Bertanam secara hidroponik di rumah, kenapa tidak? Salam jumpa Sahabat Lalang Ungu, semoga tetap sehat dan bahagia ya.. Sahabat, dalam tulisanku kali ini aku ingin ceritakan tentang pengalaman kami bertanam di halaman rumah dengan cara / sistem hidroponik. Mungkin ada yang berpikir, apakah mungkin bertanam dengan cada hidroponik di halaman rumah kita? Bisa saja, kenapa tidak?
Sekilas tentang Hidroponik
Pengertian Hidroponik
Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air sebagai media tanam dan menekankan pada pemenuhan nutrisi yang diperlukan bagi tanaman itu.
Yuk, wisata ke Gedongsongo di era Adaptasi Kebiasaan Baru. Sahabat Lalang Ungu, beberapa waktu lalu aku merasa penasaran ketika membaca sebuah judul berita di Ungarannews(.)com. “Pengunjung Terlihat Gembira Saat Candi Gedongsongo Dibuka Kembali” demikianlah judul berita tersebut. Waah.. wisata di Kab Semarang sudah dibuka lagi ya? Horeee, siap-siap piknik lagi nih..hehe..
Rasa penasaran dan antusiasku saat membaca judul berita itu tentunya karena sudah kangen banget piknik, setelah 3 bulan lebih kita seolah terkungkung di rumah saja.. Piknik virtual memang cukup mengasyikkan, tapi piknik beneran tentunya lebih asyik lagi, hehe.. Membayangkan jalan-jalan lagi di alam terbuka nan asri seperti di Gedongsongo itu, sudah sangat menimbulkan semangat!
Kangen Piknik? Ikut Virtual Tour Saja! Sahabat Lalang Ungu, siapa yang sudah kangen piknik? Tu wa ga pat..aah, buanyaaaak ya, yang angkat tangan.. 🤣 Nah toss dulu deh, karena aku pun sudah kangeeeen banget jalan-jalan lagi, setelah empat bulan lebih #dirumahsaja gara-gara Si Coronces ituuu..
Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi rasa rindu piknik ini ya.. Mungkin di antara kalian ada yang asyik melihat-lihat lagi foto-foto perjalanan lalu, mengunggahnya di akun sosial media atau mengumpulkan bahan tulisan dari cerita perjalanan yang belum sempat dituliskan. Atau ada juga yang mengumpulkan info tentang tempat-tempat wisata dan sibuk menyusun itinerary piknik yang akan datang?
Cara lain mengurangi rindu jalan-jalan ini adalah dengan mengikuti Virtual Tour. Itulah yang kulakukan sejak beberapa waktu lalu, dan kali ini akan kutuliskan pengalamanku mengikuti beberapa Virtual Tour tersebut.
Apa itu Virtual Tour?
Virtual Tour adalah kunjungan yang dilakukan secara virtual / maya, nah berwisata secara virtual artinya kita dapat mengeksplor tempat-tempat wisata yang kita inginkan tanpa harus meninggalkan rumah, berkunjung secara virtual dengan menggunakan teknologi komunikasi. Menggabungkan antara foto-foto, video, google map, dll, dengan penjelasan dari guide / story teller. Sehingga kita tidak hanya dapat menikmati secara visual namun juga dapat mendengarkan penjelasan tentang apa yang kita lihat.
Hai Sahabat Lalang Ungu , apa kabar? Semoga tetap sehat dan bahagia senantiasa ya, meski mungkin sebagian teman-teman sedang disibukkan dengan urusan pendampingan anak-anak yang belajar dari rumah, karena sebagaimana kita tahu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menetapkan 13 Juli 2020 kemarin sebagai awal Tahun Ajaran Baru 2020/2021.
Apakah itu berarti para siswa sudah mulai ‘sekolah normal’ seperti biasa?
Hm, kalau yang dimaksud dengan ‘sekolah normal’ adalah belajar secara tatap muka di sekolah dengan kurikulum yang sudah ditetapkan, maka berarti jawaban dari pertanyaan itu adalah tidak. Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, penjelasannya adalah sbb :
Sesuai dengan SKB Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama tentang Panduan Pembelajaran pada Tahun Ajaran Baru dan Tahun Akademi Baru di Masa Pandemi Covid 19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang semula bersifat tatap muka dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) baik secara daring maupun luring.
Kecuali bagi Daerah Zona Hijau menurut Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nasional, dimungkinkan memulai pembelajaran tatap muka dengan persyaratan protokol kesehatan yang ketat.
Dengan demikian, untuk sebagian besar wilayah kita belum akan menerapkan sekolah dengan pertemuan tatap muka, melainkan masih menerapkan PJJ alias belajar dari rumah, baik itu KBM di Perguruan Tinggi, SMA, SMP, SD, apalagi TK dan PAUD. Nah…dengan demikian, cerita para orang tua yang mendadak harus berperan ganda menjadi guru kreatif bagi putera-puterinya -terutama yang masih di PAUD, TK dan SD- masih berlanjut… ☺ Continue reading “Dua Sisi Pembelajaran Jarak Jauh”
Bunga Telang, tanaman rambat yang kaya manfaat. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu…semoga senantiasa sehat dan bahagia ya… Sahabat, kali ini aku ingin menulis tentang Bunga Telang, tanaman rambat yang kaya manfaat itu.
Perkenalanku dengan tanaman rambat ini adalah melalui keindahan bunganya. Ya, tanaman rambat kaya manfaat ini memiliki bunga cantik berwarna biru terang, ungu ataupun putih.
Tahu sendiri kan, aku ini penikmat warna-warni bunga. Naah..suatu hari ku melihat foto-foto bunga cantik bunga berwarna biru terang di antara rimbun daun-daun mungil nan hijau aku pun tertarik membaca artikel itu lebih lanjut, ternyata tanaman rambat berbunga biru cantik itu bernama Telang .
Dolan Lombok : Mencicip 10 Kuliner Lombok nan Nikmat. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Apa kabar? Semoga senantiasa tetap sehat dan bahagia meski pandemi belum berakhir ya.. Sahabat, setelah beberapa tulisan lalu kuceritakan pengalaman jalan-jalan ke Lombok, maka sebagai selingan kali ini aku akan menuliskan pengalamanku mencicip 10 kuliner Lombok yang sudah terkenal nikmat itu.
Pada dasarnya aku bukan penikmat masakan pedas, cenderung tidak tahan bahkan. Namun, saat jalan-jalan ke Lombok ini aku sengaja menaikkan tingkat toleransi kepedasanku, karena sangat penasaran dengan kuliner-kuliner Lombok yang terkenal dengan cita rasa pedasnya 🤣
Dolan Lombok : Menikmati Siang di Gili Trawangan. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Menjelang weekend, hasrat piknik makin menggebu.. Sayang disayang masih harus ditahan-tahan karena Si C belum juga berlalu..hiks.. Sebagai penghibur hati, kutuliskan saja kenangan dolan Lombok kami kemarin yaa… Kali ini tentang keasyikan kami menikmati siang di Gili Trawangan.
Hari kedua trip kami ke Lombok di Maret lalu, sesungguhnya paling kunantikan. Ya, tentu saja karena itinerary wisata di hari kedua ini adalah Gili Trawangan! Tentunya teman-teman sudah tahu -minimal pernah dengar / baca- bahwa Gili Trawangan adalah salah satu ikon wisata Lombok yang masuk kategori must visite karena keindahannya. Nah, tentu saja aku penasaran dong : apa iya Gili Trawangan memang seindah ituuu? Ehm, jadi meminjam istilah yg sering dipakai beberapa reviewer di YouTube..hihi.. Continue reading “Dolan Lombok : Menikmati Siang di Gili Trawangan”
Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu. Bagaimana, masih tetap sehat dan bahagia, bukan? Semoga saja ya.. Sahabat, kali ini aku ingin mengajak kalian mengenal Pasung, makanan tradisional penuh kenangan.
Kue Pasung bagian dari Hantaran Ruwahan.
Pasung adalah nama dari salah satu jenis makanan tradisional yang erat berkaitan dengan Tradisi Ruwahan di beberapa daerah di Jawa Tengah (antara lain Blora, Salatiga). Berbahan dasar sama dengan Kue Apem yaitu tepung beras, dikemas dalam daun yang berbentuk kerucut (contong- Jw) dan dimasak dengan cara dikukus. Continue reading “Pasung, Makanan Tradisional Penuh Kenangan”
Yuk, menanam Seledri di rumah. Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia ya.. Mumpung weekend nih, adakah yang meluangkan waktu untuk berkebun? Nah, kali ini aku ingin bercerita tentang pengalaman kami bertanam sayur di pekarangan rumah, di antaranya adalah Seledri.
Tentang Seledri
Tanaman Seledri
Sahabat semua tentunya sudah kenal dengan tanaman sayur satu ini, bukan? Atau bahkan sudah bersahabat erat..hehe.. Nah, sekedar mengingatkan saja, berikut ini sedikit ulasan tentang Seledri.
Tanaman sayur yang mempunyai nama latin Apium graveolens L ini merupakan salah satu jenis tanaman sayur yang banyak dimanfaatkan di dapur sebagai bahan masakan ataupun sebagai tanaman obat. Continue reading “Yuuk, menanam Seledri di rumah”
Perjalanan haji, traveling pertamaku ke luar negeri. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu, semoga selalu sehat dan bahagia ya… Kali ini, aku menulis untuk menuntaskan PR Arisan Link Blogger Gandjel Rel yang sudah masuk periode 12, dengan tema tulisan : Traveling Pertama.
Wah..terus terang aku sudah lupa kapan dan ke mana traveling pertamaku, hehe.. Oleh karena itu, aku akan menuliskan saja tentang traveling yang sangaaat berkesan untukku yaitu traveling pertamaku ke luar negeri.
Perjalanan Haji, Traveling Pertamaku ke Luar Negeri
Kenapa sangat berkesan?
Sesuatu yang pertama kali kita lakukan, pastilah meninggalkan kesan khusus di hati kita bukan? Nah, begitu pula denganku. Setelah bertahun hanya jalan-jalan di situ-situ saja (bahkan di negeri sendiri pun masih banyak tempat yang belum dapat kudatangi, hehe..) maka kesempatan jalan ke luar negeri tentunya menjadi hal istimewa buatku. Lebih istimewa lagi, karena perjalanan itu sekaligus merupakan perjalanan religi yang telah lama kuimpi-impikan!
Perjalanan Haji 2011
Ya, perjalanan pertamaku ke luar negeri itu adalah Perjalanan Haji yang kulakukan pada tahun 2011 lalu. Sebuah perjalanan yang penuh dengan aneka rasa sejak dari persiapan hingga selesainya.
Mulai membuka Rekening Haji di Tahun 2007 (setelah membantu persiapan keberangkatan ibu kami menjadi tamu Allah di 2006) dengan membulatkan tekad meski awalnya ragu apakah mungkin bisa terkumpul semua dana hanya dari penghasilanku yang tak seberapa. Tapi aku berpasrah diri pada-NYA. Aku terus berusaha dan berdoa, sangat yakin bahwa Sang Maha Mampu lah yang akan memampukan hamba-NYA sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan Nya.
Alhamdulillah, Tahun 2009 berhasil memenuhi batas dana untuk mendapat porsi Haji, dan ketika awal Tahun 2011 itu aku mendapat panggilan dari bank untuk pelunasan -yang berarti pemberangkatan haji tahun itu- rasanya seperti mimpi.