Waspada! Penipu Mengaku Customer Care Bank. Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga tetap sehat dan berbahagia ya… Juga tetap waspada dan menjaga kesehatan karena pandemi belum berlalu. Selain itu, kita juga harus waspada terhadap berbagai modus penipuan yang entah kenapa akhir-akhir ini sering terjadi. Salah satunya yang akan kuceritakan kali ini, pengalamanku tertipu costumer care palsu dari sebuah bank pemerintah.
Sahabat Lalang Ungu, memasang antena TV indoor kerap menjadi solusi saat kamu ingin menikmati tayangan televisi tanpa memasang layanan TV kabel. Tentunya lebih praktis kan? Jika kamu hanya menonton TV sesekali, tentunya produk antena TV indoor jauh lebih menguntungkan. Pasalnya produk TV indoor tersebut berbiaya murah karena tidak menuntut adanya biaya pemasangan ataupun berlangganan.
Rekomendasi 6 Produk Antena TV Indoor Terbaik Untuk Di Rumah Dan Apartemen
Sebuah catatan kecil perjalanan hidupku di 2020 yang baru saja lewat. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Selamat Tahun Baru 2021 ya.. Bagaimana, apakah teman-teman sudah siap ‘berlari’ kembali di 2021 ini, atau masih merancang langkah?
Hihi…kalau yang terakhir itu sih aku ya.. Belum sepenuhnya siap untuk ‘gas pol’ di awal tahun ini, sebaliknya masih berhati-hati dalam merencanakan langkah ke depan. Dalam rangka itulah aku menyusun catatan kecil tentang perjalananku di 2020 kemarin, untuk menjadi dasarku melangkah di 2021 ini.
4 Langkah Mudah Mendaftar BPUM / BLT UMKM di Kota Pekalongan. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu, semoga semua sehat dan bahagia ya.. Oya, beberapa waktu lalu, ada kerabat yang menanyakan tentang prosedur pendaftaran BPUM kepadaku, mungkin karena dia mengira aku masih dinas di OPD yang menangani Koperasi & UMKM, tempat tugasku sebelum yang sekarang.
Aku pun kemudian mencari informasi dari rekan-rekan yang bertugas di dinas tersebut, dan karena kurasa ini adalah info yang cukup penting, maka sekalian kutuliskan saja di sini. Meski yang akan kutuliskan di sini terutama adalah prosedur pendaftaran BPUM di Kota Pekalongan, namun mudah-mudahan bermanfaat juga bagi pelaku UMKM dari daerah lain yang membutuhkan informasi ini.
Tentang BPUM
Sebelum kita bahas lebih lanjut tentang langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mendaftar program BPUM ini, ada baiknya kita kenalan dulu dengan BPUM itu sendiri, bukan? 🙂
“Sudah kemarin. Kamu gimana, sudah daftar juga, kan?”
…
“Lhaa… Ditanya kok malah bengong..”
“Nggak jadi, mba. Aku nggak jadi ikut”
“Lho kenapa? Kemarin kamu yang semangat mengajakku, eh malah kamu nggak jadi ikut..”
“Iya maaf mba.. Nggak boleh sama orang rumah..”
“Oh gitu.. Yo wis, kalau alasannya begitu.”
“Semoga hasil test besok baik ya mba..”
“Aamiin.. Suwun ya…”
***
Percakapan itu terjadi sekitar dua pekan lalu, antara aku dan salah seorang rekan kerjaku. Bukan tentang rencana pergi bersama ke suatu tempat / acara, namun rencana untuk barengan mengikuti test yang ditawarkan.
Di masa pandemi seperti ini, mungkin kalian sudah menebak bahwa test yang dimaksud di sini adalah test kesehatan, terutama berkaitan dengan Covid19. Ya betul, dugaan kalian tidak salah.
Beberapa waktu lalu ada surat dari Pemkot ke kantor kami, mengenai anjuran untuk mengikuti test untuk mengetahui apakah terinfeksi Covid19 atau tidak. Test yang diminta adalah PCR (polimerase chain reaction) yaitu metode yang digunakan dalam pemeriksaan virus SARS Co-2 dengan cara mendeteksi DNA virus. Dari hasil uji ini diperoleh hasil apakah seseorang terinfeksi SARS Co-2 atau tidak. Test inilah yang direkomendasikan WHO untuk mendeteksi Covid19.
“Mungkin tidak setiap hari baik, namun ada sesuatu yang baik di setiap hari. Dan tarian adalah kegembiraan gerakan dan hati kehidupan”
Aku lupa pernah membaca quote tentang tarian itu di mana, namun aku setuju dengan petikan itu karena pada dasarnya aku memang penikmat tari. Sejak kecil kami telah diperkenalkan dengan tari, mengikuti latihan tari Jawa adalah salah satu rutinitas menyenangkan di masa SD-SMP kami. Ah…kangen juga dengan masa-masa itu!
Meskipun sudah lama tak lagi aktif menari, namun masih selalu suka menikmati gemulai para penari dalam aneka tarian yang tersaji, baik melalui sebuah tontonan langsung ataupun melalui video / film. Itu sebabnya, aku langsung mengiyakan dengan senang hati ketika beberapa waktu lalu seorang sahabat mengundangku mengikuti acara private film screeningDancing Joy Movie.
Menikmati tarian dari 14 negara dalam satu sajian film? Wow..pasti asyik! Nah..melalui tulisan ini akan kubagikan keasyikan itu pada kalian 🙂
Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Semoga tetap sehat dan berbahagia ya.. Kalaupun saat ini ada Sahabat yang sedang sakit, semoga lekas sembuh dan terus dijaga semangat sehatnya. Iya lah..siapa sih yang mau sakit, tapi kalau ternyata pas kita dapat kondisi sakit saat ini jangan patah semangat ya..harus tetap semangat berikhtiar untuk sehat.
Seperti kondisiku beberapa bulan lalu, rasa sakit hilang timbul di area perut selama beberapa pekan sebelumnya ternyata memerlukan tindakan medis yang mau tak mau harus segera dilakukan. Takut? Iya laah… Tentu saja ada rasa takut itu, melakukan tindakan medis yang mengharuskanku rawat inap di Rumah Sakit (RS), apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, tentu ada rasa was-was itu. Tapi karena memang sangat penting akupun memberanikan diri.
Alhamdulillah operasi berjalan lancar dan aku juga tak harus berlama-lama di RS. Nah, dari pengalamanku saat itu, aku ingin berbagi catatan tentang 5 hal penting yang perlu dipersiapkan sebelum rawat inap. Apa sajakah hal-hal penting itu? Ini dia uraiannya :
Hai Sahabat Lalang Ungu , apa kabar? Semoga tetap sehat dan bahagia senantiasa ya, meski mungkin sebagian teman-teman sedang disibukkan dengan urusan pendampingan anak-anak yang belajar dari rumah, karena sebagaimana kita tahu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI telah menetapkan 13 Juli 2020 kemarin sebagai awal Tahun Ajaran Baru 2020/2021.
Apakah itu berarti para siswa sudah mulai ‘sekolah normal’ seperti biasa?
Hm, kalau yang dimaksud dengan ‘sekolah normal’ adalah belajar secara tatap muka di sekolah dengan kurikulum yang sudah ditetapkan, maka berarti jawaban dari pertanyaan itu adalah tidak. Mengutip dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, penjelasannya adalah sbb :
Sesuai dengan SKB Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Agama tentang Panduan Pembelajaran pada Tahun Ajaran Baru dan Tahun Akademi Baru di Masa Pandemi Covid 19, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang semula bersifat tatap muka dialihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) baik secara daring maupun luring.
Kecuali bagi Daerah Zona Hijau menurut Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nasional, dimungkinkan memulai pembelajaran tatap muka dengan persyaratan protokol kesehatan yang ketat.
Dengan demikian, untuk sebagian besar wilayah kita belum akan menerapkan sekolah dengan pertemuan tatap muka, melainkan masih menerapkan PJJ alias belajar dari rumah, baik itu KBM di Perguruan Tinggi, SMA, SMP, SD, apalagi TK dan PAUD. Nah…dengan demikian, cerita para orang tua yang mendadak harus berperan ganda menjadi guru kreatif bagi putera-puterinya -terutama yang masih di PAUD, TK dan SD- masih berlanjut… ☺ Continue reading “Dua Sisi Pembelajaran Jarak Jauh”
Bila Dr Reisa Broto Asmoro serukan New Normal Life, sudah siapkah kita? Sahabat Lalang Ungu, mungkin kalian masih ingat bahwa beberapa hari lalu ada sebuah nama yang sempat masuk trending topik di sosial media, yaitu Dokter Reisa Broto Asmoro.
Siapakah Dr Reisa Broto Asmoro?
Dr Reisa Broto Asmoro (Foto : Republika)
Tanya itu muncul di benakku, karena namanya seperti tak asing, tapi kuingat-ingat tak juga ada jejak spesial diingatanku tentangnya.
Lha itu kan nama dokter cantik pemandu acara TV Dr.Oz Indonesia, jawab seorang teman yang kutanya. Oh, pantas saja aku nggak ngeh, pikirku. Haha..maklum saja, aku bukan penikmat Televisi jadi tak banyak memori acara TV yang nyantol di benakku, termasuk acara yang konon populer itu. Seingatku aku hanya sekali-dua nonton acara itu di rumah kakak, dan kalau kuingat-ingat lagi memang salah satu pemandunya adalah seorang dokter cantik.
Saking penasaranku dengan dokter cantik yang namanya sempat trending kemarin itu, aku pun mencari namanya via google, dan hasilnya adalah rasa kagum dan salut, karena ternyata beliau tak sekedar ‘dokter cantik’ saja, namun telah banyak menorehkan prestasi pula di berbagai bidang.
Memulai kiprahnya di dunia model sebagai Gadis Sampul, model iklan, hingga kemudian berhasil meraih gelar Puteri Indonesia Lingkungan 2010 dan mewakili Indonesia di ajang internasional yaitu Miss Internasional 2011. Sedangkan dalam profesinya di dunia kedokteran beliau sempat bergabung dalam Tim Forensik RS Polri Kramatjati dan anggota Disaster Victim Identification yang menangani proses investigasi korban bencana. Beliau juga aktif dalam kepengurusan IDI.
Nah, apa yang menyebabkan namanya membuat heboh di awal pekan ini?
Ternyata sejak 8 Juni 2020 lalu beliau masuk menjadi anggota Tim Komunikasi Gugus TugasPercepatan Penanganan Covid-19 dan salah satu tugas beliau adalah menyampaikan informasi dalam konferensi pers perkembangan penanganan Covid-19 bersama dengan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Bp. Achmad Yurianto.
Eh..tanggal 8 Juni ya? Ah, pantas saja lagi-lagi aku tak update berita heboh ini karena di waktu itu aku masih menikmati kesibukan pribadi pasca operasi, hehe..
Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia ya. Setelah beberapa hari absen dari Dunia Maya, kali ini aku akan tuliskan pengalamanku berobat dan menjalani rawat inap di masa pandemi.
Ya, penyebab absenku dari kegiatan keseharian pada beberapa hari lalu adalah karena sakit yang menyebabkanku harus mendapatkan tindakan medis dan menjalani rawat inap di sebuah RS di kotaku.
Bagaimana rasanya sakit di masa pandemi ini?
Amat sangat tidak nyaman!
Itulah yang kurasakan. Ya, tentu saja Sahabat pasti merasakan ketidaknyamanan di saat sakit bukan? Namun sakit di masa pandemi seperti ini seolah berkali-kali lebih besar rasa tak nyaman itu.
Saat kita sakit, selain rasa tak nyaman yang kita rasakan di badan kita akibat kondisi itu, juga tentunya banyak hal yang harus kita pikirkan terkait kondisi kita tersebut. Misalnya pengaruhnya terhadap rutinitas keseharian kita, keluarga kita, tugas dan tanggung jawab kita, pengaruh ke dompet kita dan masih banyak lagi. Nah, di masa pandemi ini segala pikiran dan kekhawatiran itu masih ditambah lagi dengan kekhawatiran terkait penyebaran Covid-19 tentunya ☹️ Continue reading “Pengalamanku Berobat dan Menjalani Rawat Inap di Masa Pandemi”