“Mba, mau Pare Belut? Habis panen di kebun nih..”
“Nggak ah, aku nggak doyan pare… Pahiit..hii..”
“Eh, jangan salah mba.. Pare belut ini sama sekali nggak pahit lho!”
“Ah, masa iya? Bukannya semua pare tuh rasanya pasti pahit ya?”
“Buktikan saja. Nih, ada 2 buah Pare Belut hasil kebun KRPL, coba dimasak untuk membuktikan bahwa jenis pare yang satu ini sama sekali nggak pahit”
“OK lah kucoba.. Terima kasih parenya ya…”
***
Sahabat Lalang Ungu, apakah kalian tahu bahwa ada jenis pare yang tidak pahit? Atau apakah kalian juga mengira bahwa semua jenis pare pastilah pahit? Yuuk..kita kenalan dulu dengan Pare Belut dan 5 variasi olahannya yang praktis, sedap dan tidak pahit.
Mengenal Pare Belut

Penamaan
Ada beberapa nama yang digunakan untuk menyebut jenis pare yang tidak pahit ini, sesuai dengan daerahnya. Di daerah Sunda dikenal sebagai Paria Ular, sedangkan di daerah Jawa disebut sebagai Pare Welut, dan umumnya disebut Pare/Paria Belut. Adapun nama latinnya adalah Trichosanthes cucumerina L yang masuk dalam keluarga timun-timunan –Cucurbitaceae– dan di manca negara dikenal sebagai Snake Gourd.
Asal-usul dan Karakteristik
Konon berasal dari India, namun sudah menyebar di banyak negara Asia yang beriklim tropis termasuk di Indonesia.
Pohonnya berbentuk herba merambat sebagaimana tanaman timun, labu ataupun pare lainnya, bisa mencapai panjang/ketinggian hingga 3 m lebih.
Yang menjadi ciri khasnya adalah bentuk buahnya silindris memanjang, dengan kulit berwarna hijau muda keabuan dengan alur-alur putih. Mirip ular / belut, mungkin dari sinilah dia mendapatkan sebutannya.. Hehe..

Buah-buahnya menggantung/menjuntai ke bawah, dengan lingkar buah 4-8 cm dan panjang buah bisa mencapai 60-90 cm bahkan bisa lebih. Itu sebabnya, pohon Pare Belut ini memerlukan penopang (anjang-anjang, Bhs Jawa) yang cukup tinggi dan kokoh.
Kandungan Gizi dan Manfaatnya
Sebagaimana jenis buah dan sayuran lainnya, Pare Belut merupakan sumber vitamin bagi kita. Vitamin A, B dan C terkandung dalam buah ini. Selain itu, terdapat pula kandungan mineral a.l Yodium, Fosfor, Mangan, Zat Besi, Kalsium dan Magnesium.
Dengan kandungan vitamin dan mineral ini, tentu saja jenis sayur ini sangat baik untuk kita konsumsi, bukan?
Selain itu, pare juga dikenal sebagai tanaman obat, yaitu untuk mengatasi sembelit, mengobati malaria, diabetes, dll. Untuk info lebih lengkapnya silakan gugling saja ya teman-teman 🙂
5 Resep Praktis dan Sedap Olahan Pare Belut
Pada ilustrasi percakapan yang membuka tulisan ini sudah kita sebutkan bahwa Pare Belut ini adalah jenis pare yang daging buahnya sama sekali tidak terasa pahit, oleh karena itu sangat cocok untuk diolah menjadi masakan.
Nah, kali ini akan kutuliskan 5 resep olahan Pare Belut yang praktis pembuatannya dan rasanya pun sedaaap.. Ini dia kelima resep tersebut:
1. Tumis Pare Belut

Bahan-bahan Tumis Pare Belut
Untuk membuat tumis / oseng-oseng ini, Pare Belut dapat ‘ditemani’ baso / sosis / tahu / tempe, dan kali ini aku menggunakan crabstick.
Selain Pare Belut dan crabstick, bahan yang dibutuhkan adalah tomat, cabe merah/hijau, dan bumbu-bumbu yaitu bawang merah, bawang putih, daun salam, lengkuas, garam, gula, kaldu bubuk, kecap dan saus tiram. Sedikit air dan minyak untuk menumis juga perlu disiapkan.
Langkah Memasaknya
- Siangi Pare Belut : Cuci, lalu bagian kulitnya dikerok sehingga bagian kulit terluar (putih keabuan) hilang. Lalu dipotong-potong sesuai selera.
- Cuci dan potong-potong tomat, cabe, daun salam dan lengkuas, juga iris tipis duo bawangnya.
- Crabstick (atau bahan pelengkap lainnya) dipotong-potong juga sesuai selera.
- Tumis irisan duo bawang hingga harum, lalu masukkan daun salam, lengkuas, cabe dan Pare Belut yang sudah dipotong-potong, oseng hingga pare agak layu lalu tambahkan sedikit air.
- Setelah mendidih, masukkan potongan tomat dan bumbu-bumbu lain (garam, gula pasir, kaldu bubuk, kecap, saus tiram).
- Masak hingga air menyusut, koreksi rasa dan Tumis Pare Belut siap dihidangkan.
2. Orak-arik Pare Belut

Bahan-bahan Orak-arik Pare Belut
Nah, untuk membuat Orak-arik Pare Belut ini tentu saja perlu disiapkan Pare Belutnya dan Telur ayam, boleh juga ditambah pelengkap lain misal baso / sosis / tahu putih serta tomat.
Adapun bumbu-bumbunya : bawang putih, merica/bubuk merica, garam, gula, kaldu bubuk. Selain itu perlu disiapkan juga sedikit minyak untuk menumis bumbu, dan juga sedikit air.
Langkah Memasaknya
- Cuci dan siangi Pare Belut dan tomat, lalu dipotong-potong sesuai selera.
- Bila menggunakan bahan lain seperti baso/sosis/tahu, potong-potong sesuai selera.
- Telur ayam dikocok lepas, sisihkan.
- Bawang putih diiris tipis atau dihaluskan, lalu ditumis hingga harum.
- Masukkan potongan pare, ditumis sebentar lalu tambahkan sedikit air dan bumbu-bumbu.
- Setelah air mendidih, masukkan telur yang telah dikocok lepas, kacaukan hingga membentuk gumpalan-gumpalan.
- Masukkan tomat (aku lebih suka tomat masuk terakhir, tapi bila suka tomat layu, masukkan bersama pare) dan masak kembali hingga air mengering.
- Koreksi rasa, bila sudah pas, Orak-arik Pare Belut ini siap dihidangkan.
3. Sayur Bening Pare Belut

Bahan-bahan Sayur Bening Pare Belut
Untuk sajian Sayur Bening ini, Pare Belut bisa dimasak bersama sayuran daun, dan kali ini aku memilih Bayam sebagai teman Pare Belut di Sayur Bening.
Enak juga bila ditambahkan Jagung Manis atau Jagung Muda (putren). Sayangnya kemarin pas tidak ada, jadilah cuma Bayam dan Tomat saja teman Pare Belut di Sayur Bening ini..hehe..
Bumbu-bumbunya Bawang merah, Temu Kunci, Garam, Gula dan Kaldu bubuk. Air secukupnya untuk kuah. Nah..minimalis sekali, bukan? 🙂
Langkah Memasaknya
- Cuci dan siangi Pare Belut, Bayam, Tomat (dan bahan pelengkap lain bila ada, misal Jagung/putren), lalu potong sesuai selera.
- Iris halus Bawang merah, sedangkan Temu Kunci dicuci lalu dikerik bagian kulit arinya lalu dipotong dan digeprek.
- Rebus air secukupnya bersama bawang merah dan Temu kunci, bila menggunakan jagung masukkan juga di awal ini.
- Setelah mendidih, masukkan Pare Belut, Tomat dan juga bumbu-bumbu. Terakhir masukkan bayam.
- Masak lagi sebentar, jangan sampai bayamnya terlalu lembek, koreksi rasa dan Sayur Bening Pare Belut siap disajikan.
4. Pare Belut Masak Santan

Bahan-bahan Pare Belut Masak Santan
Untuk Pare Belut Masak Santan ini bisa menggunakan bahan utama Pare Belut dan bahan pelengkap baso/sosis/tahu putih/telur dan Tomat. Nah kali ini kami menggunakan sosis ayam dan telur ceplok. Sedangkan untuk santannya bisa menggunakan santan segar atau santan instan.
Sahabat Lalang Ungu sering masak Sambal Goreng kah? Nah.. untuk membuat Pare Belut Masak Santan ini bumbu-bumbunya sama dengan bumbu Sambal Goreng, hanya saja kami membuat kuah santannya encer saja dan cabenya tidak seheboh saat membuat Sambal Goreng, hehe..
Bumbu-bumbunya yaitu Bawang Merah, Bawang Putih, Daun Salam, Lengkuas, Cabe Merah, Cabe Rawit bila suka, dan bumbu yang selalu ada yaitu garam, gula, kaldu bubuk. Minyak untuk menumis sedikit saja.
Langkah Memasaknya
- Cuci, siangi dan potong sesuai selera untuk Pare Belut, Tomat dan Cabe Merah.
- Potong-potong sosis ayam, sedangkan telur diceplok lalu diiris menjadi 4 bagian atau lebih.
- Duo bawang dan Cabe dapat diiris atau dihaluskan bersama. Kalau kami lebih suka diiris masing-masing, biar mudah disisihkan saat makan kalau tidak suka..hehe..
- Siapkan santan sesuai tingkat keenceran kuah yang diinginkan.
- Tumis bumbu yang sudah diiris/dihaluskan hingga harum, tambahkan daun salam dan lengkuas yang sudah digeprek.
- Tambahkan potongan sosis dan Pare Belut, oseng sebentar hingga sosis berubah warna lalu tambahkan sedikit air.
- Setelah air mendidih, tambahkan garam, gula dan kaldu bubuk secukupnya, juga santan yang telah disiapkan dan potongan telur ceplok.
- Tunggu hingga kembali mendidih, lakukan koreksi rasa. Bila dirasa sudah pas, Pare Belut Masak Santan siap dihidangkan.
5. Pare Belut Goreng Tepung

Pare Belut Goreng Tepung ini bisa dijadikan lauk, atau dijadikan cemilan di luar waktu makan. Kami lebih suka dijadikan cemilan sih, karena kriuk-kriuknya bikin nagih..haha..
Bahan-bahan Pare Belut Goreng Tepung
Pare Belut menjadi bahan utama sajian ini, untuk tepungnya busa menggunakan tepung serba guna atau tepung tempura instan yang banyak pilihan di pasaran. Nah, kalau tidak ada keduanya, bisa juga menggunakan campuran tepung terigu dan tepung beras (1:3) dengan ditambahkan bumbu-bumbu : garam, gula, merica bubuk, kaldu bubuk. Selain itu siapkan juga minyak untuk menggoreng.
Langkah Memasaknya
- Cuci dan siangi Pare Belut, potong-potong berbentuk cincin.
- Siapkan adonan tepung, basah (ditambah sedikit air, jangan terlalu encer) dan adonan tepung kering.
- Panaskan minyak pada penggorengan. Celup potongan Pare Belut ke adonan basah, lalu ke adonan kering dan masukkan ke dalam minyak goreng yang sudah benar-benar panas.
- Goreng hingga tepung kecoklatan, angkat dan tiriskan sebelum disajikan hangat-hangat atau angin-anginkan sebentar sebelum masuk ke wadah/kemasan untuk disimpan.
Nah Sahabat Lalang Ungu, itulah perkenalan kita dengan Pare Belut -jenis pare sayur yang tidak pahit rasanya- dan 5 variasi pengolahannya yang praktis.

Suka Pare Belut juga? Atau punya resep andalan berbahan pare belut? Yuk bagikan di kolom komen ya.. Terima kasih.. Baca juga tulisan tentang bekebun dan tanaman di sini ya…
Belum pernah nyobain rasa pare belut ini. Jadi penasaran banget pengen nyicipin hehehe. Siap aku save resepnya ya mba. Makasih.
yuk mba..dicobain..
wah ini namanya pare belut yaa. karena bentuknya mirip belut itu ya. tapi jadinya geli ya setelah tahu namanya hihihi btw saya juga suka buat pare mbak. makasih resepnya ya, jadi punya cadangan resep cara mengolah pare nih jadinya
jangan diingat-ingat namanya klo geli mba..hehe..
Aku baru tahu loh mba ada pare belut. Awalnya baca aku kira belut yang jenisnya mirip pare. Hahahaa. Tapi pas ihat tanamannya unik juga ya. Kayaknya pas sayur bayam bening bisa buat dampingan oyong tuh oke banget emang. Makasih informasinya ya mba jadi sumber wawasan 🙂
iya mba..di sayur bening mirip sama oyong..hehe..
Serius pare belut gak pahit, kak Tanti?
Ini salah satu menu makanan kesukaan Bapak rahimahullah. Dulu sering sekali menyarankanku untuk mengolah pare sebagai bahan makanan. Salah satunya manfaatnya agar aku gak digigit nyamuk.
Hehhe…soalnya asli manjur, kak Tanti.
Sehabis makan pare ((yang pahit)) nyamuk jadi gak suka.
Jenis pare yg satu ini asli nggak pahit,Teh..
Oh iya, kka Tanti…aku tu takutnya..pahit sama tidaknya seseorang itu relatif.
Soalnya ambang batas pahit Bapak rahimahullah sangat tinggi.
Pesen di emang belanjaan buat cobain masak pare belut ah..
iya dicoba duli dikit..hehe..
Ya Allah baru tahu ada pare belut… taunya belut dan pare aja, memang bentuknya mirip belut ya kurus memanjang seperti itu…. Jadi penasaran dengan rasanya nih…
Rasanya mirip oyong tapi da krenyes2nya haha..
Kebetulan banget aku kemarin dikasih pare belut ini dari teman dan sampai sekarang belum ku masak karna bingung masaknya gimana. Thanks resepnya mba meee
yuk mba dicobain..
Iya bener banget mba taan, aku jg taunya pare itu pahiit. Jarang mau coba karena udah takut duluan, bisa jadi leh oleh kekinian itu mbakk..
klo pengen pare nggak pahit, cari yg jenis ini Ca..
Baru tau kalau ada pare belut. Kitain teh cuma 1 aja jenis pare tuh. Btw itu sayur pare bening kok nampak seperti oyong
Aku rada kaget liat bentukny,mirip snake hijau
Kebetulan memang kurang suka pare sih, tapi refrensinya bisa ku share nih ke teman yang cukup suka mengolah aneka macam sayur
Serius ya, pare yang ini nggak pahit? Aku tuh ga suka makan pare karena pahit banget. Udah diolah gimana juga masih tetap terasa pahitnya. Btw pare belut ini kayaknya ketersediaannya di pasar nggak terlalu banyak ya?
Aku suka makan pare, gara – gara liat anak tetangga tanya ke tukang siomay ada pare nya nggak bang, ha ha ha kres kres cuma olah sendiri belum pernah aku mak tanti, beli aja kalau pengen. Ramping euy jenis ini ya
Baru tahu saya pare belut ini, ternyata bentuknya beda banget dari pare yang biasanya ya, ini lebih panjang dan ternyata bisa diolah dengan beragam jenis sayur. Mantaap ya.
Sekilas kayak oyong ya mbak, karen ditengahnya kayak ada bijinya(?) Tapi bukan ya..
Aku masih suka paitnya pare, tapi jangan pait banget.. hihihi.. pengin coba yg digoreng tepung bisa buat cemilan
Saya baru tau, ada jenis pare belut. Saya taunya pare yang buat somay.
Saya belum pernah nemu pare belut di Makassar, Mbak Tanti. Andai ada mau coba masak deh. Enaknya ditumis jika tak pahit. Kalau yang pahit, di sini dimasak dengan tengahnya dikasih isian ikan atau kelapa sangrai, Mbak.
Mbak Tanti, saya suka juga kreasikan orak-arik dengan macam-macam. Barusan saya kreasikan dengan daun kelor, duh si tengah protes padahal adiknya tidak. Semoga kalo nemu pare belut ini bisa cocok dengan lidah dia.
Pare makanan kesukaanku, waktu kecil engga suka karena ada rasa pahitnya,.. begitu gede ee malah ketagihan pahitnya. Makasih resepanya lalang Ungu
Wah,.. olahan parenya nampak enak. bagiku yang ngangeni adalah pahit-pahitnya pare. Istimewa
pare belut ini beda kan ya mba dengan oyong? Kalau lihat dalamnya jadi inget oyong, apalagi rasanya ngga pahit. aku suka masaknya jadi sayar bening biasa
Aku baru liat ini yang namanya pare belut. Aku pikir oyong tapi kok panjang banget. Suami termasuk yg suka pare, tapi ditumis gitu. Pare belut kayaknya lebih enyoy dimasaknya ya, gak kres kres kaya pare biasa.
Astaga ternyata ada pare belut yah, saya baru lihat. Kalau di sini gak ad kayak gitu, pare biasa aja. Biasanya dsni dinamakan paria. Tp entah knp klu orgtua yg olah jd sayur itu gak pahit juga