Warna warni Curug Gondoriyo Cerminan Semangat Pokdarwis Pengelolanya

Warna-warni Curug Gondoriyo, cerminan semangat Pokdarwis pengelolanya. Hai Sahabat Lalang Ungu…apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia di awal Bulan Maret 2019 ini ya.. Oya, bagaimana acara weekend kemarin, seru tentunya ya… Nah, kali ini aku akan berbagi cerita pengalaman kami saat malam-mingguan di Curug Gondoriyo beberapa waktu yang lalu.

Lhoo..malam-malam kok ke air terjun? Memang ada Curug yang buka hingga malam hari?

Curug Gondoriyo Semarang
Curug Gondoriyo Semarang

Weee…jangan salaaah… Ada lho, Curug  / air terjun yang bisa kita kunjungi pagi, siang, sore bahkan pada malam hari… Curug Gondoriyo itulah nama -setahuku, sampai saat ini- satu-satunya lokawisata Curug yang jam operasionalnya mulai pagi hingga malam hari. Curug ini buka 2x yaitu pagi jam 09.00-17.00 dan malam jam 19.00-21.00 (hari biasa) dan sampai jam 22.00 di weekend. Continue reading “Warna warni Curug Gondoriyo Cerminan Semangat Pokdarwis Pengelolanya”

Pengalaman Mendampingi Ibu Melakukan Otentikasi TASPEN secara Mandiri

Pengalaman mendampingi ibu melakukan Otentikasi Taspen secara Mandiri. Hai Sahabat Lalang Ungu, jumpa lagi kita… Kali ini aku akan ceritakan pengalaman kami saat mendampingi ibu melakukan Otentikasi TASPEN secara mandiri (self authentication) dengan menggunakan smartphone. Nah, sebelumnya mari kita ketahui dulu tentang Otentikasi TASPEN ini ya..

Pengalaman otentikasi TASPEN mandiri

Otentikasi TASPEN, apa itu?

Otentikasi TASPEN adalah cara yang digunakan untuk membuktikan bahwa penerima pensiun masih hidup (proof of life). Sebelumnya dilakukan dengan ketentuan untuk penerima pensiun datang langsung ke kantor TASPEN pada waktu-waktu tertentu / secara berkala, biasanya setiap 6 bln sekali. Nah, saat ini otentikasi telah dilakukan dengan menggunakan teknologi yaitu dengan perekaman data Biometrik yaitu data wajah, suara dan sidik jari. Data biometrik ini yang akan digunakan sebagai dasar pengecekan selanjutnya. Continue reading “Pengalaman Mendampingi Ibu Melakukan Otentikasi TASPEN secara Mandiri”

Serunya Ultah ke-4 Gandjel Rel di Resto Pringsewu Kota Lama Semarang

Hai Sahabat Lalang Ungu…bagaimana kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat dan bahagia ya.. Oya, aku juga ingin berbagi cerita bahagia nih, yaitu cerita serunya ultah ke-4 Gandjel Rel di Resto Pringsewu Kota Lama Semarang pada akhir Minggu lalu.

Teman-teman sudah tahu kan ya, tepatnya pada 22 Pebruari 2019 lalu, Gandjel Rel -komunitas blogger perempuan Semarang- berulang tahun yang keempat. Perayaan ultah ke-4 GR kali ini dimeriahkan dengan blogchallenge dengan tema yang berbeda selama 4 pekan, dan ada juga videochallenge yang tayang serentak pada 22 Pebruari 2019 lalu.. Pssst, sudah kenalan belum dengan tokoh ter-hits seantero GRes tahun ini? Itu lhooo… Abu Gosok Sang Tokoh Fenomenal…. 🤣🤣🤣 Continue reading “Serunya Ultah ke-4 Gandjel Rel di Resto Pringsewu Kota Lama Semarang”

Mari mengenal Jakula Teteh, si Jamu Sehat Tanaman

Mari mengenal Jakula Teteh, si Jamu Sehat Tanaman.  Hai, Sahabat Lalang Ungu, masih tetap ceria di akhir Minggu ke-3 Bulan Pebruari ini, bukan? Semoga demikian adanya ya..

Oya, sudah cukup lama aku tidak menulis tema kegiatan berkebun ya.. Nah, pada tulisan kali ini aku akan mengajak sahabat semua untuk berkenalan dengan Jakula Teteh. Kebetulan beberapa waktu lalu aku dan teman-teman PPL mendampingi teman-teman petani saat membuatnya.

https://www.instagram.com/p/Bqq29qeg5o4/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=1jw7r6owlqgpd

Apa itu Jakula Teteh? Continue reading “Mari mengenal Jakula Teteh, si Jamu Sehat Tanaman”

Perjalanan singkat kami ke Jogjakarta

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia ya.. Sahabat, kali ini aku ingin bercerita tentang perjalanan singkat kami ke Jogjakarta. Hanya menginap semalam, tapi tetap mengesankan lho..hehe..

Ceritanya, awal Minggu lalu aku mendapat tugas dinas di Jogja, dengan jadwal rapat hari Senin pagi hingga siang hari, yang menyebabkan aku harus menginap dulu di Jogja malam sebelumnya karena tidak ada jadwal angkutan umum Pekalongan-Jogja yang memungkinkan aku berangkat pada hari yang sama dan hadir tepat waktu.

Rencana awal naik kereta api, sekaligus mencoba KA Joglosemarkerto yang baru beroperasi beberapa bulan lalu. Jadwal keberangkatan dari Pekalongan dengan kereta ini adalah pagi hari dan akan sampai di Jogja sekitar tengah hari. Nah, akan ada waktu siang sampai malam di Jogja sebelum rapat paginya, aku sudah berencana mencari tempat wisata di sekitar penginapan agar tidak hanya bengong di kamar hotel saja… Sekaligus cari bahan untuk apdet blog..hehe.. Continue reading “Perjalanan singkat kami ke Jogjakarta”

Pulau Dewata, tunggu kami kembali ke sana yaa…

Ombak berkejaran pada suatu ketika di salah satu pantai Pulau Dewata

Pulau Dewata, tunggu kami kembali ke sana yaa… Sobat Lalang Ungu, itulah sekelumit pengharapan yang terlintas di hati ketika sore kemarin aku melihat-lihat foto-foto lama kebersamaan kami di Pulau Bali beberapa tahun lalu.

Ceritanya aku lagi bongkar-bongkar folder foto, mencari foto pemandangan yang ingin kuunggah di IG mumpung ada tema tentang landscape di salah satu akun pepotoan yang kuikuti, eh..sampai di salah satu folder yang berisi foto-foto di Bali tahun 2010 itu…dan aku pun terlempar ke dalam kenangan indah!

Continue reading “Pulau Dewata, tunggu kami kembali ke sana yaa…”

Ciblon di Curug Jlarang Lebakbarang

Hai sobat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga tetap sehat dan bahagia ya… Sobat, di akhir pekan ini, sudahkah ada tujuan jalan-jalan? Jika belum ada tujuan, bagaimana bila ciblon di Clurug Jlarang Lebakbarang saja? Ciblon ( bhs Jawa : bermain air )  itu asyik sekali lho…seperti yang sudah kami rasakan di awal bulan lalu, dan yang akan kuceritakan keseruannya di tulisanku kali ini.

Bermain air di Curug Jlarang Lebakbarang
Ciblon di Curug Jlarang Lebakbarang

“Buuk, hari Sabtu besok lego nggak?”

“Belum ada acara sih, memangnya kenapa, mbak Put?”

“Itu..teman-teman mau jalan-jalan ke Curug di Lebakbarang nih, njenengan mau ikut?”

“Wah..asyik tuh.. Siapa saja yang ikut, mba?”

Itulah sepenggal chat WA di awal bulan lalu, antara aku dan salah seorang rekan kerja dari kantor lama. Ya, meskipun sudah tak lagi sekantor, alhamdulillah aku masih sering berkomunikasi dan sesekali ketemuan dengan teman-teman dari kantor lama. Apalagi kami punya hobi yang sama yaitu ngerumpi dan jalan-jalan..hehe.. Nah, rupanya teman-teman lama masih ingat dengan hobi jalanku itu, sehingga saat ada acara jalan-jalan mereka menawariku untuk ikut.

Terus, aku mau?

Yo jelaaas… 😀  Aku langsung mengiyakan ajakan itu, meskipun saat itu aku sedang di luar kota dan baru akan pulang malam sebelum acara jalan-jalan itu. Haha…dasar Si gatal kaki!

Eh, tapi…Lebakbarang itu di mana sih? Continue reading “Ciblon di Curug Jlarang Lebakbarang”

Catatan Umrah 2018 (2) : Nikmatnya Lesehan di Makkah dengan menu Nasi Bukhari

Catatan Umrah 2018 (2) :  Nikmatnya lesehan di Makkah dengan menu Nasi Bukhari.  Assalamualaikum, sahabat Lalang Ungu.. Di awal bulan Februari ini, meskipun hujan masih setia menemani bahkan ada banjir di beberapa lokasi yang belum juga surut, semoga sahabat semua tetap sehat dan bahagia ya.. Sahabat, di akhir pekan kali ini, aku akan berbagi cerita ringan, kenangan saat umrah kemarin, yaitu nikmatnya lesehan di Makkah dengan menu Nasi Bukhari.

Apa itu Nasi Bukhari?

Mungkin teman-teman sudah banyak yang mengenal salah satu menu masakan Timur Tengah yang satu ini ya.. Kalau aku sendiri, memang baru pertama kali ini lidahku mengenalnya..hehe.. Sebelumnya baru Nasi Kebuli dan Bubur Haritsah dua menu masakan Arab yang pernah kucicipi..

Konon, Nasi Bukhari yang berasal dari Afghanistan ini  adalah salah satu hidangan makan siang yang khas di Arab, terdiri dari nasi yang dimasak dengan bumbu rempah bersama ayam / daging. Masakan ini mudah di dapat di daerah-daerah Timur Tengah, termasuk di Kota Makkah tempat kami mencicipinya beberapa waktu lalu.

Nasi Bukhari
Nasi Bukhari, Ayam Panggang dan lalapannya

Continue reading “Catatan Umrah 2018 (2) : Nikmatnya Lesehan di Makkah dengan menu Nasi Bukhari”

Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku

Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku. Sobat Lalang Ungu, ya..itulah yang kukatakan kepada seorang teman beberapa saat lalu, ketika dia bertanya untuk apa aku ngeblog. Awalnya kami berbincang tentang kegiatan kami di waktu luang. Oya, teman ini adalah teman baru, sehingga kami memang belum tahu latar belakang kehidupan kami masing-masing.

Suatu saat dia menanyakan kabarku, apa yg sedang kulakukan di waktu luang itu, dan aku jawab sedang ngeblog.

Ngeblog, apa itu?” tanyanya lebih lanjut.

Menulis di blog, yaitu semacam jurnal atau artikel yang ada di internet..” lalu akupun menjelaskan singkat apa itu blog, blogger dan blogging atau ngeblog sebagaimana kusebutkan di awal tadi.

Untuk apa?” tanyanya di akhir penjelasanku. Aku sempat terhenyak waktu itu.

Maksudmu, untuk apa aku ngeblog?” tanyaku memperjelas.

Iya…tampaknya ngeblog buatmu tak sekedar mengisi waktu luang, bukan?”

Emmm…iyaa.. Bisa dibilang, ngeblog ini hobi untuk menyeimbangkan hidupku. Salah satu yang membuatku tetap waras,” jawabku.

Temanku tertawa, mungkin dia mengira aku bercanda atau hanya menjawab sekenanya saja. Padahal aku sungguh-sungguh menyatakan hal itu, bahwa selama sekitar 7 tahun belakangan ini, hobi inilah salah satu yang membuatku merasa seimbang dalam hidup keseharianku.

Continue reading “Ngeblog sebagai penyeimbang hidupku”

Ajarkan Anak Lindungi Diri dari Kekerasan Seksual, Bisa kah?

Ajarkan anak lindungi diri dari kekerasan seksual, bisa kah? Hai sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia ya..

Oya, pertanyaan di awal tulisan ini, mungkin pernah juga terlintas di benak sahabat, terlebih ketika kita mendengar / membaca kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak. Bagaimana perasaan kita saat membaca / mendengar hal tersebut? Tentunya merasa kesal dan marah, bukan?

Terlepas dari kita mengenal atau tidak korban kasus-kasus tersebut, kita pasti sepakat bahwa hal tersebut sangat biadab dan harus dicegah semaksimal mungkin. Masalahnya, bisakah kita mengajarkan kepada anak-anak untuk melindungi diri mereka sendiri dari kekerasan itu?

Jawaban atas pertanyaan itu adalah : bisa dan bahkan sangat perlu!

Ya, sejak dini kita bisa dan sangat perlu mengajarkan kepada anak-anak kita -baik anak laki-laki ataupun perempuan- tentang ketrampilan keselamatan pribadi (personal safety skills) agar anak-anak ini dapat terhindar dari kekerasan seksual.

Lalu, bagaimana caranya?

Continue reading “Ajarkan Anak Lindungi Diri dari Kekerasan Seksual, Bisa kah?”