Pengalamanku Njajan Nang Angkringan Baloeng Gajah

Konco Lalang Ungu, piye kabare? Rak yo podho sehat kabeh to? Muga-muga ing dina Kemis tanggal kaping 11 wulan Januari iki kabeh konco tansah Saras lair batin. Aamiin..

Eh, wektu kok rumangsaku cepet nemen lumakune ya.. Kaya nembe wingi dho rame-rame perayaan ganti taun, lha kok moro-moro wis tanggal 11 Januari! 😁

Oya kanca, ing dina Kemis iki aku arep crita pengalamanku njajan nang Angkringan Baloeng Gajah, nalika preinan taun anyar wingenane kae. Critaku nganggo basa Jawa yo kanca, amarga pengen melu nguri-uri budhaya Jawa ing Kamis Jawi iki.

Kanca Lalang Ungu wis tau ngerti Angkringan Baloeng Gajah sing arep tak critaake iki?

Pengalamanku Njajan Nang Angkringan Baloeng Gajah

Bagiyan samping ABG saka parkiran motor

Panggonane Angkringan Baloeng Gajah

Angkringan Baloeng Gajah iku jeneng salah siji panggonan kulineran kang dununge ing Kab Semarang. Alamat lengkape yoiku ing Ngentaksari, Candirejo Kec Tuntang. Continue reading “Pengalamanku Njajan Nang Angkringan Baloeng Gajah”

Jurnal Anggrek 6: Memetik Hikmah dari Perjuangan Cattleya

Bunga C. Mantini

Hai Sahabat Lalang Ungu, kalian masih ingat nama bunga cantik ini?

Ya betul…itu adalah bunga Anggrek Cattleya Mantini, salah satu dari anggrek rawatan kami di rumah. Keelokannya saat mekar membuatku rindu bila lama tak melihatnya.

Bunga Cattleya umumnya muncul dari ujung daun-daun termuda di rumpunnya. Itu sebabnya, kami selalu merasakan kegembiraan bercampur harapan setiap kali melihat mulai tumbuh tunas daun muda di rumpun Cattleya.

Daun baru, harapan munculnya bunga baru…

Seperti waktu itu ketika menemukan rumpun Cattleya yang menempel di pohon Jambu Air kami menampakkan pertumbuhan tunas mudanya dengan baik. Ah..langsung saja harapan untuk menyambut mekar si Catty kian membuncah.

Namun kenyataan berkata lain. Harapan yang telah mengembang itu seketika harus pupus ketika suatu pagi di akhir Bulan November 2022 lalu kutemukan daun muda itu terkulai patah 😭

Continue reading “Jurnal Anggrek 6: Memetik Hikmah dari Perjuangan Cattleya”

Perjalanan Pertama di 2024

Hai Sobat Lalang Ungu , apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya… Pertama mau ngucapin Selamat Tahun Baru 2024 untuk seluruh sahabat Lalang Ungu di manapun berada, semoga tahun ini penuh berkah untuk kita semua. Aamiin.

Lha ..sudah tanggal 4 kok baru ngucapin Tahun Baru?

Maafkan ya sahabat semua, beberapa hari kemarin blog ini sedang bermasalah -tak bisa log in– alhamdulilah sore ini masalah teratasi dan langsung deh buat tulisan ini, hehe ..

Nah, kali ini aku akan ceritakan perjalanan pertamaku di tahun 2024 ini, yang kulakukan di tanggal 2 Januari 2024 kemarin. Setelah libur akhir tahun yang lumayan panjang yaitu sejak Sabtu 30/12/2023 lalu hingga Senin 1/01/2024, rupanya hari pertama masuk kerja justru harus melakukan perjalanan dinas ke luar kota. Continue reading “Perjalanan Pertama di 2024”

3 Alternatif Penyajian Sup Krim Instan

Hai Sahabat Lalang Ungu, apakah kalian penggemar makanan instan? Bukan makanan sehat memang, tapi terus terang aku suka nyetok mi instan di rumah, dan akhir-akhir ini menambahkan sup krim instan ke dalam daftar stok makanan kering di rumah, hehe..

Awalnya, waktu itu ada anggota keluarga yang sedang tidak enak badan dan malam-malam ingin makan yang anget-anget tapi nggak mau nasi.  Buka-buka almari dapur nyari mi eh malah nemu 1 sachet sup krim. Alhamdulilah dia mau makan separuh porsi, sisanya jatah aku yang harus ngabisin, eh lha kok aku malah jadi suka! 😀

Setelah itu waktu belanja bulanan aku sering ambil beberapa sachet sup krim dengan berbagai varian rasa untuk persediaan. Seringnya sih dibuat saat ingin sarapan selain dengan nasi/mi, atau pengganjal perut malam-malam 🙂

Cara bikinnya yang super gampang -ya iyalaah, namanya juga instan, meski nggak instan-instan amat alias bisa langsung hap melainkan tetap harus dimasak juga- membuatnya jadi alternatif pengganjal perut yang bikinnya cepat selain mi.

Seperti juga kalau masak mi, biar nggak bosan, kami sering menambahkan bahan-bahan lain ke dalam sup krim instan tersebut. Selain menambah rasa, kata adikku biar ada tantangan ngunyahnya, hehe…

Apa saja variasi olahan sup krim instan yang kami suka? Hmm..sebebarnya tergantung bahan lain yang ada di rumah sih..hehe.. Berikut ini kami tuliskan 3 di antaranya ya.. Continue reading “3 Alternatif Penyajian Sup Krim Instan”

Ceplokpiring alias Gardenia, Bunga Cantik Kesayangan Ibu

Sahabat Lalang Ungu, beberapa hari kemarin pada suatu pagi saat melintas di jalan lingkungan kantor yang menghubungkan bagian ruang kerja bidang kami dengan ruang Sekretariat, tiba-tiba tercium aroma wangi yang lembut.

Karenanya aku menghentikan sejenak langkahku dan otomatis mencari sumber aroma tersebut. Dan ternyata tak perlu susah-susah mencari karena beberapa langkah di depanku kutemukan serumpun perdu yang tampak semarak dengan bunga-bunga putihnya.

Bergegas kudekati dan ternyata memang betul, aroma wangi lembut menguar dari bunga-bunga putih yang bermunculan di antara hijau dedaunan perdu tersebut.

Ah.. Bunga Ceplokpiring kami bermekaran! 😍

Bunga Ceplokpiring
Alhamdulillah..bunga Ceplokpiring sedang bermekaran

Continue reading “Ceplokpiring alias Gardenia, Bunga Cantik Kesayangan Ibu”

Maturnuwun, Ibuk…

Buk, 22 Desember telah datang lagi

Seperti biasa, kemeriahan perayaan Hari Ibu bahkan telah mulai sejak beberapa hari lalu

Kemeriahan yang dulu pun kami hadirkan untukmu dan tak pernah gagal menerbitkan senyum di wajahmu, namun 2 tahun terakhir ini kemeriahan yang sama sukses membuat banjir air mataku

Hari Ibu ke-3 tanpamu ini masih begitu menyesakkan bagiku, Buk

Tak ada lagi ulasan senyum dan binar matamu menyambut ucapan Selamat Hari Ibu dan ungkapan rasa syukur kami…

Ya Allah..kangen sekali sama Ibuk! 😭

Kali ini, rasa syukurku memilikimu sebagai ibuku, hanya bisa kuwujudkan lewat bisikan doa-doa terbaik untukmu

Namun rasa banggaku karena telah terlahir dari wanita lembut namun perkasa sepertimu, tak terbasuh oleh deras air mata yang terus menerus membanjir ini

Tak akan pernah terhapus selamanya 💜

Bukmatur nuwun sanget untuk semuuuuaaa yang telah Ibuk berikan pada kami selama ini.. Kasih sayang, didikan, dukungan dan terutama doa-doa tulusmu untuk kami.  Terima kasih untuk semuaaaanya yang telah membentuk kami menjadi versi terbaik kami saat ini

Ibuk, Selamat Hari Ibu, Srikandi ku..

Kangen

Ana loro kangen sing tak rasa tansah ngebaki ati iki

Sepisan kangenku marang swargi Simbah, bapak, ibuk, mba An, para katresnan sing wis ora bisa tak temoni maneh

kangen sing mung bisa sithik-sithik tak obati kanthi nyawang gambar-gambar lawas kenangan jaman isih bebarengan, uga atur donga kagem sedaya kang tansah tak tresnani nanging  wis katimbalan Gusti

Kangen pungkasan yoiku kangenku sowan sujud maneh ing plataran Baitullah uga sowan ziarah Rasulullah

kangen kang nggedheake upaya lan nenuwunku marang Gusti amrih bisa katimbalan maneh ziarah Mekah Medinah

Insyaallah

💜💜💜

Jurnal Anggrek 5: Dendrobium Sonia, Anggrek Jadul Sejuta Umat

Hai Sahabat Lalang Ungu..jumpa lagi dengan cerita seputar bunga anggrek ya.. Setelah pada jurnal sebelumnya menceritakan tentang Anggrek Vanda, kali ini aku akan tuliskan salah satu jenis anggrek dendrobium yang kami rawat  yaitu  Anggrek Dendrobium Sonia Ersakul.

D. Sonia Ersakul
Dendrobium Sonia Ersakul

Nah melihat foto anggrek di atas, kuyakin sebagian besar teman-teman sudah pernah melihat jenis bunga anggrek yang satu ini. Sering muncul di rangkaian bunga yang ada anggreknya, atau dijadikan hiasan rambut ataupun sebagai penyemarak meja / ruangan.

Yup, mungkin itu sebabnya Dendrobium Sonia Ersakul ini sering disebut juga sebagai anggrek jadul sejuta umat karena mudah ditemui dan sudah banyak pecinta anggrek yang memilikinya.

Oya, sebelumnya aku minta maaf kalau salah dalam penyebutan/penulisan nama anggrek satu ini ya.. Karena ada yang menulisnya Sonia Ersakul ada juga yang menyebutnya Sonia Earsakul. Terus terang aku belum tahu pasti mana yang betul, jadi kalau ada teman-teman yang tahu silakan komen di bawah ya…

Continue reading “Jurnal Anggrek 5: Dendrobium Sonia, Anggrek Jadul Sejuta Umat”

Tunggal Kulawarga Beda Rupa

Kanca Lalang Ungu, tau ora ngrasa nelangsa amarga rumangsa ora padha karo kakang-adhi / sedulur sak kulawarga?

Nalika cilik, aku tau kaya ngono. Ngrasa sediiih banget amarga rumangsa beda dhewe sak omah. Bapak ibu peputra 5, aku nomer 4 alias kakang ragil. Saka 5 putra-putrine bapak ibu, mung aku dhewe sing rambute kriting. Mbak-mbak, mas lan adhiku kabeh rambute lurus, ora ana sing pating kruwel kaya rambutku.

Si Ndhuk Kriwil, kuwi paraban sing tau diparingke swargi simbah putri Solo marang aku. Paraban sing aku ora pati seneng, tapi wektu iku aku ora wani mbantah. Paling yo rada mbesengut yen pas ditimbali nganggo paraban iku, hehe.

Mangerteni yen aku asring nelangsa amarga ngrasa beda saka sedulur-sedulurku liyane, pungkasane ibu wektu iku banjur ngleremake atiku kanthi ngelingake yen ora mung aku sing kriting sak omah, tapi uga bapak. Pancen bapak rikmane uga kriting, dadi aku nuruni bapak. Kudune malah kowe bungah, siji-sijine putrane bapak sing nuruni kriting. Rambut kriting ki apik lho..ora kabeh wong nduweni. Ngono ngendikane ibu wektu kuwi sing pungkasane bisa ngleremake atiku. Continue reading “Tunggal Kulawarga Beda Rupa”

Tak Ada Yang Sempurna…

“Mba…bunganya bagus-bagus dan tumbuh subur semua ya..”

“Kau memang bertangan dingin, Jeng. Tanaman yang kau rawat tumbuh bagus dan panennya banyak. Tidak sepertiku yang bertangan panas, tanam apapun mati…haha..”

“Kak, apa sih rahasianya selalu berhasil dalam berkebun?”

Terus terang, selama menekuni hobi berkebun beberapa tahun terakhir dan seringkali menjadikannya sebagai bahan tulisan, aku cukup sering membaca komen seperti di atas. Begitu pun di dunia nyata, tak sekali dua mendapat pujian dari teman / tetangga yang melihat hasil akhir proses berkebun kami.

Terlepas dari semua itu pujian beneran, atau sekadar basa-basi saja, reaksi pertamaku tentu adalah berterima kasih, namun sesungguhnya ada rasa malu dan rasa tak pantas menerimanya. Maka jika kondisi memungkinkan, aku akan langsung mengkoreksi pendapat tersebut.

Bukan sok merendah atau gimana, tapi semata karena hal tersebut tidaklah benar. Tentu saja tidak semua hasil rawatanku berhasil hingga panen, ada banyaaak sekali yang tidak sesuai harapan atau bahkan gagal.

Dan aku sudah lama meyakini bahwa ‘tangan dingin’ itu hanya mitos. Faktanya, tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Jadi, kalau mau hasil yang baik -dalam hal apapun- ya harus benar-benar berusaha untuk menjalani proses mendapatkan hasil tersebut. Hal ini pun berlaku pada kegiatan berkebun.

Mau tahu catatan gagalku dalam kegiatan berkebun? Nih..kutuliskan beberapa di antaranya yang kuingat:

Gagal Tumbuh

Continue reading “Tak Ada Yang Sempurna…”