Singgah Sejenak di Agrowisata Kopeng Gunungsari

Hai Sahabat Lalang Ungu.. Apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia ya.. Sahabat, kali ini aku akan menuliskan tentang tempat wisata yang beberapa waktu lalu kami datangi.

Sabtu 13 September 2025 yang lalu, aku bersama teman-teman Paguyuban Pertanian mengadakan kunjungan silaturahmi ke salah seorang anggota yang berdomisili di Kota Salatiga. Ini kunjungan keduaku ke rumah Pak Kamto, tahun 2022 pernah belajar budidaya anggrek bersama teman-teman PPL di sana. Baca juga : Belajar Budidaya Anggrek Bersama Teras Sinau Bareng Salatiga.

Keseruan di kebun anggrek Pak Kamto

Setelah acara silaturahmi di rumah Pak Kamto yang mempunyai kebun anggrek di rumah beliau di kawasan Jl Arjuna Salatiga itu, rombongan kami mampir ke Agrowisata Kopeng sebelum pulang ke Pekalongan.

Pose bersama teman-teman Paguyuban Pertanian sebelum pulang dari rumah Pak Kamto
Continue reading “Singgah Sejenak di Agrowisata Kopeng Gunungsari”

Jalan Bareng Sobat Putih-abu Edisi Gunungkidul (2): Sepenggal Siang di Pantai Ngobaran

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia ya.. Sahabat, melanjutkan cerita jalan bareng sobat putih-abu kemarin, kali ini aku akan menceritakan pengalaman kami berkunjung ke salah satu pantai indah di daerah Gunungkidul.

Baca juga: Sarapan di Pawon Purba

Pantai Ngobaran. Apakah kalian pernah mendengar namanya? Atau bahkan pernah berkunjung ke pantai ini? Aku sendiri memang baru pertama kali berkunjung ke sini dan sebelumnya sempat mencari-cari info terkait Pantai Ngobaran ini.

Sekilas Tentang Pantai Ngobaran

Pantai Ngobaran adalah salah satu dari banyak pantai pesisir Selatan, tepatnya di Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, sekitar 65 km dari Pusat Kota Yogyakarta.

Selain pemandangan alam pantai nan indah, hal yang membuat pantai ini terkenal adalah karena suasana mirip seperti pantai-pantai di Bali dengan adanya pura dan arca-arca yang menyebabkan pantai ini dikenal juga sebagai Pantai Bernuansa Bali di Yogja atau sering disebut sebagai Bali of Java.

Continue reading “Jalan Bareng Sobat Putih-abu Edisi Gunungkidul (2): Sepenggal Siang di Pantai Ngobaran”

Pengalaman Kami Menepi Sejenak ke Kampoeng Banyumili

“Ke Kampoeng Banyumili saja yuk..”

Sahabat Lalang Ungu, itulah jawaban keponakanku ketika mamanya menanyakan pengen keluar ke mana di akhir pekan saat aku mampir ke rumah mereka setelah acara dinas beberapa waktu lalu. Baca juga : Menikmati Tahu Pong Semarang Bersama Sahabat Tersayang

Rasa jenuh setelah sepekan beraktivitas rutin dan kangen dengan suasana alam membuat kami dengan segera menyepakati pilihannya itu : makan siang sambil menepi sejenak menikmati alam. Maka Sabtu menjelang siang di 6 Nopember 2021 lalu kami pun meninggalkan Kota Semarang, melipir ke daerah Tuntang Kab. Semarang.

Tentang Kampoeng Banyumili

Kampoeng Banyumili di Kab Semarang
Kampoeng Banyumili di Kab Semarang

Lokasi

Sekitar 1 jam berkendara dari rumah, akhirnya kami sampai di sebuah resto bernuansa alam bernama Kampoeng Banyumili yang terletak di Desa Gedangan, Kec Tuntang Kab Semarang. Continue reading “Pengalaman Kami Menepi Sejenak ke Kampoeng Banyumili”

Dolan Lombok : Menikmati Siang di Gili Trawangan

Dolan Lombok : Menikmati Siang di Gili Trawangan. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Menjelang weekend, hasrat piknik makin menggebu.. Sayang disayang masih harus ditahan-tahan karena Si C belum juga berlalu..hiks.. Sebagai penghibur hati, kutuliskan saja kenangan dolan Lombok kami kemarin yaa… Kali ini tentang keasyikan kami menikmati siang di Gili Trawangan.

Gili Trawangan

Hari kedua trip kami ke Lombok di Maret lalu, sesungguhnya paling kunantikan. Ya, tentu saja karena itinerary wisata di hari kedua ini adalah Gili Trawangan! Tentunya teman-teman sudah tahu -minimal pernah dengar / baca- bahwa Gili Trawangan adalah salah satu ikon wisata Lombok yang masuk kategori must visite karena keindahannya. Nah, tentu saja aku penasaran dong : apa iya Gili Trawangan memang seindah ituuu? Ehm, jadi meminjam istilah yg sering dipakai beberapa reviewer di YouTube..hihi.. Continue reading “Dolan Lombok : Menikmati Siang di Gili Trawangan”

Ciblon di Curug Jlarang Lebakbarang

Hai sobat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga tetap sehat dan bahagia ya… Sobat, di akhir pekan ini, sudahkah ada tujuan jalan-jalan? Jika belum ada tujuan, bagaimana bila ciblon di Clurug Jlarang Lebakbarang saja? Ciblon ( bhs Jawa : bermain air )  itu asyik sekali lho…seperti yang sudah kami rasakan di awal bulan lalu, dan yang akan kuceritakan keseruannya di tulisanku kali ini.

Bermain air di Curug Jlarang Lebakbarang
Ciblon di Curug Jlarang Lebakbarang

“Buuk, hari Sabtu besok lego nggak?”

“Belum ada acara sih, memangnya kenapa, mbak Put?”

“Itu..teman-teman mau jalan-jalan ke Curug di Lebakbarang nih, njenengan mau ikut?”

“Wah..asyik tuh.. Siapa saja yang ikut, mba?”

Itulah sepenggal chat WA di awal bulan lalu, antara aku dan salah seorang rekan kerja dari kantor lama. Ya, meskipun sudah tak lagi sekantor, alhamdulillah aku masih sering berkomunikasi dan sesekali ketemuan dengan teman-teman dari kantor lama. Apalagi kami punya hobi yang sama yaitu ngerumpi dan jalan-jalan..hehe.. Nah, rupanya teman-teman lama masih ingat dengan hobi jalanku itu, sehingga saat ada acara jalan-jalan mereka menawariku untuk ikut.

Terus, aku mau?

Yo jelaaas… 😀  Aku langsung mengiyakan ajakan itu, meskipun saat itu aku sedang di luar kota dan baru akan pulang malam sebelum acara jalan-jalan itu. Haha…dasar Si gatal kaki!

Eh, tapi…Lebakbarang itu di mana sih? Continue reading “Ciblon di Curug Jlarang Lebakbarang”

Panorama Senja di 3 Pantai

Lalang Ungu. Hai teman, apa kabar? Tampaknya, peralihan musim dari penghujan ke kemarau sudah mulai berlangsung ya.. Cuaca sering labil, pagi cerah ceria…eh tiba-tiba sore mendung dan hujan, atau sebaliknya. Tak apa, kita nikmati saja ya.. karena memang sudah saatnya musim berganti. Pergantian musim tetap harus kita sambut dengan bahagia, seperti juga pergantian hari.

Ya, pergantian hari memang seringkali membawa keindahan tersendiri, sehingga tak heran bila banyak orang yang sangat menikmati momen pergantian hari, baik sunrise maupun sunset. Begitupun denganku. Aku sangat suka dengan kedua momen ini, dan seringkali berharap bisa lebih sering mendapatkan kemewahan dapat menikmati dan mengabadikan momen-momen pergantian hari itu. Nah, kali ini aku akan berbagi kenangan akan momen pergantian siang menuju malam : SENJA di 3 pantai.

Menikmati senja di tepi pantai

Menikmati senja harus di pantai?

Continue reading “Panorama Senja di 3 Pantai”

Kenangan Liburan di Pagilaran

Lalang Ungu.  Hai, teman… Tak terasa sudah masuk di bulan ke-2 Tahun 2018 ini ya.. Tetap semangat dan bahagia, bukan? 🙂

Kebetulan juga lagi week end niih, jadi kali ini ku akan menulis tentang pengalamanku berwisata bersama keluarga ke salah satu tempat asyik, yaitu Agrowisata Pagilaran.

Sebenarnya, bukan baru pertama kali kuberkunjung ke daerah perkebunan teh yang berlokasi di Desa Keteleng Kecamatan Blado Kab. Batang ini.  Ya, beberapa kali ada kegiatan kantor yang berlokasi di area wisata yang dikelola ole PT Pagilaran ini, namun memang belum pernah khusus berwisata ke sana, sehingga kesempatan libur akhir tahun lalu merupakan salah satu momen yang tepat bagi keluarga kami untuk berkunjung ke tempat cantik ini. Continue reading “Kenangan Liburan di Pagilaran”

Asyiknya Bermain di Pulau Cemara Brebes

Lalang Ungu. Matahari telah cukup terik ketika kami selesai trekking mangrove Pandansari di siang itu. Sudah masuk waktu dhuhur, maka sambil menunggu makan siang, kami pun sholat di mushola kecil dermaga Dewi Mangrovesari tersebut. Selesai sholat, ternyata baru kutahu bahwa kami akan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Cemara. Hah, di Brebes ada pulau? Atau aku yang salah dengar?

Eh, aku tak salah dengar kok.  Ternyata Brebes memang punya banyak lokawisata. Selain Dewi Mangrovesari alias Desa Wisata Pandansari, ada banyak destinasi-destinasi wisata baru yang sedang dikembangkan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok-kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), di antaranya adalah Pulau Cemara.

Naah..tentu saja aku penasaran ingin segera mengunjungi Pulau Cemara…tapi…ada juga rasa was-was timbul dalam hatiku. Apa pasal?

Rasa khawatir memang sempat terselip di hatiku ketika Pak Auki -salah satu pendamping kami di Famtrip Brebes-menyampaikan bahwa kami akan berperahu melewati laut sekitar 30 menit. Perahunya relatif kecil lhooo…aman gak siiih??? Itulah kekhawatiranku.

Namun rupanya kekhawatiran itu tak perlu bertahan lama. Pak Auki dan kawan-kawan dari Pokdarwis setempat meyakinkan kami bahwa perjalanan kami insya Allah aman, pengemudi perahunya sudah berpengalaman, perahu kami tidak berlebihan muatan -10 – 15 orang- dan cuaca juga sedang bersahabat.

Maka akupun kemudian dengan mantab mengikuti instruksi untuk menaiki perahu itu bersama sebagian rekan perjalananku kali itu -rekan-rekan blogger dan media- didampingi beberapa rekan dari Pokdarwis setempat.

Yuk mareee…berperahu menuju Pulau Cemara

Continue reading “Asyiknya Bermain di Pulau Cemara Brebes”

Susur Mangrove di Maerokoco Semarang

Selamat pagi, teman-teman… Pa kabar?

Semoga di penghujung Bulan Desember ini, teman-teman tetap semangat yaa… Iyalaah…kan habis liburan jilid 1, hehe… Eh, itu sih aku yang liburannya terbagi 2 bagian, yaitu bagian 1 tanggal 23-27 Desember sedangkan bagian keduanya nanti tanggal 30 Desember  2017 – 1 Januari 2018.

Nah, sambil bersiap tuk liburan akhir tahun nanti, maka kali ini kutuliskan dulu beberapa perjalanan ‘piknik tipis-tipis‘ yang beberapa waktu lalu kami lakukan, yaitu treking  / susur mangrove.

Susur Mangrove di Maerokoco

Continue reading “Susur Mangrove di Maerokoco Semarang”

Yuuk, Berlibur ke Dewi Mangrovesari

Hai, temaaan…, apa kabar? Menjelang penghujung Bulan Desember ini, semoga teman-teman dan keluarga sehat-sehat selalu yaaa…

Oya, mungkin teman-teman juga sedang menikmati liburan ya, mengingat hari ini sudah tanggal 24 Desember dan sebagian besar anak sekolah sudah menerima rapor dan memasuki masa liburan sekolah.

Nah, berbincang tentang liburan, sudah adakah rencana liburan akhir tahun, teman-teman? Mestinya sih sudah ya, karena akhir tahun tinggal beberapa hari lagi dan perencanaan awal merupakan salah satu kunci keberhasilan liburan.

Etapi, kalau ternyata belum dapat lokasi tujuan liburan akhir tahun, aku punya informasi asyik lhooo… Cobain ke DEWI MANGROVESARI atau Desa Wisata Mangrove Pandansari Brebes, dijamin nggak akan nyesel deeh..

Sebagai gambaran, akan kuceritakan apa  saja yang dapat kita lakukan saat berlibur ke Hutan Mangrove yang ada Dukuh Pandansari Desa Kaliwlingi  Kec Brebes Kab Brebes Jawa Tengah itu.

Melakukan Tracking Hutan Mangrove

Menuju ke Desa Wisata Pandansari sekilas memang terlihat tak berbeda dengan desa-desa nelayan lainnya. Terdiri dari rumah-rumah penduduk dengan tambak-tambak di kanan-kiri jalan -yang tak terlalu lebar- dan ada perahu-perahu yang tertambat di beberapa bagian sungai.

Memasuki Dukuh Pandansari baru terasa bedanya. Ada Joglo Mangrove yang menjadi pusat edukasi dan ruang pembelajaran untuk memahami tentang ekosistem mangrove, dll.  Ada pula Sanggar Seni tempat pertemuan ide-ide kreatif warga berupa karya seni, dan juga penampilan tradisi / budaya baik itu tarian, musik, seni lukis maupun teater.

Tak perlu takut nyasar untuk menuju Hutan Wisata Mangrove, karena ada papan-papan petunjuk arah menuju lokasi ini, dan penduduk yang ramah pun akan memberi petunjuk dengan senang hati bila ditanyai.

Memasuki lokasi Hutan Wisata Mangrove ada gerbang dengan loket tiket masuk di sebelah kanan, dan posko Desa Wisata di sebelah kirinya. Oya, untuk memasuki kawasan ini pengunjung dipungut biaya Rp. 15.000 (orang dewasa) dan Rp. 5.000 (anak-anak) di hari kerja dan Rp. 20.000 (dewasa) dan Rp. 10.000 (anak-anak) di hari libur.

Memasuki gerbang kita akan melewati tempat parkir, warung & tempat makan serta kios-kios penjual cendera mata maupun oleh-oleh khas Brebes, langsung menuju dermaga.

Inilah dermaga menuju lokasi susur mangrove Pandansari

Lho..kok menuju dermaga? Bukannya kita akan tracking mangrove? Continue reading “Yuuk, Berlibur ke Dewi Mangrovesari”