Suatu Pagi di Pantai Depok Indah Pekalongan

Lalang Ungu. Selamat pagi, teman… Alhamdulillah, Minggu pagi ini cerah, setelah seharian kemarin hujan membasahi bumi Pekalongan dan sekitarnya. Yah, memang cuaca masih tak tentu beberapa hari ini. Tapi, tetap tak boleh terlalu mempengaruhi suasana hati kita, bukan? Semoga tetap bahagia ya teman-teman.. 😀

Oya, pekan kemarin rupanya adalah salah satu pekan heboh di kantor kami. Beberapa kegiatan yang insidentil menyeruak di antara rutinitas yang biasa, semua membutuhkan energi dan konsentrasi lebih..sehingga akhir pekan ini aku memang berniat di rumah saja memulihkan energi, hehe.. Nah, sambil beristirahat, kutuliskan tentang kunjungan singkat kami ke Pantai Depok Indah Pekalongan beberapa waktu lalu ya…

Pantai Depok Indah Pekalongan

Continue reading “Suatu Pagi di Pantai Depok Indah Pekalongan”

Ngadem di Museum Batik Pekalongan

Seperti yang sudah kutuliskan di post sebelumnya, libur Lebaran selalu istimewa karena perjumpaan dengan kerabat yang lama tak bersua karena terpisah jarak, di antaranya adalah kedatangan dua orang keponakan dari Jogja yang memang sudah cukup lama tak berkunjung.

Nah, di antara waktu kunjungan mereka yang singkat, kami pun menyempatkan diri menemani mereka jalan-jalan di kota kami. Pantai adalah tujuan pertama, seperti kebiasaan mereka dulu yang selalu mengajak main air di pantai bila sedang di Pekalongan. Namun karena sekarang mereka bukan kanak-kanak lagi, acara main air di Pantaisari di-skip , sebagai gantinya hanya duduk-duduk di tepi pantai, menonton anak-anak kecil yang mandi-mandi (seperti mereka duluuu…hehe).

Tujuan berikutnya adalah Pekalongan Mangrove Park di Jl Kunti Pekalongan Utara. Di sana tidak lama karena panas yang cukup terik meskipun baru sekitar Pukul 11-an, hanya berperahu keliling area dan jalan-jalan dari ujung ke ujung area saja. Lalu ke mana lagi? Cari yang adem, begitu permintaan mereka. Maka akupun mengarahkan mereka ke Museum Batik.

Lhah…kenapa ke sana? Continue reading “Ngadem di Museum Batik Pekalongan”

Menelusuri Jejak Sejarah Arjati di Kota Pekalongan (2)

Apa kabar, teman..?

Meneruskan tulisan kemarin tentang pengalaman mengikuti kegiatan Arjati Heritage Walk 111 (AHW 111) yang diselenggarakan dalam rangka Hari Jadi ke 111 Kota Pekalongan ya…

Setelah menyaksikan salah satu peninggalan VOC di Kota Pekalongan yaitu Benteng Pekalongan yang terletak di Kampung Bugisan, rombongan kelompok II peserta AHW111 dipandu untuk meneruskan langkah menuju destinasi berikutnya yaitu : Continue reading “Menelusuri Jejak Sejarah Arjati di Kota Pekalongan (2)”

UPSUS Swasembada Pangan di Kota Pekalongan

Komen di atas adalah salah satu komen yang masuk pada tulisanku tentang NGUBIN, yang rupanya merupakan istilah yang belum banyak dikenal oleh sebagian besar pembaca.

Dan khusus komen ini menarik bagiku karena merupakan satu-satunya komen yang menyoroti kehadiran aparat TNI di kegiatan tersebut.. Mungkin ada pula teman-teman lain yang bertanya-tanya ya..kok ada TNI di kegiatan petani?

Nah, menjawab pertanyaan itulah tulisan ini kubuat. Ya, kehadiran aparat TNI -dalam hal ini adalah Babinsa- dalam kegiatan panen padi itu merupakan salah satu bentuk pendampingan TNI dalam kegiatan UPSUS Swapang Pajale.

Naah… Apa pula itu Upsus Swapang Pajale?? Continue reading “UPSUS Swasembada Pangan di Kota Pekalongan”

3 hal penting dalam persiapan dialog on air

on-air
Sumber Foto : Pixabay

“Maaf bu, ini dari radio bsp…mau menawarkan untuk komunitas blogger bisa ikutan on air bsok malam selasa jam 7…apakah bisa bu….untuk program acara nya trensetter…”

Itu adalah sebuah pesan yang masuk via Whatsapp ku beberapa waktu lalu.. Waah, langsung hepi deh membacanya. Siaran ? Hayuuuk… Continue reading “3 hal penting dalam persiapan dialog on air”

Pengalaman Ngubin Pertamaku

img_20170225_103452

“Bu, jadi ikut Ngubin?”

“Pagi ini? Di mana?”

“Ya, Bu.. Hari ini ada di Kecamatan Utara dan Timur, Bu”

“Ok.. Aku ikut yang ke Timur saja kalau begitu…”

Percakapan pagi itu terjadi antara aku dan koordinator penyuluh, sesaat setelah aku sampai di ruang kerjaku beberapa hari lalu. Memang sebelumnya aku pernah berpesan pada teman-teman penyuluh untuk bisa mengikuti kegiatan di lapangan agar aku semakin memahami seluk beluk tugas baruku. Nah, salah satu kegiatan di lapangan pada musim panen ini adalah NGUBIN.

Apa itu Ngubin? Continue reading “Pengalaman Ngubin Pertamaku”

Yuk, jepret Kuliner Nusantara dengan smartphonemu

Sudah lama aku suka menikmati karya-karya foto yang indah. Bukan hanya foto-foto pemandangan atau yang bersifat alami semacam bunga ataupun binatang-binatang unik ataupun indah..tapi juga foto benda-benda sederhana yang sering kita temui di sekitar kita, bahkan hasil masakan pun bisa tampil cantik menarik dalam foto dan bikin ngeces..hehe..  Apalagi setelah punya instagram… Wah, aneka foto indah bertebaran di lini masaku, menerbitkan keinginan untuk bisa menghasilkan foto-foto indah juga…

Apa yang kulakukan kemudian?

Banyak motret tentunya.. Kan ada pepatah practice makes perfect.. Nah, jadi akupun berusaha belajar dengan lebih sering memotret aneka hal di sekitarku, termasuk kuliner yang kutemui atau kucoba. Sampai-sampai seorang teman berkomentar, keburu dingin makanannya ntar kalau kelamaan potret-potret dulu..hihi.. Continue reading “Yuk, jepret Kuliner Nusantara dengan smartphonemu”

Food Market Pekalongan : tempat makan rame-rame

photogrid_1486300386490
Foto by Cii Yuniaty

Kulineran di Kota Pekalongan, saat ini semakin banyak pilihannya. Mau mencicipi makanan khas Pekalongan, makanan khas berbagai daerah sampai ke menu ala negara barat, banyak tersedia. Selain pilihan menu yang beragam, jenis tempat makannya pun ada beragam. Mulai warungan, cafe hingga resto banyak tersedia, tinggal pilih saja sesuai selera.. 🙂 Continue reading “Food Market Pekalongan : tempat makan rame-rame”

Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono (2)

Melanjutkan cerita yang kemarin ya, teman…

Sekitar pukul 9 pagi di Hari Minggu, 18 Desember 2016 lalu, kami memulai Wisata Bersama ke Petungkriyono dari shelter Doro dengan menggunakan ANGGUN PARIS.  Ini memang bukan kali pertama aku berkunjung ke Petungkriyono, sebelumnya aku pernah mengunjungi Curug Muncar bersama keluarga, namun pengalaman jalan-jalan kali ini sangat berbeda.

Anggun Paris membawa kami dengan mantab menuju lokasi-lokasi yang masuk dalam Paket Wisata ini, karena para pengemudi mobil ini adalah warga lokal yang sudah sangat berpengalaman dengan jalan-jalan di sana. Jadi rasanya ya tenang saja kami melalui jalan yang tak terlalu lebar, naik-turun, berkelok-kelok -kadangkala kelokannya tajam- serta kondisi jalan yang belum 100% mulus. Hanya sedikit deg-degan saja ketika harus papasan dengan bis kecil -kata mas Pemandu, itu bis jurusan Banjarnegara- atau mobil lain di tanjakan atau tikungan tajam.

Nah, dari sekian banyak tujuan wisata di Petungkriyono, mana saja yang masuk dalam paket kunjungan ini? Ini dia cerita kami di masing-masing lokasi tersebut :

Continue reading “Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono (2)”

Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono

Berawal dari sebuah cuitan dari admin Twitter Blogger Pekalongan sebagai upaya memperkenalkan komunitas yang baru saja terbentuk kepada Bapak Bupati Pekalongan, alhamdulillah disambut dengan baik dan antusias oleh beliau, bahkan langsung  mendapat undangan untuk ikut Wisata Bersama ke Petungkriyono pada tanggal 18 Desember 2016 lalu.

Waaah… ke Petungkriyono? Mauuuu….

Ya, Petungkriyono adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Pekalongan bagian Selatan, dengan luas wilayah 73,59 km2 dan terletak di daerah pegunungan ( rata-rata ketinggian 1.294 dpl ).  Daerah ini istimewa karena keindahan alamnya dengan aliran sungai-sungai dan curug-curug nan indah, puncak gunung yang menantang, spesies endemik flora-fauna nya,  juga karena ditemukannya sisa-sisa peradaban masa lampau di daerah ini.

Keistimewaan-keistimewaan Petungkriyono itulah yang mendasari Pemerintah Kabupaten Pekalongan dibawah pimpinan Bp. H. Asip Kholbihi, SH, MSi akan mengembangkan Petungkriyono sebagai Cultural Techno Forestry Park , dengan dua pendekatan yaitu Mass tourism dan eco-tourism.  Pada pendekatan Pariwisata Masal, masyarakat bisa berbondong-bondong datang untuk menikmati keindahan alam dan produk-produk unggulan di Petungkriyono, sedangkan pada eco-tourism pendekatannya lebih kepada penelitian-penelitian baik oleh Perguruan Tinggi maupun perorangan, dari dalam maupun luar negeri.

Menurut Pak Bupati saat penandatanganan MoU Petungkriyono Cultural Techno Forestry Park, program-program yang akan dikembangkan adalah melalui pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, eko edukasi wisata, laboratorium alam, bank genetika, bank bibit, teknologi hijau, energi hijau, green financing dan program-program lain yang relevan (Web Humas Jateng, 8/8/2016).

Nah, pada tanggal 18 Desember 2016 kemarin, dilakukan Wisata Bersama / mobilisasi wisata oleh Bapak Bupati Pekalongan tersebut dengan peserta lebih dari 360 orang yang terdiri dari kalangan Pejabat & ASN Kab Pekalongan, Karyawan/karyawati Bank Syariah Mandiri, serta perwakilan komunitas masyarakat, diantaranya adalah komunitas Blogger Pekalongan.  Kegiatan ini menandai dibukanya route Wisata Petungkriyono sebagai salah satu bentuk pendekatan Mass Tourism Petungkriyono Cultural Techno Forestry Park.

Mau tahu keseruan kita mengikuti acara tersebut? Ni dia ceritanya…

Continue reading “Wisata Bersama Blogger Pekalongan ke Ekowisata Petungkriyono”