LALANG UNGU

ruang ekspresi sepotong hati

Festival Balon Udara Tambat : Nguri-uri Tradisi Tanpa Melanggar Regulasi

| 76 Comments

Balon udara yg ditambatkan

Festival Balon Udara Tambat : nguri-uri tradisi tanpa melanggar regulasi

Festival Balon Udara Tambat : Nguri-uri Tradisi Tanpa Melanggar Regulasi. Salam Jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Apa kabar? Memasuki 10 hari terakhir Ramadhan kali ini, semoga tetap semangat ya…

Lebaran sebentar lagi, pasti sudah banyak yang tak sabar menanti, bukan? Ya, lebaran dengan segala macam tradisinya memang selalu dinanti-nanti kehadirannya oleh kaum muslim khususnya dan juga masyarakat umum. Mudik, adalah tradisi yang erat kaitannya dengan lebaran…dan tradisi lain yang juga tak dapat dipisahkan dari suasana lebaran adalah perayaan Syawalan -sepekan setelah lebaran- dengan segala tradisi yang memeriahkannya.

Di Pekalongan dan sekitarnya, perayaan syawalan ini tak kalah ramainya dengan saat lebaran tiba. Selain tradisi pembuatan dan pemotongan Lopis Raksasa di Kel Krapyak Kota Pekalongan, yang menjadikan suasana syawalan unik adalah adanya tradisi penerbangan balon udara. Biasanya, sejak pagi-pagi di hari ke-7 setelah Lebaran, langit Pekalongan akan bertaburan balon-balon udara yang dilepaskan oleh masyarakat. Suara dentuman juga lamat-lamat terdengar saat petasan besar yang digantungkan pada balon-balon itu meledak di udara…

Indah..namun sekaligus menakutkan juga. Bagaimana bila balon berpetasan itu menjatuhi pemukiman / jalan raya yang padat? Tidak jarang pula ada berita jatuhnya korban karena petasan meledak sebelum balon mengudara alias gagal terbang… Duuh miriis..

Belum lagi, kondisi itu juga bertentangan dengan regulasi yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah yaitu Peraturan Menteri Perhubungan RI No PM 40 Th 2018 tentang Ketentuan Penggunaan Balon Udara pada kegiatan Budaya Masyarakat. Peraturan pemerintah ini diterbitkan antara lain karena adanya potensi bahaya balon udara, bagi penerbangan maupun bagi keamanan/ketertiban/keselamatan masyarakat.

Lalu…haruskah tradisi itu dihilangkan sama sekali?

Tidak. Melarang  / menghapus tradisi itu bukanlah solusi yang tepat. Yang terbaik adalah tetap melestarikan tradisi, namun diupayakan sedemikian rupa agar tetap aman dan sesuai regulasi.

Pemerintah Kota Pekalongan berusaha agar tradisi masyarakat tersebut tetap lestari, namun dalam bentuk yang sesuai dengan regulasi yang ada. Festival Balon Udara tambat adalah jawabannya. Bekerjasama dengan AirNav Indonesia, tahun 2019 ini merupakan tahun kedua pelaksanaan festival ini.

Baca juga : Java Baloon Festival Pekalongan 2018, solusi lestarikan tradisi

JBFP2018 Kuripan Pekalongan

Balon-balon raksasa berlatarkan langit pagi

Pekalongan Java Traditional Baloon Festival 2019 rencananya akan digelar pada tanggal 12 Juni 2019 di Stadion Hoegeng Kota Pekalongan, mulai jam 05.00 pagi.. Wiih…subuh-subuh menikmati warna-warni balon udara pastinya asyiiik…

Ohya, tahun ini Pemkot Pekalongan tidak hanya bekerjasama dengan AirNav Indonesia namun juga dengan Komunitas Sedulur Balon Pekalongan. Dan ada banyak hadiah yang dapat diperebutkan di festival ini, total Rp.70.000.000,- beserta beragam door prize dan juga ada pesta rakyat! Uhuuy…mantuuuul byangeet kaan

Nah… Bagi anak-anak muda yang biasanya sembunyi-sembunyi membuat dan menerbangkan balon udara ilegal, kenapa tidak ikut festival ini saja? Buktikan kreativitasmu dan berkompetisilah menjadi yang terbaik di festival ini.

Bagi masyarakat Pekalongan dan sekitarnya, atau pemudik yang akan melewati Kota Pekalongan pada tanggal 12 Juni…siap-siap mampir ke Stadion Hoegeng Kota Pekalongan ya… Nggak akan menyesal deh..menikmati acara seru ini!! Yuuk…agendakan ya…

76 Comments

  1. bagus bagus itu balonnya, hebat Indonesia khususnya Pekalongan, masih menjaga budaya yang unik ini. Seumur2 kayaknya aku belum liat festival balon udara deh, hehe

  2. Wah pas masih liburan lebaran ya? Bisa ajak anak untuk datang menyaksikan nih. Jarang jarang lho di negara kita ada acara seperti di Turki ini hehehe…

  3. Di kampung halamannya suami (Parakan-Temanggung), juga ada mbak tradisi menerbangkan balon udara, tapi lebaran pertama, setelah sholat Ied.

    • Oh ya, saya pernah baca juga tentang tradisi ini di Temanggung. Mydah2an bisa menikmati juga kapan2..

  4. Seru bgt ya liat warna-warni balon di udara. Itu lopis raksasanya kayak aapaaaa…

  5. bagus ya bolannya, kayaknya kapan-kapan perlu ngajak anak biar lihat langsung, sekalian jalan-jalan ke pekalongan hehehe

  6. Pas acara syawalan ya ni mbak? Ngajakin anak2 pasti seneng banget deh mereka

    • Iya..pas Syawalan. Ke PKL nginep dulu ya..karena acara ini mulai j 5 pagi (th kmrn jam 7an sudah dikukuti balon nya..hehe)

  7. Wah bagus ni mbak, sekalian dijadikan festival dan kerjasama dengan AirNav jadi terjamin amannya..seru..

  8. Baru tahu kalau di Pekalongan ada tradisi seperti ini, unik banget..di Ungaran baru aja ada festival lampion pas ultah Kab. Semarang

  9. Sayangnya aku ke Pekalongan justru tanggal 30 Mei besok mbak. Tanggal 12 Juni bisa nggak ya khusus kesana demi nonton festival balon udara, semoga bisa

  10. bakalan keren ini

  11. motif balonnya unik sekali, kemarin baru baca soal sejarah pekalongan dan usianya yang ternyata sudah lama sekali ya mba. Pantesan disana kental banget dengan budaya adat dan tradisinya.

    • Kalau usianya, dihitung dari tanggal pemisahan wilayah kota dari kab Pekalongan di zaman Belanda mba..jadi sudah tuaaa…hehe..

  12. Aku lihat nih beritanya di televisi, memang harus ada regulasi khusus ya.. tau dimana tempat tempat yang diperbolehkan dan mana tempat yang ngga boleh.. aku pribadi sih suka liatnya dan bagus untuk dilestarikan

    • Menurutku, dengan ditambat begini, bentuk dan motif balonnya lebih bisa dinikmati mba.. dan insya Allah akan bagi semua pihak

  13. Ini hiburan sehabis lebaran dan masih dalam musim liburan, pastinya ramai banget dan seru ditonton. Sayang jauh, ya. Di sini mah gak ada festival demikian.
    Bagi saya acara festival tetap harus mengedepankan keamanan. Petasan adalah hal yang bikin saya takut.
    Semoga acaranya sukses, ya.

  14. Kayaknya aku belum pernah lihat balon udara langsung deh. Hihihi. DUh itu hadiahnya ngiler banget mba, Asiknya ada tradisi ini

  15. Mba, berarti itu balonnya masih tertambat gitu kah maksudnya? Agar tidak berbahaya untuk penerbangan.

    • Ya betul. Ada syarat balon HARUS tertambat dengan ketinggian tertentu, minimal dengan 3 tali, agar aman bagi penerbangan

  16. Di pekalongan ada krapyak juga sama kaya di jogja ya mba. Btw tanggal 12 juni bagus nih kesini ada festival balon raksasa

  17. Pekalongan banyak event seru yaaa. Itu balonnya ga ada yg bisa dinaiki beberapa orang ky yang di luar negeri ya, Turki kalo ga salah.

  18. aih aku kemana aja ya mba baru tahu ada festival balon udara cem begini keren yah sebagai pemanasan sebelum ke Turki y mba liatin dulu balon udara ini 😀

  19. Ya lord, acaranya seru bingit, ada pelepasan balon raksasa juga. Tadi kupikir itu balon udara yang bisa dipakai buat orang.

  20. Lalu solusinya…si balon udaranya diikat kah?
    Cantik-cantik yaa…
    Berasa ada di luar negeri…

    Ada balon udara yang boleh di naikin?

  21. Sejak tahun lalu udah penasaran sama festival balon udara ini…sayang tahun lalu pas mudik. Mudah2an tahun ini bisa dtg

  22. Menurutku kalau tradisi lebih banyak madharatnya bahkan membahayakan perlu ditinjau ulang. Jangan sampai atas nama pelestarian budaya jadi menomorduakan keselamatan masyarakat yang lain.

  23. Saya masih penasaran, bagaimana caranya tradisi ini tetap berlanjut tanpa melanggar regulasi. Kayaknya harus menunggu sampai tanggal 12 Juni untuk tahu seperti apa acaranya, ya

  24. Wow festival balon udara menyenangkan ya mbak, unik lihat berbagai warna-warni balon besar. Tapi memang harus kembali diperhatikan keselamatan dan mungkin arus lalu lintas udara ya mbak.

  25. Wahhh..jadi bayangin ada di Cappadocia,ga usah jauh2 ternyata di pekalonga jg ada.
    Asyik nij…mudah2an bisa mampir kesana dihari H.

  26. Aku jadi teringat Kapadokya Mbaa.. tapi itu motif balon udaranya cantik banget ya, aku jadi penasaran pengen lihat balon udara yang banyak gitu di Indonesia hihi

  27. Dulu tuh di Surabaya pernah ada tapi entah sekarang kok nggak ada lagi.
    Padahal bagus jadi media edukasi anak.

  28. temenku kemarin 4 orang masuk RS kena luka bakar 75% gara gara ledakan balon udara, memang bahaya banget karna isinya gas semua kan ya kena percikan api dikit bisa bahaya

  29. Wah bagus ya jadi tidak melanggar peraturan pemerintah tapi tetap bs berlangsung..asyiik nih

  30. Wah ada peotongan Lopis Rakraksa unik banget ya, kebayang lopisnya segede apa itu mbak, gak ada fotonya ya.
    Tanggal 12 Juni ya mbak balloon festivalnya mudah2an pas lewat situ nanti tgl 12 pulang dari Semarang

  31. Wuih seru banget. Kalo aja deket, kepengen deh ke sana bawa anak-anak. Mereka sangat suka balon udara. Padahal mereka bau lihat di Youtube aja. Kebayang gimana excitingnya kalo lihat langsung 😀

  32. Sama kayak mba Herva, aku ii juga darimana saja ya, baru tahu tentang balon udara tambat ala Pekalongan.

    Btw, lopis raksasa itu maksudnya, kue lopis gitu,mba?
    Tapi kelapa dan gula merahnya tetap terpisahkan ya?

    Ini jajanan favoritku eh, mba

    Di kampung suami juga ini menu sarapan, bentuknya biasanya persegi tiga sama sisi.

    Semoga acara pembagian lopis raksasanya tetap tertib ya, mba

  33. Wah ada festival balon udara saat syawalan pasti seru ya mbak apalagi balonnya banyak bgt. Ditempat saya juga sering ada bubuk balon saat lebaran tp sedikit jumlahnya….dan sumpah baru tahu nih mbak kalau balon udara tambat adanya di Pekalongan… pastinya masyarakat menyambut antusias festival ini saat lebaran ya mbak.

  34. woah… eventnya ketjeeeeee..
    aku pingin ke sana dong,…
    tapi pas banget tgl segitu aku masih mudik di Lampung, huhuhu

  35. Oh iya ya aku gak ;pernah kepikiran kalau balon2 udara itu yg dilepas akan membahayakan penerbangan…
    Ternyata di Pekalongan banyak ya yang bisa bikin balon terbang kyk gtu. Eh jd gmn supaya gak melanggar regulasi balonnya ditambat maksudnya diikat biar gak lepas gtu ya mbak?

  36. Jepara belum ada festival Balon Udara dan aku pengen banget lihat. Emang kudu izin dan cari tempat aman biar gak ganggu penerbangan dan lainnya

  37. Kalau anak anak pasti seneng banget ya bisa lihat yang seperti ini. Coba ada di Jogja, wah kami pasti berbondong bondong buat lihat.

  38. Aihh kece banget pastinya ini bisa jadi wisata menarin, btw ada ga balon udara yang dinaikin hehe.

  39. Saya penasaran mau lihat festival balon udara. Pasti bagus banget deh. Mudah2an suatu saat bisa ke sana kapan-kapan hehhe

  40. Sebenarnya jika diatur dengan baik seharusnya tidak menjadi masalah or melanggar hukum kan mba. Di negara lain banyak juga kok featival udara sejenis dan skalanya besar

    • Betul mba..kuncinya adalah pengaturan. Sayangnya saat ini masih blm bisa terwujud pengaturan yg baik tersebut

  41. Kalau orang awam yang belum tahu aturan, regulasi, pasti ngomongnya cokan sekepenake. Lebih ke ngga setuju karena kekhawatiran ya, Mbak. Btw, aku pingin ikut berebut lupis raksasa. Hahaha

  42. Wah sudah jadi semacam tradisi lebaran di Pekalongan ya, Mbak. Tiap tahun ada festival baloon. Jadi pengen ke Pekalongan liat festival ini. Anyway bagus juga pemerintah turun tangan jadi jalan tengah agar masyarakat bisa tetap bergembira namun tanpa mengganggu lalu lintas udara atau melanggar regulasi. Duh kangen Pekalongan

  43. Aaah seru banget kalo dijadiin festival gini yaa.. Jadi lebih aman dan terkondisikan. Jadi pengen ngeliat langsung di Pekalongan niih..

  44. Berarti balonnya digantungin ya, eh, ditambatin kok ya. Kalau gantungin kan dari atas.

    Idenya unik nih ya. Karena kalau tiba-tiba dihapus kan sayang ya. Pemerintah kerjanya juga cerdas dengan mencarikan solusi yang inovatif.

    • Iya ditambatkan dengan minimal 3 tali yang cukup panjang untuk dapat naik mengudara tapi tidak lepas/terbang..

  45. Pingback: Serunya Perayaan Syawalan Tahun 2019 di Kota Pekalongan |

Leave a Reply

Required fields are marked *.