Sebuah catatan kecil perjalanan hidupku di 2020 yang baru saja lewat. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Selamat Tahun Baru 2021 ya.. Bagaimana, apakah teman-teman sudah siap ‘berlari’ kembali di 2021 ini, atau masih merancang langkah?
Hihi…kalau yang terakhir itu sih aku ya.. Belum sepenuhnya siap untuk ‘gas pol’ di awal tahun ini, sebaliknya masih berhati-hati dalam merencanakan langkah ke depan. Dalam rangka itulah aku menyusun catatan kecil tentang perjalananku di 2020 kemarin, untuk menjadi dasarku melangkah di 2021 ini.
Pembelajaran Secara Tatap Muka di Awal 2021, Setuju / Tidak? Hai, Sahabat Lalang Ungu.. Tahun sebentar lagi berganti, sudah siap menjalani tahun baru? Semoga kita semua tetap sehat dan bahagia mengawali dan menjalani tahun 2021 kelak ya.. Aamiin..
Semoga tahun baru membawa semangat baru dan kondisi baru yang lebih baik untuk kita semua.. Mungkin di antara teman-teman sudah merencanakan kegiatan-kegiatan baru di 2021, atau baru sebatas wacana saja? Seperti wacana dari pemerintah beberapa waktu lalu tentang akan dimulainya kembali pendidikan dengan sistem tatap muka di masa New Normal mulai Januari 2021. Bagaimana pendapat kalian tentang hal ini?
-foto milik Jachinta-
Setelah berbulan-bulan menjalani pembelajaran dengan sistem jarak jauh atau school from home, apakah siswa siap sekolah seperti biasa lagi? Apakah orang tua siap melepas anak-anak untuk sekolah / kuliah seperti biasa? Apakah sekolah dan guru siap membuka kembali sekolah meski pandemi belum usai?
Dalam keluarga intiku tidak ada anak / remaja yang masih dalam usia sekolah, sehingga aku tidak mempunyai pendapat khusus dalam hal ini, namun aku ingin tahu bagaimana pendapat mereka yang terlibat langsung. Maka beberapa waktu lalu aku sengaja bertanya kepada beberapa teman dan keluarga lain tentang hal ini.
“Jika ada wacana untuk memulai kembali sekolah / kuliah dengan sistem tatap muka mulai Januari 2021, bagaimana pendapat kalian selaku siswa / orangtua / guru, setuju / tidak setuju? Dan apa alasannya?”
Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Oya, Selamat Natal bagi sahabat yang merayakannya, dan selamat berlibur bagi sahabat lainnya ya.. Kali ini, akan kutuliskan pengalaman kami singgah sejenak di salah satu tempat singgah yang unik dan menarik.
Lokasi Rest Area / TIP 260B Banjaratma
Rest Area / TIP 260B Banjaratma ini berlokasi di daerah Cipugur, Banjaratma, Bulakamba Kab. Brebes Jawa Tengah, tepatnya di KM 260 Tol Pejagan-Pemalang. Posisi rest area ini ada di sisi kiri jalan tol yang mengarah ke Jakarta.
Baca Buku Pulih : Memetik Hikmah di Tiap Kisah. Suatu siang beberapa waktu lalu, di beranda Grup FB Ibu-ibu Doyan Nulis (IIDN) aku mengucapkan selamat pada dua orang teman yang menjadi penulis terbaik pada review acara Launching Buku Pulih yang dilakukan secara online pada bulan Oktober lalu. Beberapa waktu kemudian baru sempat membuka WA grup IIDN, dan menemukan namaku terselip di post pengumuman pemenang tersebut.
Oalaah…aku tidak teliti membaca post di grup sebelumnya. Alhamdulillah…ternyata tulisanku yang ini mendapat apresiasi juga dari IIDN sebagai salah satu dari 3 pemenang hiburan dan akan mendapatkan Buku Pulih. Senangnyaaa…
Dan lebih senang lagi ketika Jumat kemarin, pulang kantor sudah ditunggu sebuah paket dari Jawa Timur yang setelah kubuka, ternyata itulah Buku Pulih yang menjadi hadiah. Wah..terima kasih IIDN, cepat sekali hadiahnya sampai 👍 Tak sabar keesokan harinya langsung kubaca, dan kesanku setelah membacanya, akan kutuliskan berikut ini.
Pulih : Perjalanan Bangkit dari Masalah Kesehatan Mental
Suatu Sore di Welo Asri Petungkriyono. Hai Sahabat Lalang Ungu, melanjutkan cerita perjalananku menyapa kembali ekowisata Petungkriyono yang telah kutuliskan sebelumnya, kali ini aku akan menuliskan pengalamanku suatu sore di Welo Asri, salah satu destinasi wisata di Petungkriyono.
Welo Asri adalah salah satu destinasi wisata alam yang letaknya di Desa Kayupuring Kec Petungkriyono Kab Pekalongan. Lokasi ini berjarak sekitar 31,1 Km dari Kajen -ibu kota Kab Pekalongan- atau waktu tempuh sekitar 1 jam.
Jarak Kajen – Kayupuring (lokasi Welo Asri)
Jam Operasional dan Tiket Masuk
Wisata alam Welo Asri ini buka jam 07.00 WIB s.d jam 17.00 WIB sedangkan tiket masuknya per orang Rp.5000,- untuk parkir motor Rp.2000,- sedangkan mobil Rp.5000,- Untuk aktivitas air (river tuning, body raffting, dll) dikenakan biaya tersendiri ya..
Singgah Sejenak di Masjid Raya Hubbul Wathan Mataram. Sahabat Lalang Ungu, tentunya sering mendengar tentang Lombok Pulau Seribu Masjid, bukan? Sebutan yang merujuk pada pulau yang mempunyai banyaaaaak masjid-masjid nan indah dan unik, juga mewakili suasana religius masyarakat setempat. Itu sebabnya, ketika berkesempatan ke Lombok medio Maret lalu, aku pun berharap bisa mengunjungi beberapa di antaranya.
Alhamdulillah, harapan itu terwujud. Pada kunjungan kami ke Lombok saat itu, sempat mengunjungi 3 masjid cantik yaitu Masjid Nur Syahada di Desa Wisata Sade, Masjid Nurul Bilad di Mandalika Lombok Tengah dan yang ketiga adalah Masjid Hubbul Wathan di Kota Mataram. Nah, kali ini akan kutuliskan pengalaman kami singgah sejenak di Masjid Hubbul Wathan di Kota Mataram ini.
Masjid Raya Hubbul Wathan Mataram NTB (Foto by Mechta)
Mau mandaran seafood? ke De’Pendopo Pekalongan saja!
Mau Mandaran Seafood? Ke De’ Pendopo Pekalongan Saja! Hai Sahabat Lalang Ungu, siapa di antara kalian yang suka seafood? Naah..pasti banyak yang angkat tangan nih. Tos dulu kalau begitu, menu olahan berbahan ikan, kerang, cumi, dll memang banyak penggemarnya termasuk aku. Dalam tulisanku kali ini, aku akan ceritakan pengalamanku menikmati menu seafood di salah satu resto Pekalongan yaitu De’Pendopo di International Batik Center Wiradesa Pekalongan, yang disajikan a la mandaran.
Tentang De’Pendopo IBC Pekalongan
Beberapa hari lalu, kebetulan aku harus bertemu dengan beberapa rekan dari Komunitas Blogger Pekalongan, nah kali ini kami memilih tempat di sebuah resto yang baru saja soft launching pertengahan bulan lalu. Sebenarnya resto yang berlokasi di kawasan International Batik Center (IBC) Wiradesa Pekalongan ini sudah lama ada, hanya rupanya baru-baru ini ada pergantian manajemen. Nah, kami penasaran nih ceritanya, pengen nyobain menu-menu di De’Pendopo yang ‘baru’ ini 😊
Teman-teman sudah pernah berkunjung ke IBC Pekalongan? Lokasinya persis di tepi jalan jalur Pantura Pekalongan tepatnya di Jl. A. Yani 573 Wiradesa Kab Pekalongan. Nah di bagian depan dari salah satu pusat perdagangan Batik Pekalongan ini, ada sebuah bangunan berbentuk Pendopo khas Jawa. Itulah bangunan yang digunakan untuk Resto De’Pendopo ini. Cukup luas dan semi terbuka, seperti layaknya bangunan Pendopo / aula khas Jawa pada umumnya.
Menuju De’Pendopo IBC Pekalongan
Ruangan resto dengan bangunan semi terbuka ini tampak luas, bersih dan nyaman dengan meja-kursi makan yang di tata berjarak, sementara lingkungan sekitarnya pun tampak tertata apik (mengundang jiwa-jiwa selfie, hahaha..) dan tempat parkir relatif luas juga.
Ruangan Resto De’Pendopo IBC Pekalongan
Perkiraan kami semula, menu yang tersaji di resto ini adalah menu tradisional / khas Jawa atau menu lokal Pekalongan, ternyata setelah melihat daftar menu yang tersaji, justru seafood merupakan ciri khas dari resto ini. Dan yang lebih menarik lagi, informasi dari pramusaji bahwa paket-paket menu laut yang ada akan disajikan a la mandaran. Wah asyik sekali, bukan?
Menyapa Kembali Curug Bajing di Petungkriyono. Salam jumpa Sahabat Lalang Ungu… Kali ini aku ingin menuliskan cerita singkat kunjungan kami ke salah satu destinasi wisata di Petungkriyono, yaitu : Curug Bajing.
Salam jumpa Sahabat Lalang Ungu.. Masih meneruskan cerita dari serunya kegiatan JOTS 2020 Kab Semarang dan Magelang nih.. Setelah mengunjungi destinasi wisata di Kab Semarang pada hari pertama dan hari kedua, maka selanjutnya giliran kunjungan ke destinasi wisata di Kab. Magelang yang akan kutuliskan kali ini.
Pada Minggu (8/11/2020) siang, rombongan meninggalkan kawasan wisata alam Gumuk Reco Sepakung, menuju Magelang. Hampir jam 2 siang ketika kami memasuki kota Magelang dan bersiap mencicip menu makan siang yang istimewa.
Memacu Adrenalin di Gumuk Reco Sepakung. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu… Meneruskan catatan perjalananku mengikuti kegiatan Jateng On The Spot (JOTS) 2020 Kab Semarang dan Magelang yang diselenggarakan oleh Disporapar Jateng, kali ini akan kuceritakan pengalaman yang bikin deg-degan di wisata alam Gumuk Reco Sepakung, lokasi wisata terakhir dari Kab Semarang yang kami kunjungi pada JOTS 2020 Semarang dan Magelang, Minggu 8 Nopember 2020 lalu.
Oya, setelah mengunjungi Komplek Candi Gedongsongo dan Taman Bunga Celosia pada Sabtu sore -7 November 2020- lalu kami langsung menuju tempat istirahat yaitu Griya Persada Convention Hotel n Resort yang masih berlokasi di kawasan Bandungan juga, tepatnya di Jl. Gintungan Utara no 77, Jetis, Bandungan.
Makan malam di Istana Kuliner Bandungan
Nah, sebelum beristirahat malam itu, rombongan makan malam di Resto Istana Kuliner yang lokasinya berdekatan dengan hotel, lalu setelah makan sempat ada games dan joget bersama dari panitia JOTS2020. Seruuu… 😀
Di Griya Persada Hotel malam itu aku dan Ela menempati kamar No. 108. Alhamdulillah, kamarnya nyaman sehingga kami bisa tidur pulas dan terbangun dengan badan kembali segar di keesokan harinya.
Kamar 108 Griya Persada Hotel n Resort Bandungan
Selanjutnya, setelah sarapan yang nikmat di Maruti Dining Room pagi itu, kami pun berkemas dan meneruskan perjalanan ke tujuan wisata berikutnya.
Sarapan di Maruti Dining Room Griya Persada Convention Hotel n Resort