Kangen Jajanan Tradisional? Yuuk, ke Minggon Jatinan Batang

Lalang Ungu. Hai teman, adakah yang sedang kangen jajanan tradisional? Yuuk, ke Minggon Jatinan Batang saja… Eh, sudah tahu kan apa itu Minggon Jatinan?

Dari kedua kata yang membentuk nama ini, kita bisa mengetahui apa sebenarnya maksudnya. Minggon berasal dari kata Minggu yang merupakan waktu pelaksanaannya dan Jatinan menandakan lokasinya, yaitu di hutan Jati. Ya, Minggon Jatinan adalah semacam pasar jajan yang diselenggarakan setiap hari Minggu, berlokasi di Hutan Kota Rajawali Batang.

Lokasi Minggon Jatinan batang
Hutan kota Rajawali Batang – lokasi Minggon Jatinan (Foto : koleksi pribadi)

Minggon Jatinan ini pertama kali diresmikan kegiatannya pada tanggal 22 April 2018 yang lalu, oleh Bapak Bupati Batang, Wihaji. Sebagai salah satu program untuk mendukung Visit to Batang 2022, diselenggarakannya kegiatan rutin mingguan ini adalah sebagai upaya melestarikan kuliner tradisional, sekaligus sebagai upaya pembinaan UMKM Kab. Batang. Continue reading “Kangen Jajanan Tradisional? Yuuk, ke Minggon Jatinan Batang”

Barteh, Sang Primadona saat Ramadhan di Pekalongan

Lalang Ungu. Barteh, Sang Primadona saat Ramadhan di Pekalongan. Eh, adakah yang belum tahu seperti apakah penampilan Barteh itu? Ni dia penampakannya..

buah barteh

Lho.. itu kan Timun Suri?

Hehe..rupanya memang buah yang termasuk keluarga labu-labuan (cucurbitae) ini mempunyai beberapa nama alias. Di daerah lain mungkin banyak yang mengenalnya sebagai Mentimun suri, Timun suri atau Timun betik.

Akupun dulu lebih akrab mengenalnya dengan nama Timun suri. Mengenal nama Barteh ini saat aku mulai menjadi penduduk Kota Pekalongan. Waktu itu seorang teman mengajakku mencari buah Barteh untuk bahan pembuatan minuman segar dalam salah satu pertemuan yang akan kami adakan. Aku mengiyakan ajakannya sambil bertanya-tanya dalam hati..buah apa pula itu?

Sesampainya kami di Pasar Sentiling, temanku dengan langkah pasti menuju ke dalam bagian penjual buah-buahan, milang-miling sejenak lalu mantap menuju ke ujung..tempat seorang ibu sepuh menggelar dagangan di depannya…yaitu Timun suri! Nah baru lah aku ngeh kalau Barteh adalah sebutan bagi Timun suri oleh warga Pekalongan dan sekitarnya.. ☺ Continue reading “Barteh, Sang Primadona saat Ramadhan di Pekalongan”

Pembuatan Kue Apem dan Pasung untuk Ruwahan

Lalang Ungu.  Hai, salam jumpa lagi sahabat… Saat ini kita sudah di Bulan Sya’ban ya, Ramadhan tinggal menghitung hari lagi… Oya, di akhir pekan terakhir bulan April ini aku mudik ke Semarang, untuk berkumpul bersama keluarga dan melaksanakan tradisi menjelang Ramadhan di keluarga kami.

Ruwahan, nyadran dan padusan adalah beberapa tradisi ataupun kebiasaan masyarakat Jawa dalam menyambut bulan Ramadhan, selain tentunya persiapan fisik dan mental bagi masing-masing kami. Beberapa waktu lalu sudah pernah kutuliskan tentang nyadran dan padusan ya, nah kali ini akan kutuliskan mengenai pembuatan Kue Apem dan Kue Pasung untuk hantaran / bancakan Ruwahan.

Hantaran Ruwahan / Apeman
Hantaran / Bancakan Ruwahan

Continue reading “Pembuatan Kue Apem dan Pasung untuk Ruwahan”

Berkunjung ke DEWI SAMBI (2) : Pasar Tiban Duit Batok

Lalang Ungu. Hai..haii… Apa kabar, teman? Tetap sehat dan bahagia, bukan?Tak terasa sudah pertengahan minggu, sebentar lagi weekend..horeee… 😄

Oya, kali ini aku akan meneruskan cerita tentang jalan-jalan kami beberapa waktu lalu ke Dewi Sambi alias Desa Wisata Samiran Boyolali. Jam tubuhku mengisyaratkan waktu sarapan telah lewat ketika kami pulang dari Gancik Hills Top pagi itu, perut keroncongan adalah salah satu tandanya, hehe..

Syukurlah, ternyata mobil ‘pajero’ yang kami tumpangi kembali menuju Sekretariat Dewi Sambi melaju dengan mantab menuruni jalan berliku itu dan tak lama kemudian berhenti di salah satu pertigaan di Desa Samiran. Lho, kenapa kami tidak berhenti di Sekretariat? Dan, ada keramaian apa di depan sana??

Keramaian di Desa Samiran di akhir pekan itu…

Continue reading “Berkunjung ke DEWI SAMBI (2) : Pasar Tiban Duit Batok”

Masakan favorit saat Ramadhan

Hai… Pa kabar, teman-teman..?

Alhamdulillah kita sudah berjumpa kembali dengan Bulan Ramadhan, bulan suci yang tentunya dinanti-nanti oleh kaum muslimin. Selamat menunaikan ibadah di Bulan Ramadhan bagi teman-teman yang menjalankannya yaa…

Ramadhan memang terasa istimewa, baik suasananya..maupun aneka makanan yang disajikan di rumah-rumah kaum muslim. Mungkin bahkan ada menu-menu khusus yang hanya hadir di kala Ramadhan saja.

Bagaimana di rumah kami?

Hm, mungkin agak berbeda dengan yang lainnya, di rumah kami memang tidak ada menu khusus selama Bulan Ramadhan ini.  Semua yang terhidang di bulan ini bisa juga terhidang di luar bulan Ramadhan, baik itu menu takjil, menu berbuka ataupun menu sahurnya.

Kenapa begitu? Entahlah, mungkin karena kebiasaan saja di rumah kami. Bukan berarti tak menghormati bulan suci lho yaa… Luar biasanya bulan Ramadhan adalah bahkan menu biasa terasa istimewa disantap di bulan ini. Mungkin lebih ke suasananya ya?

Nah, kalau ada yang bertanya apa menu favorit di bulan Ramadhan, jadi agak mikir juga ya..hehe.. Mungkin kata favorit di sini kuterjemahkan saja jadi yang sering muncul ya? 🙂 Continue reading “Masakan favorit saat Ramadhan”

Food Market Pekalongan : tempat makan rame-rame

photogrid_1486300386490
Foto by Cii Yuniaty

Kulineran di Kota Pekalongan, saat ini semakin banyak pilihannya. Mau mencicipi makanan khas Pekalongan, makanan khas berbagai daerah sampai ke menu ala negara barat, banyak tersedia. Selain pilihan menu yang beragam, jenis tempat makannya pun ada beragam. Mulai warungan, cafe hingga resto banyak tersedia, tinggal pilih saja sesuai selera.. 🙂 Continue reading “Food Market Pekalongan : tempat makan rame-rame”

Balon Raksasa & Lopis Ageng ciri Syawalan di Kota Pekalongan

Lebaran telah berlalu, bulan Syawal telah memasuki pekan ke-2.  Namun kemeriahan belum lagi usai, di beberapa daerah, bahkan acara Syawalan ataupun bada kupat  tak kalah meriah sebagai rangkaian perayaan Lebaran itu sendiri.

Salah satu daerah yang merayakan momen Syawalan dengan meriah adalah di Pekalongan, baik di Kota maupun Kabupaten Pekalongan.

Jumat pagi tanggal 8 Syawal 1436 H atau 24 Juli 2015 yang lalu, terasa benar kemeriahan perayaan Syawalan di Kota Pekalongan.  Sejak sekitar jam 6 pagi, suara-suara petasan besar terdengar bersahut-sahutan, namun arahnya dari atas. Ya, pagi itu banyak warga yang keluar rumah dan mendongakkan kepalanya menikmati balon-balon raksasa yang bertebangan di langit Pekalongan, dan sesekali mengeluarkan suara menggelegar ketika petasan yang dibawa balon-balon itu meletus di atas.

Balon raksasa menari-nari di langit Kota Pekalongan
Balon raksasa menari-nari di langit Kota Pekalongan

Continue reading “Balon Raksasa & Lopis Ageng ciri Syawalan di Kota Pekalongan”

Sepasang Mata Bola : kukis favorit keluarga kami

Haai… selamat Lebaran, teman… maaf lahir batin yaa…

Lebaran sudah berlalu … apa kabar toples-toples kue kering di rumah? hehe …

Lebaran dan kukis / kue kering memang dua kata yang sering disandingkan dalam satu kalimat.  Menjelang lebaran, ibu-ibu ataupun calon ibu sibuk menyediakan aneka kukis sebagai pelengkap hidangan keluarga masing-masing. Ada yang membuat sendiri, ada pula yang membeli jadi. Pokoknya macam-macam usahanya, dan macam-macam pula jenis kue nya ya… Tentunya disesuaikan dengan kesukaan masing-masing anggota keluarga.

Begitupun di keluarga kami, tak ketinggalan menyiapkan aneka kukis kesukaan ini. Beruntung ada adik yang jago masak, sehingga pengadaan kue kering ini sama sekali tak terkendala. Tinggal pesan saja apa jenisnya & berapa banyak…  Alhamdulillah pokoknya mah 🙂

Mau tahu kukis favorit di keluarga kami? Continue reading “Sepasang Mata Bola : kukis favorit keluarga kami”

Membuat Apem dan Pasung untuk Megengan Ruwahan

Apem & Pasung dalam Megengan Ruwahan
Apem & Pasung dalam Megengan Ruwahan

Ruwah adalah urutan bulan ketujuh dalam penanggalan Jawa, yang bertepatan dengan Bulan Sya’ban pada Tahun Hijriah. Pada bulan sebelum bulan puasa ini, dalam lingkungan masyarakat Jawa biasanya diadakan tradisi Ruwahan.

Di beberapa daerah, tradisi yang berlangsung sekitar 10 hari sebelum bulan Puasa ini terdiri dari beberapa ritual antara lain kenduren (selamatan) & megengan (hantaran makanan), bersih-bersih area makam, nyadran dan diakhiri dengan ritual padusan sehari sebelum puasa. Intinya, tradisi ruwahan ini adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan bentuk penyucian diri sebelum memasuki Bulan Ramadhan. Continue reading “Membuat Apem dan Pasung untuk Megengan Ruwahan”

Makan Kluban a la Pekalongan

Kluban atau kuluban, rasanya bukan kosa kata yang asing bagi kita, terutama yang bermukim di Jawa, lebih khusus lagi Jawa Tengah dan Jawa Timur.  Sajian yang terdiri dari rebusan sayuran ( biasanya terdiri dari Kacang panjang, Taoge, Kol, Bayam atau Kangkung ) yang diurap dengan parutan kelapa muda berbumbu kencur dan mboksiyah alias Lombok ( cabai ) – terasi – uyah ( garam ) atau yang seringkali disebut juga sebagai Sayur Urap itu mungkin sudah akrab di lidah kita, bukan ?

Klubanan, gudhangan atau urapan ini juga seringkali kita temukan pula sebagai pelengkap Nasi Tumpeng, bersama dengan tahu / tempe bacem, ayam goreng / ingkung, telur rebus dan ikan asin. Hmmm…. nyamleng tenan 🙂

Nah, di Pekalongan juga dikenal masakan kluban ini. Namun berbeda dengan beberapa daerah lain yang biasanya mengkonsumsi kluban secara garingan artinya sebagai sayur tanpa kuah, orang Pekalongan mempunyai cara berbeda dalam mengkonsumsi Kluban ini. Continue reading “Makan Kluban a la Pekalongan”