Tutupan Menjelang Ramadan ke Bandar Batang

Piknik di Bandar ECO Park
Tutupan Menjelang Ramadan di Bandar ECO Park

Tutupan Menjelang Ramadan ke Bandar Batang. Salam Jumpa Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Untuk sahabat-sahabat muslim, sudah bersiap menyambut Bulan Ramadhan ya? Dalam kesempatan ini, izinkan aku mohon maaf lahir dan batin serta mengucapkan selamat menjalankan ibadah Ramadhan bagi sahabat muslim ya…

Sebagaimana kita tahu, banyak tradisi / kebiasaan masyarakat dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Di daerah Jawa misalnya ada tradisi nyadran, Ruwahan, padusan, megengan dll. Nah, kali ini aku akan cerita tentang salah satu acara menjelang Ramadan yang kulakukan bersama teman-teman beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga : Pembuatan Kue Apem dan Pasung untuk Ruwahan

Acara Tutupan Menjelang Ramadan

Selain jenis-jenis kegiatan yang kusebutkan sebelumnya, di lingkungan kami ada juga kebiasaan untuk berkumpul bersama teman / keluarga, yaitu acara yang sering kami sebut ‘Tutupan Menjelang Ramadan’.

Dalam acara ini, kami mengadakan kumpul-kumpul -bisa dengan rekan kerja / teman main / sahabat / tetangga / keluarga- dan melakukan makan siang bersama sebelum memasuki Ramadan yaitu bulan di mana tidak ada jadwal makan siang bagi yang menjalankan puasa ☺

Tentu acara ini diakhiri dengan saling bersalaman, bermaaf-maafan agar tak ada yang mengganjal di hati dan dapat lebih fokus dalam beribadah di Bulan Suci ini.

Tutupan bisa dilakukan di rumah / kantor / tempat makan, dan lebih asyik lagi bila dilakukan sambil wisata bersama. Seperti yang kami lakukan saat libur 1 Mei kemarin, berwisata bersama rekan kerja + keluarga. Continue reading “Tutupan Menjelang Ramadan ke Bandar Batang”

7 Tips Kontrak Rumah Bandung Untuk Pasangan Baru Menikah

7 Tips Kontrak Rumah Bandung Untuk Pasangan Baru Menikah
7 Tips Kontrak Rumah Bandung untuk Pasangan Baru Menikah (foto: Pixabay)

Hampir semua pasangan baru menikah tidak ingin tinggal dengan orang tua atau mertua. Iya, tidak? Tinggal di rumah sendiri tentu jadi impian semua pasangan yang sudah resmi di hadapan hukum dan agama ini.

Selain karena tentu tidak mau lagi merepotkan orang tua, tinggal di rumah sendiri untuk pasangan yang sudah menikah adalah momen untuk benar-benar hidup mandiri untuk mendapatkan privasi.

Tapi, tentu saja tidak semua pasangan muda mampu untuk langsung membeli rumah. Sehingga, menyewa rumah kontrakan menjadi alternatif  yang mau tidak mau harus diambil.

Nah, untuk anda yang berniat tinggal di Bandung bersama pasangan anda, saya punya beberapa tips yang sangat berguna untuk memilih rumah kontrakan Bandung. Apa saja, ya, kira-kira? Ayo kita bahas satu per satu!

Continue reading “7 Tips Kontrak Rumah Bandung Untuk Pasangan Baru Menikah”

Fashion Show Batik Pekalongan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-113 Kota Pekalongan

Fashion Show Batik Pekalongan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-113 Kota Pekalongan. Hai Sobat Lalang Ungu, pada tanggal 1 April 2019 lalu Kota Pekalongan merayakan Hari Jadi nya yang ke-113. Nah, dalam rangkaian perayaan tersebut, digelar banyak acara seni dan budaya antara lain Fashion Show Batik Pekalongan.

Alhamdulillah kemarin aku berkesempatan menonton acara Fashion Show Batik Pekalongan pada tanggal 4 April 2019 yang bertempat di halaman Museum Batik Pekalongan dan keseruannya akan kuceritakan dalam tulisanku kali ini. Simak yuk teman…

Continue reading “Fashion Show Batik Pekalongan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-113 Kota Pekalongan”

Minggu Ceria Bersama Sisi di Jatinan & Pagilaran Batang

Minggu Ceria Bersama Sisi di Jatinan & Pagilaran Batang. Hai, sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Tetap bahagia di awal Minggu ke-2 Bulan Maret ini, bukan? Weekend baru saja berlalu, mudah-mudahan masih menyisakan keceriaan ya.. 😉

Nah, begitu juga dengan kami. Akhir pekan penuh tawa baru saja kami lalui, menyisakan rasa hangat di hati tuk mengawali pekan ini.. Suasana ceria di akhir pekan kami kemarin, tak lain karena kedatangan Sisi -keponakan bontotku- yang lucu dan menggemaskan.

Oya, cucu Yangti yang paling mungil ini memang istimewa. Kelahirannya di tengah keluarga kami disambut suka cita, oleh orang tua dan kedua kakaknya yang sudah remaja (waktu itu kelas 1 & 3 SMA), juga oleh segenap keluarga besar kami, yang 9 bulan sebelumnya sedang dirundung duka atas kepergian kakak sulung kami. Benar-benar kebesaran Tuhan, ketika ternyata wajah Sisi sangat mirip wajah almh Budhenya. Semoga kelak dia juga mewarisi kepandaian, kebaikan & keteguhan hati dari almarhumah… Aamiin…

Si kenes Sisi

Continue reading “Minggu Ceria Bersama Sisi di Jatinan & Pagilaran Batang”

Belajar renang di usia dewasa, why not?

Belajar renang di usia dewasa, why not? Itu reaksi temanku -yang kebetulan seorang instruktur renang- ketika mendengar niatku untuk belajar berenang (lagi). Haha…iya, duluuuu…jaman masih SMP memang aku belajar berenang karena itu masuk dalam pelajaran wajib. Tapi kemudian tidak diteruskan sampai beberapa bulan lalu, seorang teman menganjurkan untuk berenang ketika aku sering mengeluh sakit di punggung.

Mungkin teman-teman juga sering mendengar pendapat bahwa berenang merupakan salah satu alternatif pengobatan bagi penderita sakit punggung ya..  Nah itulah yang terjadi pada salah seorang teman kantor, mengalami nyeri punggung yang ‘timbul-lenyap’ beberapa kali, berobat ke dokter keluarganya dan disarankan untuk terapi renang. Ia berhasil meminimalkan keluhan sakit punggungnya setelah aktif berenang kembali, sehingga ketika aku mengeluhkan hal yang sama maka iapun menyarankan hal itu padaku.

Nah, itulah awal ceritanya, aku mulai tertarik untuk berenang lagi. Disamping beberapa hasil bacaan yang memang menyebutkan bahwa berenang bisa menjadi salah satu terapi sakit punggung, meskipun bukan berarti semua sakit punggung bisa teratasi dengan berenang lho.. Lebih baik periksa dulu ke dokter bila sakit terus terasa. Continue reading “Belajar renang di usia dewasa, why not?”

Penggantian Paspor Habis Masa Berlaku Ternyata Mudah

Hai, sobat Lalang Ungu.. Penggantian paspor habis masa berlaku ternyata mudah. Kemudahan itu kurasakan sendiri kemarin, menepis rasa was-was yang sebelumnya hadir di hatiku sebelumnya.

Kenapa was-was?

Ya maklum saja, sebelumnya aku memang jarang mengurus apa-apa sendiri. Biasanya ada keluarga atau teman yang membantu misalnya dalam perpanjangan KTP ataupun SIM. Demikian juga 7 tahun lalu ketika membuat paspor pertama kali ada biro perjalanan yang membantu membuatkannya.

Nah, sekarang ini aku ingin melakukannya sendiri, selain karena lebih irit (iyalah..namanya juga minta bantuan orang lain, wajarlah kalau ada biaya jasa yang harus kita keluarkan bila melalui pihak ketiga), ingin mencari pengalaman (lumayan..bisa menambah konten blog, hehe..) juga karena kata teman-teman yang sudah mencoba sendiri mengurusnya mudah.

Baca Juga : Pengalaman perpanjangan SIM di Polresta Pekalongan

Lalu, apa benar mengurus penggantian paspor yang habis masa berlaku itu mudah? Yuk simak pengalamanku di Kantor Imigrasi (Kanim) Pemalang ya.. Continue reading “Penggantian Paspor Habis Masa Berlaku Ternyata Mudah”

Belajar Bersama Para Penerus Bangsa

Lalang Ungu. Tak terasa, belajar bersama para Penerus Bangsa ini sudah kami lakukan hampir dua tahun lebih. Belum begitu lama memang, namun sudah banyak hal yang kami dapatkan dari kesempatan yang membahagiakan ini.

Mungkin teman-teman bertanya-tanya dalam hati, siapakah ‘para Penerus Bangsa’ yang kumaksudkan di sini? Untuk menjawab pertanyaan itu, kuajak teman-teman sekilas ke suatu hari di pertengahan tahun lalu, ketika sebuah DM masuk ke akun IG-ku…

Belajar bersama Para Penerus Bangsa

“Bu, perkenalkan saya Y, salah satu orang-tua murid TK X. Kami sangat tertarik untuk mengajak anak-anak berkunjung ke kantor Ibu untuk mengenal tanaman-tanaman dan cara bercocok-tanam, apakah diperkenankan?”

Demikianlah isi dari DM yang kuterima waktu itu. Rupanya Ibu Y itu mengetahui tentang kantor kami dari posting-posting kegiatan di akun medsos kami, dan tertarik untuk berkunjung dalam rangka mengisi waktu libur anak-anak mereka dengan kegiatan yang bermanfaat. Setelah berkonsultasi dengan pimpinan dan rekan-rekan, terutama rekan-rekan penyuluh pertanian yang akan menjadi pendamping anak-anak ini berkegiatan di kantor kami, akhirnya kami pun menetapkan waktu kunjungan tersebut.

Continue reading “Belajar Bersama Para Penerus Bangsa”

Yuuk, hijaukan lingkungan kita dengan KRPL

Lalang UnguYuuk, hijaukan lingkungan kita dengan KRPL.  Ajakan untuk menghijaukan lingkungan kita tentunya telah seringkali kita dengar, namun belum tentu telah kita praktekkan.

Kita kan di perkotaan, mana mungkin bertanam dengan keterbatasan lahan kita?

Lho…siapa bilang bahwa penghijauan hanya dapat dilaksanakan di kawasan pedesaan atau daerah pinggiran di mana lahan masih relatif mudah tersedia? Justru di kawasan perkotaan, penghijauan ini sangat penting sebagai penyeimbang karena tentunya tingkat polusi di perkotaan sudah semakin tinggi, bukan?

Apa pula itu KRPL? Continue reading “Yuuk, hijaukan lingkungan kita dengan KRPL”

Ketika Melon dan Maaf dipertukarkan …

Lalang Ungu. Ketika Melon dan Maaf dipertukarkan, sepadankah? Mentari di siang itu sedang senang-senangnya membagikan sinar teriknya, sementara aku dan rekan-rekan sedang rehat sejenak di antara kesibukan kami mempersiapkan acara esok harinya.

Bu, ada yang ingin ketemu…” suara salah seorang rekan dari ambang pintu. Kulihat ada dua orang remaja berseragam SMP berdiri  bersamanya, maka aku pun mempersilakan mereka berdua masuk. Kebetulan tak ada kursi lain di ruangan itu, sehingga mereka berdua berdiri di depan meja yang sedang kutempati.

Ada yang bisa saya bantu, dik?” tanyaku kepada mereka. Sempat terlintas di benakku, mungkin mereka ingin mencari info tentang sesuatu dari kantor kami.

Kami ingin minta maaf, Bu..” jawaban salah seorang dari mereka mengejutkanku.

Lho..kenapa? Kesalahan apa yang sudah kalian perbuat?

Penuturan mereka kemudian membuatku teringat pada kekecewaan besar yang kami rasakan beberapa hari sebelumnya.

Continue reading “Ketika Melon dan Maaf dipertukarkan …”

Cerita Lebaran Kami di 1439 H

Assalamualaikum, teman.. Apa kabar? Oya, mumpung masih di awal Syawal, izinku mengucapkan Selamat Idulfitri 1439 H bagi teman-teman yang merayakan, dan mohon maaf lahir batin kepada segenap sahabat Lalang Ungu di manapun berada, atas segala khilaf yang mungkin ada dalam silaturahmi kita melalui rumah maya ku ini.

Mudik ke mana nih, teman-teman? Kalau aku dalam kesempatan Lebaran tahun ini tidak mudik, namun alhamdulillah tetap mengalami suasana mengesankan di liburan lebaran kali ini, yang akan kuceritakan dalam tulisan perdana setelah cukup lama blog ini nganggur..hehe..

Oya, seperti kusampaikan sebelumnya, tahun ini aku tidak mudik. Itu karena sejak 3-4 tahun terakhir ini ibu kembali menetap di Pekalongan sehingga kalau dulu aku merupakan bagian dari pasukan mudik -ke Jogja atau Semarang, tergantung di mana ibu kami menetap saat itu- maka tahun ini aku menjadi bagian dari penerima tamu, yang tak lain adalah kakak kami dan keluarganya 😊

Hm, ada suka dukanya sih semuanya itu.. Kalau sebelumnya menjadi pemudik harus berdesakan dengan para pemudik lain menggunakan travel atau kereta api -tergantung tiket yang diperoleh- maka menjadi tim tuan rumah tak perlu repot-repot berebut tiket, hanya berkutat dengan persiapan menerima tamu..hehe.. Terutama dalam menyiapkan hidangan lebaran, maklum lah..aku kan seorang awam-dapur yang dapat dihitung jari frekwensi masak-memasaknya..haha..

Tapi Alhamdulillah..memasuki tahun kedua masak sendiri hidangan lebaran rupanya aku sudah mulai terbiasa dan bisa mengatur ritme. Meskipun masih berbekal resep hasil gugling, dengan segala kerempongannya -terutama saat mengupas dan memotong-motong buah Nangka muda untuk bahan Gudeg- akhirnya pada buka puasa terakhir kemarin, hidangan lebaran Ketupat, Gudeg, Sambal goreng dan Opor telah siap santap! 😋

Hasil nguplegnya Si awam dapur 😊

Lebaran tiba kami sambut dengan suka cita. Alhamdulillah, ibu berhasil sholat Id bersama di masjid perumahan kami, tanpa alat bantu kursi roda seperti dua tahun sebelumnya. Setelah sholat kami pun melakukan sungkeman kepada ibu dan seperti biasa air mata tertumpah selama prosesi ini..hiks.. Aktivitas selanjutnya adalah menemui tetangga kanan-kiri yang melakukan ujung-ujung yaitu datang dan bersalam-salaman secara berombongan dari rumah ke rumah..

Bersama ibu tersayang di IdulFitri 1439 H

Sedikit berbeda, tahun ini aku dapat tugas piket Posko Lebaran di Pemkot tepat pada Hari H Lebaran. Alhamdulillah, tugas dapat tertunaikan sebelum kemudian bersiap untuk perjalanan luar kota. Ya, siang itu kami sejenak meninggalkan Pekalongan, menuju Semarang dan Salatiga untuk nyekar alm Bapak dan juga alm/almh simbah-simbah kami. Puji syukur perjalanan lancar dan di sela tour de makam itu sempat bersilaturahmi dengan keluarga Pakde di Salatiga yang sedang berkumpul juga. Wah, itu pertemuan pertama kami dengan anak-cucu Pakde secara relatif lengkap, setelah bertahun-tahun tak bertemu. Indahnya silaturahmi.. ☺

Nyekar alm Bapak di Semarang
Bersama keluarga Salatiga di Lebaran 1439 H

Setelah beristirahat di hari kedua, pada hari ketiga kami menuju Tegal, kali ini bersilaturahmi dengan keluarga Bani Kasijo -anak-cucu-cicit dari alm Eyang Kasijo yaitu ayahanda ibu kami- yang tahun ini bertempat di rumah Oom Din, satu-satunya saudara ibu. Kemeriahan dan kehangatan silaturahmi sangat terasa karena memang hanya setahun sekali kami bisa berkumpul relatif lengkap seperti ini. Pulangnya, sempat nyasar di daerah Pemalang ketika akan mampir sebuah lokawisata tapi ternyata sudah tidak eksis. 🙁

Sungkeman Bani Kasijo pada Lebaran 1439H
Bani Kasijo di Lebaran 1439 H

Begitulah..acara silaturahmi dari kota ke kota memang merupakan acara inti libur lebaran di keluarga kami. Memang inilah kesempatan kami bertemu muka dan saling berkabar secara langsung, setahun sekali di musim mudik. Selain itu tentunya kami juga saling mendoakan semoga semua keluarga sehat wal afiat dan dapat berkumpul lebih lengkap lagi di lebaran yang akan datang. Aamiin..

Keluarga Soeranto mengucapkan Selamat IdulFitri 1439 H, Mohon maaf lahir dan batin..

Nah, bagaimana dengan acara libur lebaranmu, teman? Semoga berkesan dan menjadi penyemangat kerja selanjutnya ya.. Yuuk, bagi ceritanya di kolom komen..