.
  6. Setelah air mendidih, masukkan telur yang telah dikocok lepas, kacaukan hingga membentuk gumpalan-gumpalan.
  7. Masukkan tomat (aku lebih suka tomat masuk terakhir, tapi bila suka tomat layu, masukkan bersama pare) dan masak kembali hingga air mengering.
  8. Koreksi rasa, bila sudah pas, Orak-arik Pare Belut ini siap dihidangkan.

3. Sayur Bening Pare Belut

Jangan Bening Pare Welut

Sayur Bening Pare Belut dan Bayam

Bahan-bahan Sayur Bening Pare Belut

Untuk sajian Sayur Bening ini, Pare Belut bisa dimasak bersama sayuran daun, dan kali ini aku memilih Bayam sebagai teman Pare Belut di Sayur Bening.

Enak juga bila ditambahkan Jagung Manis atau Jagung Muda (putren). Sayangnya kemarin pas tidak ada, jadilah cuma Bayam dan Tomat saja teman Pare Belut di Sayur Bening ini..hehe..

Bumbu-bumbunya Bawang merah, Temu Kunci, Garam, Gula dan Kaldu bubuk. Air secukupnya untuk kuah. Nah..minimalis sekali, bukan? 🙂

Langkah Memasaknya

  1.  Cuci dan siangi Pare Belut, Bayam, Tomat (dan bahan pelengkap lain bila ada, misal Jagung/putren), lalu potong sesuai selera.
  2. Iris halus Bawang merah, sedangkan Temu Kunci dicuci lalu dikerik bagian kulit arinya lalu dipotong dan digeprek.
  3. Rebus air secukupnya bersama bawang merah dan Temu kunci, bila menggunakan jagung masukkan juga di awal ini.
  4. Setelah mendidih, masukkan Pare Belut, Tomat dan juga bumbu-bumbu. Terakhir masukkan bayam.
  5. Masak lagi sebentar, jangan sampai bayamnya terlalu lembek, koreksi rasa dan Sayur Bening Pare Belut siap disajikan.

4. Pare Belut Masak Santan

Sambel Goreng Pare Welut

Pare Belut Masak Santan

Bahan-bahan Pare Belut Masak Santan

Untuk Pare Belut Masak Santan ini bisa menggunakan bahan utama Pare Belut dan bahan pelengkap baso/sosis/tahu putih/telur dan Tomat. Nah kali ini kami menggunakan sosis ayam dan telur ceplok. Sedangkan untuk santannya bisa menggunakan santan segar atau santan instan.

Sahabat Lalang Ungu sering masak Sambal Goreng kah? Nah.. untuk membuat Pare Belut Masak Santan ini bumbu-bumbunya sama dengan bumbu Sambal Goreng, hanya saja kami membuat kuah santannya encer saja dan cabenya tidak seheboh saat membuat Sambal Goreng, hehe..

Bumbu-bumbunya yaitu Bawang Merah, Bawang Putih, Daun Salam, Lengkuas, Cabe Merah, Cabe Rawit bila suka, dan bumbu yang selalu ada yaitu garam, gula, kaldu bubuk. Minyak untuk menumis sedikit saja.

Langkah Memasaknya

  1. Cuci, siangi dan potong sesuai selera untuk Pare Belut, Tomat dan Cabe Merah.
  2. Potong-potong sosis ayam, sedangkan telur diceplok lalu diiris menjadi 4 bagian atau lebih.
  3. Duo bawang dan Cabe dapat diiris atau dihaluskan bersama. Kalau kami lebih suka diiris masing-masing, biar mudah disisihkan saat makan kalau tidak suka..hehe..
  4. Siapkan santan sesuai tingkat keenceran kuah yang diinginkan.
  5. Tumis bumbu yang sudah diiris/dihaluskan hingga harum, tambahkan daun salam dan lengkuas yang sudah digeprek.
  6. Tambahkan potongan sosis dan Pare Belut, oseng sebentar hingga sosis berubah warna lalu tambahkan sedikit air.
  7. Setelah air mendidih, tambahkan garam, gula dan kaldu bubuk secukupnya, juga santan yang telah disiapkan dan potongan telur ceplok.
  8. Tunggu hingga kembali mendidih, lakukan koreksi rasa. Bila dirasa sudah pas, Pare Belut Masak Santan siap dihidangkan.

5. Pare Belut Goreng Tepung

Pare Welut Goreng

Pare Belut Goreng Tepung

Pare Belut Goreng Tepung ini bisa dijadikan lauk, atau dijadikan cemilan di luar waktu makan. Kami lebih suka dijadikan cemilan sih, karena kriuk-kriuknya bikin nagih..haha..

Bahan-bahan Pare Belut Goreng Tepung

Pare Belut menjadi bahan utama sajian ini, untuk tepungnya busa menggunakan tepung serba guna atau tepung tempura instan yang banyak pilihan di pasaran. Nah, kalau tidak ada keduanya, bisa juga menggunakan campuran tepung terigu dan tepung beras (1:3) dengan ditambahkan bumbu-bumbu : garam, gula, merica bubuk, kaldu bubuk. Selain itu siapkan juga minyak untuk menggoreng.

Langkah Memasaknya

  1. Cuci dan siangi Pare Belut, potong-potong berbentuk cincin.
  2. Siapkan adonan tepung, basah (ditambah sedikit air, jangan terlalu encer) dan adonan tepung kering.
  3. Panaskan minyak pada penggorengan. Celup potongan Pare Belut ke adonan basah, lalu ke adonan kering dan masukkan ke dalam minyak goreng yang sudah benar-benar panas.
  4. Goreng hingga tepung kecoklatan, angkat dan tiriskan sebelum disajikan hangat-hangat atau angin-anginkan sebentar sebelum masuk ke wadah/kemasan untuk disimpan.

Nah Sahabat Lalang Ungu, itulah perkenalan kita dengan Pare Belut -jenis pare sayur yang tidak pahit rasanya- dan 5 variasi pengolahannya yang praktis.

5 variasi olahan Pare Belut

5 Variasi Olahan Pare Belut yang praktis, sedap dan tidak pahit

Suka Pare Belut juga? Atau punya resep andalan berbahan pare belut? Yuk bagikan di kolom komen ya.. Terima kasih..  Baca juga tulisan tentang bekebun dan tanaman di sini ya…

72 Comments

  1. Astaga ternyata ada pare belut yah, saya baru lihat. Kalau di sini gak ad kayak gitu, pare biasa aja. Biasanya dsni dinamakan paria. Tp entah knp klu orgtua yg olah jd sayur itu gak pahit juga

  2. Aku baru liat ini yang namanya pare belut. Aku pikir oyong tapi kok panjang banget. Suami termasuk yg suka pare, tapi ditumis gitu. Pare belut kayaknya lebih enyoy dimasaknya ya, gak kres kres kaya pare biasa.

  3. pare belut ini beda kan ya mba dengan oyong? Kalau lihat dalamnya jadi inget oyong, apalagi rasanya ngga pahit. aku suka masaknya jadi sayar bening biasa

  4. Wah,.. olahan parenya nampak enak. bagiku yang ngangeni adalah pahit-pahitnya pare. Istimewa

  5. Pare makanan kesukaanku, waktu kecil engga suka karena ada rasa pahitnya,.. begitu gede ee malah ketagihan pahitnya. Makasih resepanya lalang Ungu

  6. Saya belum pernah nemu pare belut di Makassar, Mbak Tanti. Andai ada mau coba masak deh. Enaknya ditumis jika tak pahit. Kalau yang pahit, di sini dimasak dengan tengahnya dikasih isian ikan atau kelapa sangrai, Mbak.

    • Mbak Tanti, saya suka juga kreasikan orak-arik dengan macam-macam. Barusan saya kreasikan dengan daun kelor, duh si tengah protes padahal adiknya tidak. Semoga kalo nemu pare belut ini bisa cocok dengan lidah dia.

  7. Saya baru tau, ada jenis pare belut. Saya taunya pare yang buat somay.

  8. Sekilas kayak oyong ya mbak, karen ditengahnya kayak ada bijinya(?) Tapi bukan ya..

    Aku masih suka paitnya pare, tapi jangan pait banget.. hihihi.. pengin coba yg digoreng tepung bisa buat cemilan

  9. Baru tahu saya pare belut ini, ternyata bentuknya beda banget dari pare yang biasanya ya, ini lebih panjang dan ternyata bisa diolah dengan beragam jenis sayur. Mantaap ya.

  10. Aku suka makan pare, gara – gara liat anak tetangga tanya ke tukang siomay ada pare nya nggak bang, ha ha ha kres kres cuma olah sendiri belum pernah aku mak tanti, beli aja kalau pengen. Ramping euy jenis ini ya

  11. Serius ya, pare yang ini nggak pahit? Aku tuh ga suka makan pare karena pahit banget. Udah diolah gimana juga masih tetap terasa pahitnya. Btw pare belut ini kayaknya ketersediaannya di pasar nggak terlalu banyak ya?

  12. Aku rada kaget liat bentukny,mirip snake hijau
    Kebetulan memang kurang suka pare sih, tapi refrensinya bisa ku share nih ke teman yang cukup suka mengolah aneka macam sayur

  13. Baru tau kalau ada pare belut. Kitain teh cuma 1 aja jenis pare tuh. Btw itu sayur pare bening kok nampak seperti oyong

  14. Iya bener banget mba taan, aku jg taunya pare itu pahiit. Jarang mau coba karena udah takut duluan, bisa jadi leh oleh kekinian itu mbakk..

  15. Kebetulan banget aku kemarin dikasih pare belut ini dari teman dan sampai sekarang belum ku masak karna bingung masaknya gimana. Thanks resepnya mba meee

  16. Ya Allah baru tahu ada pare belut… taunya belut dan pare aja, memang bentuknya mirip belut ya kurus memanjang seperti itu…. Jadi penasaran dengan rasanya nih…

  17. Serius pare belut gak pahit, kak Tanti?
    Ini salah satu menu makanan kesukaan Bapak rahimahullah. Dulu sering sekali menyarankanku untuk mengolah pare sebagai bahan makanan. Salah satunya manfaatnya agar aku gak digigit nyamuk.

    Hehhe…soalnya asli manjur, kak Tanti.
    Sehabis makan pare ((yang pahit)) nyamuk jadi gak suka.

  18. Aku baru tahu loh mba ada pare belut. Awalnya baca aku kira belut yang jenisnya mirip pare. Hahahaa. Tapi pas ihat tanamannya unik juga ya. Kayaknya pas sayur bayam bening bisa buat dampingan oyong tuh oke banget emang. Makasih informasinya ya mba jadi sumber wawasan 🙂

  19. wah ini namanya pare belut yaa. karena bentuknya mirip belut itu ya. tapi jadinya geli ya setelah tahu namanya hihihi btw saya juga suka buat pare mbak. makasih resepnya ya, jadi punya cadangan resep cara mengolah pare nih jadinya

  20. Belum pernah nyobain rasa pare belut ini. Jadi penasaran banget pengen nyicipin hehehe. Siap aku save resepnya ya mba. Makasih.

  21. Banyak yg sama, kirain Oyong, abis liat yg versi sayur bening.

    Mau juga ah, hunting Pare Belut dan nyoba semua contekan resep di atas. Penasaran lepel dewa ini si.

  22. Jeng Tanti, mtnuwun tuk resepnya. Izin tiru nggih.
    Salam hangat dan sehat

  23. Lengkap banget mba tanti, ngiler bikin juga a
    aku jarang menemui pare belut ini lho dan belum pernah makan sekali
    olahannya banyak ya

  24. Saya sudah lama bgt gak lihat/nemu tanaman Pare Belut ini, Mbak.
    Dulu di kampungku banyak warga yg menanam, tp sekarang udah jarang.

    Dan sekarang sy pun udah lupa rasanya gimana haha. Nanti klo ketemu sayuran ini, sy mau coba salah satu resepnya deh. Makasih ya mbak.

  25. Wah aku baru tau soal pare belut ini lho Mbak… ternyara kalau dikupas dalemnya mirip oyong/gambas ya? jadi kangen makan tumis pare di rumah Ibuku…

  26. Di sini kok jarang ya mba pare welut ini. Adanya yang kecil2 biasa, yang puwaiiite pol itu hehehe.. Klo ga pahit sih aku mau mba. Dimasak apa aja ya mau. Dibikin bumbu balado kayaknya enak juga tuh mba.

  27. Aq belum pernah menjumpai pare jenis ini mbaaa…. Dan baru tau juga kalau pare belut bisa dikreasikan jd sayur bening… Duh.. Jadi pengen bikin menu pare nih buat sarapan besok.

  28. Pertama kali baca langsung berpusat pada belut. Makanya pemikiranku adalah ikan. Tapi kemudian ngeh ada pare yang menyertai. Langsung kepikiran pahitnya.

    Lha lihat gambarnya kok ya kebayang gambas. Hehehe

    Anyway, aku suka pare biasa yang ditumis barengan sama udang atau tempe. Atau orak-arik pare belut kayaknya masih okelah. Hehehehe

    • haha..saat sudah disianfi benruknya memang jadi mirip oyong/gambas mba..tapi klo oyong lebih mudah mlonyoh/lembek, yg ini masih ada rasa kres2nya gitu..hehe..

      • Owalah. Iya sih. Gambas memang cepet banget mateng dan jadi benyek. Lebih nikmat kalau masih ada rasa kres-kresnya gitu emang, Kak. Pare pas si menurutku. CUma kadang nggak tahan sama rasa paitnya. Kalau pare belut kan nggak pait ya. jadi paslah menurutku.

  29. Ada ya ternyata jenis pare yang nggak pahit dan bentuknya memang unik mirip belut, ngiler lihatnya mbak masakan parenya kayaknya enak semua dan nggak susah bikinnya

  30. Baru tau kalau ada Pare Belut. Penasaran sih rasanya bakalan seperti apa, soalnya mindset di kepala udah tertanam kalau pare itu pahit . Jadi pengen nyobain

  31. Aku pernah nanem pare belut di halaman, tumbuhnya mudah bgt. Tapi syang orang2 msh asing, jd g bgtu berminat waktu aku kasih. Sdg aku gak bisa masaknya jg

  32. Aku suka makan pare dengan teri, nasi hangat betapa nikmatnya hehe. Jenis pare pun beragam ya kak. Kandungan gizi yang ada di pare pun banyak.

  33. Mbak Tanti, aku baru tahu lho ada sayur bernama pare belut ini. Selama ini aku cuman tahunya sayur bernama pare aja. Aku harus cari tau nih, apakah di Surabaya ada yang jual atau enggak..

  34. saya baru tahu ada pare yang ga pahit. biasanya denger nama pare kebayangnya bakal sepet pahit gitu hehe. variasi olahan makanannya macem-macem yaa, saya paling tertarik sama pare belut goreng tepungg!

  35. Wah parenya unik ya bisa panjang gitu. penasara juga, beneran gak pahit? Biasanya anti pare, kalo pesen somay selalu gak pakai pare.

    Makasih resep-resepnya, nanti dicoba satu-satu.

  36. Wahhh aku pas dikebun sering banget tuh ketemu itu, kirain akar pohon ternyata pare yaa.. Wahh kalau itu pare bawa pulang pasti dimasakin sama ibu sih hha, dan bisa dimasak beragam hall seperti diatas.. huu sedapnya..

  37. wah baru tahu nih saya sama pare belut ini. kayaknya di tempatku belum ada yang nanam atau jual. tapi itu pas dimasak jadi mirip oyong ya pare belutnya

  38. Pas baca judulnya aku pikir resep masakan pare dicampur belut tapi ternyata jenis pare. Pahit aja aku suka sama pare karena rasanya yang khas. Apalagi kalau ada irisan cabe. Nyummy

  39. Jujur saja saya malah baru tahu kalau itu tuh namanya Pare belut dan masuk kategori pare, kirain itu sejenis timun,

    Saya setuju banget dengan beberapa cara masak masakan berbahan pare, ditumis adalah salah satu cara terbaik untuk menikmati pare, apalagi dengan dicampur taoge akan menambah nikmat.

  40. Aku baru liat kalau ada pare belut. Rasanya sama pahit ya, mbak? Tapi kalau bisa ngolahnya pasti jadi ga pahit ya

Leave a Reply

Required fields are marked *.