Menyimak Foodprep a la Diah Didi di Tumbasin Weekend Gathering

Prolog

Flashback ke akhir Ramadan 2 tahun lalu, aku sibuk memupuk rasa percaya diri bahwa aku mampu menyajikan hidangan lebaran hasil masakanku sendiri. Ya, lebaran kali itu akan menjadi saat pertama absennya ibu dari dapur karena alasan kesehatan. Apakah aku mampu meneruskan tradisi keluarga kami menyantab hidangan lebaran hasil masakan sendiri, atau memulai babak baru lebaran tanpa Ketupat, Opor, Gudeg dan Sambel Goreng masakan sendiri?

Aku memang bukan wanita yang akrab dengan dapur, sehingga mungkin hal yang bagi orang lain remeh itu bagiku merupakan masalah besar! Aku sungguh tak yakin aku bisa, tapi akupun tak tega membuat ibu bersedih apabila gagal meneruskan tradisi beliau itu. Jadi…aku berusaha keras meyakinkan hati bahwa aku akan bisa memasak menu lebaran yang selalu ibu masakkan untuk kami selama ini, tentunya dengan panduan resep anti gagal dari pakar dapur.

Alhamdulillah saat itu aku menemukan resep anti gagal itu di blog mbak Diah Didi. Resep Gudeg basah, Opor Ayam dan Sambel Goreng Hati dari blog ini lah -yang rinci namun dengan step by step yang mudah kupahami- yang akhirnya menyelamatkan tradisi masak menu lebaran kami yang kugunakan sejak saat itu. Kemudian, bila butuh resep-resep anti gagal, maka ke sanalah aku lebih dulu mencari. Jadi, itulah latar belakang kenapa aku semakin ngefans dengan mbak cantik yang jago masak satu itu.

Baca Juga : Libur Lebaran : Liburanku yang paling berkesan

Itu pula sebabnya, ketika ada informasi bahwa mba Diah Didi akan sharing pengalamannya dalam melakukan pengaturan belanjaan bahan makanan sebelum penyimpanan atau yang lebih banyak dikenal dengan istilah food preparation (foodprep), maka aku antusias untuk ikut acara tersebut. Mungkin ini momentum bagiku untuk mewujudkan mimpi melihat isi kulkas tertata rapi! Hahaha…  Continue reading “Menyimak Foodprep a la Diah Didi di Tumbasin Weekend Gathering”

Bangunan Cagar Budaya Indonesia, tak kenal maka tak sayang…

Bangunan tua di sudut Stasiun Pekalongan

Bagunan Cagar Budaya Indonesia, tak kenal maka tak sayang… Pagi itu, dari balik jendela kereta, aku kembali melihat bangunan tua tak terawat itu. Itu memang bukan kali pertama mataku tertambat ke bangunan tua di salah satu sudut Stasiun Pekalongan. Hampir setiap kali kereta meninggalkan stasiun ke arah barat, mataku tertambat pada bangunan itu. Entah kenapa…

Dan kemarin terlintas di benakku, berapa usia bangunan itu? Apakah seumur Stasiun Pekalongan? Apakah fungsi bangunan itu semula dan mengapa kondisinya tak terawat namun masih tetap dipertahankan? Apakah bangunan itu juga termasuk bangunan cagar budaya sebagaimana bangunan inti Stasiun Pekalongan, sehingga tak boleh diubah seenaknya apalagi dirobohkan? Continue reading “Bangunan Cagar Budaya Indonesia, tak kenal maka tak sayang…”

Yuk, Membuat Sendiri Pot Hidroponik dari Barang Bekas

Yuk, membuat sendiri pot hidroponik dari barang bekas. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu, akhir pekan kembali tiba..sudah ada kegiatan kah? Kalau belum, bisa nih diisi dengan berkarya di rumah, membuat sendiri pot hidroponik.

Sebelumnya, teman-teman sudah kenal kan dengan sistem pertanaman hidroponik?

Itu lho..cara bercocok-tanam dengan menggunakan AIR (yang ditambah nutrisi) sebagai media tanamnya. Nah, sama dengan penanaman dengan menggunakan media tanah yang memerlukan pot/wadah, demikian pula sistem hidroponik ini perlu wadah / pot sebagai tempat air yang akan menjadi media tumbuh tanaman.

Bertanam sayur sistem hidroponik dalam wadah rak dari pralon

Duuh..bertanam secara hidroponik harus pakai rak begitu ya?

Eh, jangan salah teman-teman.. Jenis-jenis wadah / pot hidroponik ini juga bermacam-macam lho.. Disesuaikan dengan jenis / sistem hidroponik yang akan kita gunakan, ketersediaan ruangan, dll. Bisa menggunakan rak dari pralon / talang air / bambu yang dapat menampung jumlah tanaman lebih banyak, tapi bisa juga menggunakan pot/wadah tunggal untuk masing-masing tanaman.

Pot hidroponik tunggal, harus beli ya?

Tidak, tentu saja pot untuk hidroponik tidak harus membeli. Kita bisa membuat sendiri dengan bahan-bahan yang ada di sekitar kita. Nah, kali ini aku akan menuliskan cara membuat sendiri pot hidroponik yang sederhana dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar kita.

Pot-pot tunggal ini nantinya bisa kita gunakan untuk bertanam sayur secara hidroponik dengan sistem WICK yang merupakan teknik paling sederhana untuk para pemula yaitu dengan mengalirkan air yang mengandung nutrisi melalui sebuah wadah yang dilengkapi dengan sumbu. Simak yuuk cara buatnya..

Continue reading “Yuk, Membuat Sendiri Pot Hidroponik dari Barang Bekas”

Mudahnya Mencari Info Kesehatan di SehatQ.com

Salam, Sahabat Lalang Ungu…. Semoga tetap sehat dan bahagia ya.. Sehat memang merupakan salah satu anugerah yang tak ternilai harganya, karena dengan kondisi ini kita dapat menjalani semua aktivitas harian kita tanpa kendala yang berarti.

Saat kita sakit, atau ada anggota keluarga kita yang sakit, pasti sangat terasa perbedaannya, bukan? Ritme kehidupan keluarga kita bisa berubah karenanya, belum lagi beban pikiran akibat kondisi tersebut.

Seperti beberapa waktu lalu, Ibu kami yang sudah sepuh sempat harus opname di rumah sakit, karena jatuh. Ternyata saat pemeriksaan ditemukan juga tanda-tanda beliau terpapar cacar : ada bintik-bintik kecil yang menyebar di wajah hingga kulit kepala dan terasa panas serta sakit. Apakah ibu kami terkena Cacar Air, atau Dompo? Continue reading “Mudahnya Mencari Info Kesehatan di SehatQ.com”

Dengan Insto Dry Eyes, Bye Mata Kering!

Insto Dry Eyes solusi atasi Mata Kering

Dengan Insto Dry Eyes, Bye mata kering! Hai Sahabat Lalang Ungu, jumpa lagi kita ya… Apa kabar? Semoga sehat selalu ya. Kesehatan memang menjadi modal penting dalam keseharian kita ya.. Saat ada bagian tubuh yang tidak fit, rasanya pasti tak nyaman dan mengganggu aktivitas keseharian kita. Begitu pula bila mata kita yang sakit.

Seperti yang beberapa waktu lalu kualami, aku sering merasakan mataku sepet, pegel, perih dan cepat terasa lelah. Padahal tentu saja mata yang sehat memegang peranan penting baik dalam keseharianku, maupun juga saat-saat menjalankan tugas-tugas kantor.

Ya, sehari-hari aku memang sering berkutat dengan berkas-berkas berisi angka-angka yang memerlukan fokus tinggi dalam pengelolaannya. Juga frekwensiku menatap layar monitor dalam sehari cukup tinggi, karena tidak hanya kulakukan di jam kerja namun juga di rumah saat ngutak-atik blog. Belum lagi waktu yang kugunakan untuk menatap layar smartphone saat bermedsos-ria sehari-hari… Uuuh..baru kusadar pantas saja bila mataku berdemo karena lelah ya! Belum lagi kondisi ruang kerja yang ber-AC yang mungkin memperparah keadaan… ☹️

Mata sepet, pegel dan perih? Ini dia penyebabnya… (Gbr dr Web Insto)

Saat merasa mata sepet, perih ataupun pegel, otomatis aku melepas kacamata,  lalu memijat-mijat area sekitar mata bahkan sering pula mengucek mata. Hal itu mengundang perhatian dari seorang sahabat yang kemudian menanyakan ada masalah apa dengan mataku.

Oh..jangan-jangan kamu sedang kena masalah Mata Kering, mba..” katanya ketika kusampaikan keluhanku.

Mata kering? Apa pula itu?” tanyaku. Dan ia pun merespon pertanyaan itu dengan penjelasan panjang lebar bahkan mencarikan info di dunia maya tentang apa itu Mata Kering serta bagaimana penanganannya. Nah ini dia intisari penjelesannya itu :

Continue reading “Dengan Insto Dry Eyes, Bye Mata Kering!”

Buah tangan yang lazim dibawa silaturahmi ke Calon Haji

Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Tak terasa, kita semakin dekat dengan Hari Raya Idul Adha ya.. Pemberangkatan kloter-kloter jemaah haji sudah dimulai sejak awal bulan Juli ini, mungkin hingga awal Agustus nanti.

Untuk jamaah dari Kota Pekalongan pemberangkatannya pada tanggal 20 Juli 2019 lalu, sedangkan jamaah Kab Pekalongan sehari sebelumnya (19 Juli) dan jamaah dari Kab Batang pada tanggal 18 Juli. Kalau rombongan jamaah di daerah kalian, sudah berangkat/belum, teman?

Oh ya, biasanya sebelum hari pemberangkatan itu, rumah calon jamaah haji sudah ramai dengan kedatangan banyak tamu. Sanak saudara, teman dan kerabat mengunjunginya untuk mengucapkan selamat jalan dan mendoakan keselamatan serta kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Nah, para tamu itu biasanya membawa oleh-oleh atau buah tangan bagi calon jamaah haji, sebagai tanda turut berbahagia atas keberangkatan calon haji tersebut. Buah tangan apa saja yang biasanya dibawa oleh para tamu itu? Continue reading “Buah tangan yang lazim dibawa silaturahmi ke Calon Haji”

Hari Keluarga, Hari Kita Semua

Hari Keluarga, Hari Kita Semua adalah tema peringatan Hari Keluarga Nasional Tahun 2019 ini. Oh ya, Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) diperingati setiap tanggal 29 Juni dan peringatan tahun ini adalah yang ke-26.

Apa itu HARGANAS?

Tanggal 29 Juni baru ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) melalui Keputusan Presiden RI no 39 Tahun 2014 pada tanggal 15 September 2014, namun peringatan HARGANAS pertama adalah pada tanggal 29 Juni 1993.

Peringatan Hari Keluarga Nasional dimaksudkan sebagai pengingat bagi masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Tema dan Slogan HARGANAS 2019

Sebagaimana tersebut di atas, tema peringatan Harganas 2019 ini adalah “Hari Keluarga, Hari Kita Semua”. Tema ini diangkat untuk menumbuhkan kembali kesadaran bersama akan pentingnya arti keluarga dalam tatanan kehidupan sosial. Sesuatu yang tampaknya agak terabaikan dalam masa sekarang ini. Adapun slogan HARGANAS 2019 adalah ‘Cinta Keluarga, Cinta Terencana’.

“Keluarga merupakan entitas terpenting bagi kehidupan seseorang sejak ia kanak-kanak. Melalui keluarga karakter dan kebiasaan seseorang terbentuk” -skata (dot)info-

Oya, seremonial peringatan HARGANAS 2019 akan dipusatkan di Kota Banjarbaru Prov Kalimantan Selatan pada tanggal 6 Juli 2019 yang akan datang. Nah…yang dekat sana asyik tuh ya, pasti banyak kegiatan menarik dalam rangka HARGANAS ini…

Continue reading “Hari Keluarga, Hari Kita Semua”

Mudahnya Bertanam Krokot Hias

Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Sahabat, dalam tulisan kali ini aku ingin menceritakan tentang mudahnya bertanam Krokot Hias.. Oh ya, teman-teman sudah mengenal tanaman Krokot bukan? Untuk menyegarkan ingatan, ini dia salah satu penampilan Krokot Hias.

https://www.instagram.com/p/BxmUG1RnW7O/?igshid=1lmyc5daz8j28

Nah, bagaimana, sudah sering melihat tanaman ini kah? Di pedesaan atau daerah pinggiran kota, Krokot merupakan tanaman liar yang tumbuh begitu saja di halaman atau lahan-lahan terbuka. Namun saat ini di perkotaan, tanaman ini sudah menjadi salah satu jenis tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomis / diperjualbelikan.

Continue reading “Mudahnya Bertanam Krokot Hias”

Empan Papan : Salah Satu Adab Budaya Jawa yang Universal

Empan papan, salah satu adab Budaya Jawa yang universal. Lalang Ungu. Kok ora empan papan, yo? Itu sebuah kalimat tanya -dalam bahasa ibuku tentu saja..hehe- yang muncul di benakku ketika ‘membaca’ sebuah kejadian yang lumayan heboh beberapa waktu lalu.

Aksi – Reaksi
(Pic : Pixabay)

Sebuah tanya yang muncul dari rasa heranku atas kejadian tersebut. Seorang public figure ketika melakukan (atau tidak melakukan) sesuatu di muka umum, pastilah mengundang kehebohan. Entah itu disengaja atau tidak, yang pasti kerusakan -setidaknya potensi kerusakan- telah terjadi.

Oya, kali ini aku tidak ingin mengulas tentang sosok tertentu lho, namun lebih kepada suatu tindakan yang memicu ingatanku pada kata ‘empan papan‘. Eh, teman-teman mengerti kah tentang istilah yang kupergunakan kali ini? Kalau belum, tenang saja…akan kuberitahu, tentu saja! ☺ Continue reading “Empan Papan : Salah Satu Adab Budaya Jawa yang Universal”

Terketuk Bocah Penjual Getuk

Salam Jumpa, Sahabat Lalang Ungu. Apa kabar? Semoga sehat selalu di Ramadan ini ya.. Kali ini aku ingin bercerita tentang hatiku yang terketuk bocah penjual getuk beberapa hari yang lalu.

***

“Getuuuk…getuuuuk… Getuuuukeeee….” terdengar suara nyaring memecah suasana Jumat pagi itu, di antara suara motor yang lalu lalang di jalan depan rumah. Kutajamkan pendengaran ku. Dan kembali kudengar suara itu berulang-ulang dengan jeda beberapa saat, suara melengking khas bocah.

Bergegas aku membuka pintu dan beranjak ke ujung teras, tepat lewatnya bayangan punggung dua orang bocah menjinjing keranjang di tengah mereka. Kutepukkan tangan dan menyerukan kata ‘getuk’ cukup keras sehingga keduanya berhenti dan menoleh. Ada senyum di bibir mereka ketika mereka kemudian berbalik arah menuruti lambaian tanganku memanggil mereka.

Penjual Getuk

Continue reading “Terketuk Bocah Penjual Getuk”