Minat bacaku, ngumpet di mana sih kamu? Sahabat Lalang Ungu, itu lah tanya yang saat ini bergaung di benakku sejak beberapa waktu lalu. Mungkin teman-teman ingat sering sekali aku menuliskan bahwa membaca adalah hobiku yang kemudian membawaku pada hobi lain yaitu menulis. Itu benar sekali, teman. Aku sama sekali nggak bohong tentang hobi membacaku itu.
Lebaran sepi di tengah Pandemi. Sahabat Lalang Ungu, mumpung masih dalam suasana Lebaran, izinkan aku ucapkan Selamat Iedul Fitri 1441 H bagi sahabat-sahabatku yang merayakan dan untuk semua sahabat aku mohon maaf lahir batin atas khilaf kata dan lakuku selama silaturahmi kita ya.. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah kita dan mengampuni salah dan dosa kita. Aamiin. Oya, bagaimana suasana Lebaran kalian kali ini? Melalui tulisan ini aku ingin sedikit curhat nih, berikut ini adalah pengalaman Lebaran sepi kami di tengah Pandemi Covid-19 ini.
“Ora ana cah-cah sing bisa teka ya..”
Kalimat itu lirih terucap oleh ibu ketika aku membantu beliau bersiap di pagi 1 Syawal 1441H kemarin. Kalimat yang beliau ucapkan dengan lirih, mungkin sekedar ngudarasa (bicara pada diri sendiri) namun kurasakan pedihnya. Ternyata usaha kami selama sebulan ini belum berhasil..hiks.. Continue reading “Lebaran Sepi Di Tengah Pandemi”
Menulis ekspresif, self healing ku saat lelah hati. Hai Sahabat Lalang Ungu, pernah berada di kondisi jiwa yang sangat labil, moody, sering sedih tanpa sebab jelas, marah-marah meski hanya dengan pemicu yang sepele, dll? Aku pernah tuh.. Rasanya suntuk banget, ada beban di hati yang tak tahu bagaimana melampiaskannya. Nah, kali ini aku akan berbagi pengalamanku tentang hal ini ya..
ilustrasi : Pixabay
Saat merasakan kondisi itu, biasanya aku lebih memilih untuk menjauh dari keramaian, menyepi, agar tak mudah terpicu emosiku oleh hal-hal sepele dan melakukan hal-hal yang kelak bisa kusesali.
Pada dasarnya aku jarang curhat meski tak kekurangan sahabat, entah kenapa aku lebih nyaman mencari solusi atas masalahku sendiri. Eh, kecuali saat terasa tak sanggup lagi menahan beban, baru deh memilih kakak atau sahabat terdekat untuk cerita. Nah, waktu itu aku mencoba membaca-baca untuk mencari solusi dari masalahku.
Alhamdulillah, kutemukan beberapa artikel yang membahas tentang masalah yang tak jauh dari apa yang sedang kualami saat itu. Salah satunya adalah 5 tanda lelah hati yang bisa berdampak pada kesehatan mental. Hm..apa saja tanda lelah hati itu?
Dolan ke Lombok : Drama-drama di awal perjalanan. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu. Semoga tetap sehat dan bahagia di hari ke sekian #DiRumahAja . Menemani kalian di rumah, kali ini akan kumulai menuliskan catatan perjalananku ke Lombok di Maret lalu. Oya, kalian mungkin ingat, bahwa salah satu destinasi wisata impianku adalah Lombok, sebagaimana yang sudah sering kutuliskan di blog ini.
Memasuki tahun 2020 lalu kembali kulantunkan harap, bisa dolan ke Lombok di tahun ini. Dan, sungguh Allah Maha Baik. Setelah cukup lama memendam asa itu, akhirnya aku berhasil menjejakkan kakiku di Lombok tahun ini. Alhamdulillah ☺
Sahabat, perjalanan 4 hari 3 malam ke Lombok pada pertengahan Maret lalu, meninggalkan kesan sejak awal hingga akhir, dan inilah rangkuman perjalanan itu, yang diwarnai beberapa ‘drama’ yang kualami di awal perjalanan.
Kenangan Suasana Ramadan dan Persiapan Lebaran di Masa Kecilku. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu. Memasuki pekan kedua Ramadan, semoga masih tetap semangat ya… Ramadan kali ini memang berbeda dari Ramadan-ramadan kita sebelumnya, namun kita harus tetap semangat menjalaninya, bukan? Dan kali ini aku ingin menuliskan nostalgia tentang suasana Ramadan dan persiapan Lebaran yang sangat berkesan untukku, di masa kecil kami.
Oya, kami lima bersaudara lahir di Salatiga Jawa Tengah dan sebagian masa kecil kami lewatkan di kota kecil nan sejuk di kaki Gunung Merbabu tersebut, sebelum kemudian pindah ke Semarang saat aku kelas 3 SD. Jadi mohon dimaklumi bahwa kenangan masa kecil yang tersimpan di benakku seputar dua kota itu ☺
Nah..berikut ini adalah beberapa kenangan indah itu :
[Fiksi Lalang Ungu]. Lana, kau tidak sendiri. Mayang meletakkan novel anak yang sedang dibacanya ketika HP di meja sebelahnya berbunyi singkat, menandakan ada pesan masuk.
Sejurus kemudian ia terlihat asyik berbalas pesan melalui HP itu, sementara wajahnya terlihat serius dan sesekali tampak geram. Tak disadarinya Bunda yang sedang melakukan hobi kristiknya di dekat sana sejenak menghentikan kegiatannya dan memperhatikannya.
“Ada apa, Yang?” tanya Bunda halus ketika kemudian Mayang meletakkan HPnya, lalu menghela nafas panjang.
“Lana, Bun” jawab Mayang singkat.
Hm, ada apa dengan sahabat Mayang di sekolah itu? Sambil menunggu Mayang siap bercerita, Bunda teringat sosok Lana. Gadis mungil manis dengan rambut ikal dan sifatnya pemalu. Setidaknya itulah kesan yang Bunda peroleh ketika Mayang memperkenalkan sahabatnya itu saat kunjungan orang tua murid di sekolah mereka suatu waktu dulu.
Ilustrasi by Pixabay
“Lana baru cerita, bahwa selama ini ada teman kami yang bersikap buruk padanya, Bun. Dia jadi tak nyaman di sekolah, selalu merasa cemas, tapi takut ketinggalan pelajaran kalau sering tak masuk,” akhirnya Mayang memulai ceritanya. Bunda meletakkan kristiknya di pangkuan dan memberikan perhatian penuh pada Mayang. Continue reading “Lana, Kau Tidak Sendiri…”
Mempunyai hobi menyenangkan sekaligus menghasilkan, mungkinkah? Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga tetap sehat dan berbahagia, baik teman-teman yang sedang WFH maupun yang masih harus ke luar rumah karena tugas. Kita ambil hikmahnya saja, bahkan saat harus #dirumahajadulu mungkin teman-teman justru bisa menekuni hobi masing-masing ya..
Definisi Hobi
Menurut Wikipedia, yang dimaksud dengan hobi adalah suatu kata serapan dari kata hobby (Bhs.Inggris) dan bermakna sebuah kegiatan rekreasi yang dilakukan seseorang pada waktu luangnya, untuk menenangkan pikiran.
Sedangkan menurut KBBI Online, hobi merupakan kegemaran / kesenangan istimewa pada waktu senggang, bukan pekerjaan utama.
Nah, dari dua definisi yang tersebut di atas, dapat kita simpulkan bahwa hobi merupakan kegiatan pengisi waktu luang, yang menyenangkan / memberikan rasa senang dan dapat menenangkan pikiran dan bukan merupakan pekerjaan (matapencaharian) utama.
Merujuk pada kesimpulan di atas, maka bila ditanya apakah hobiku, maka sebagai jawabannya kau akan mendengar sederet kegiatan yang senang kulakukan di waktu senggang dan menimbulkan efek menenangkan, antara lain : menulis, membaca, memotret, jalan-jalan, dll.
Melaksanakan Sensus Penduduk Online. Aku sudah, kamu? Sahabat Lalang Ungu, Sensus Penduduk Online memang merupakan hal yang baru di negara kita ya. Setidaknya sepengetahuanku, baru di tahun 2020 ini dilaksanakan SP Online di Indonesia. Apakah kalian sudah berpartisipasi pada SP2020 Online, teman? Atau bahkan belum mengetahuinya sama sekali? Hehe.. Nah kalau belum kenal, yuk kenalan dulu dengan SP2020 Online (SPO) ini.
Sekelumit percakapan itu terjadi antara aku dan ibu di awal bulan Pebruari lalu, ketika aku mengutarakan niatku untuk mengajak beliau menginap semalam di hotel pada tanggal kelahiranku.
Niat yang tiba-tiba saja muncul, ingin memberikan suatu kenangan yang istimewa bagi beliau di hari istimewaku itu, karena aku merasa selama ini kuraaang sekali waktuku yang teralokasi untuk beliau yang telah bertaruh nyawa melahirkanku sekian puluh tahun lalu. Sehari-hari meninggalkan beliau sesiangan karena tugas dan hanya bertemu sore hingga malam, bahkan di akhir pekan kadang ada kegiatan juga sehingga tak selalu bisa menemani beliau di rumah. Duuh…sediih.. Maafkan aku, Mah.. 😢
Nah kebetulan tanggal lahirku tahun ini pas di akhir hari kerja, dan karena hari berikutnya kakak-kakak dan keluarga akan datang ke rumah untuk kumpul-kumpul, maka aku memutuskan mengajak ibu menginap di hotel malam sebelum kedatangan kakak-kakakku itu.
Demikianlah, Jumat 28 Pebruari 2020 lalu jadi juga aku bersama ibu staycation di salah satu hotel di Kota Pekalongan. Kenapa milih hotel di kota sendiri? Pertimbangan waktu yang terbatas membuat pilihan hotel yang dekat rumah menjadi logis, bukan? Hehe.. Selain itu, berdasarkan rekomendasi teman-teman, Hotel Horison Pekalongan adalah salah satu hotel pilihan di Kota Pekalongan lho…
Apa kabar, Sahabat Lalang Ungu… Semoga selalu sehat dan bahagia ya.. Kali ini aku akan tuliskan pengalamanku berkunjung ke KWT Anggrek Asri Kulonprogo. Kunjungan kami pada hari Kamis, 12 Desember 2019 lalu itu merupakan kunjungan dinas kami dalam rangka studi banding ke KWT Anggrek Asri yang merupakan Juara Nasional Lomba KRPL tk Nasional tahun 2018.
Tentang Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL)
Pengertian KRPL
Sebagaimana kita ketahui Kawasan Rumah Pangan Lestari(selanjutnya kita singkat sebagai KRPL) ini adalah salah satu program pemerintah yaitu upaya pemanfaatan pekarangan yang ramah lingkungan dengan berbasis kawasan. Artinya, pemanfaatan pekarangan ini tidak hanya dilakukan pada 1-2 rumah saja namun diharapkan merata pada suatu kawasan, misal gang, dusun, RT, dll..
Manfaat KRPL
Nah, dengan penerapan program KRPL di pemukiman-pemukiman ini, diharapkan masyarakat dapat mengambil manfaat, a.l : (1) Peningkatan pendapatan keluarga & masyarakat; (2) Mendukung diversifikasi pangan berbasis sumberdaya lokal; (3) Ketahanan dan kemandirian gizi dan pangan keluarga; (4) Ramah lingkungan ; dan (5) Mendukung konservasi sumberdaya genetik lokal.
Manfaat Kegiatan KRPL (Sumber Gbr : Badan Ketahanan Pangan)
Jenis tanaman yang ada di KRPL
Ada beberapa jenis tanaman yang diharapkan ada di KRPL agar dapat memenuhi kebutuhan keluarga, yaitu :
Tanaman Lumbung Keluarga, antara lain : singkong, ubi jalar dan umbi-umbian lainnya (kimpul, uwi, suweg, dll).
Tanaman sayuran, misalnya : terong, sawi, tomat, selada, dll.
Tanaman buah, misal : pisang, jambu, rambutan, mangga, sirsak, dll
Tanaman obat keluarga (TOGA), antara lain : jahe, kencur, kumis kucing, binahong, dll.
Tanaman hias, baik tanaman yang berbunga indah ataupun berdaun indah.
Dengan adanya tanaman-tanaman tersebut, diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan keluarga, baik untuk konsumsi maupun penambah penghasilan keluarga.
Nah, sebagaimana daerah-daerah lain, di kota kami juga sudah digiatkan program KRPL ini, meskipun belum mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Nah, untuk dapat lebih maksimal dalam melakukan pendampingan dalam program ini maka kami melakukan studi banding ke kelompok-kelompok yang sudah berprestasi, salah satunya adalah KWT Anggrek Asri Kulonprogo ini.