3 Jenis Minuman Herbal yang Nikmat Berkhasiat

Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga senantiasa sehat dan bahagia ya… Sahabat, dalam tulisanku kali ini aku akan menuliskan tentang 3 jenis minuman herbal yang nikmat berkhasiat. Wah, tumben-tumbenan nih nulis tentang minuman sehat, apakah latah karena banyak yang sedang membahas pencegahan virus Corona dengan ramuan herbal?

Ya, boleh saja kalau ada yang mengartikan begitu. Tulisan ini memang terinspirasi dari berita-berita yang menyatakan manfaat rimpang khususnya dalam menjaga kesehatan tubuh, termasuk konon katanya bisa mencegah virus Corona yang sedang trending di seantero jagad raya ini. Membaca berita-berita tersebut, aku lalu teringat pada minuman / wedang herbal yang selama ini memang kami konsumsi sehari-hari, karena kebutuhan masing-masing anggota keluarga kami. Mau tahu? Nah…inilah ke-3 minuman herbal sederhana yang nikmat berkhasiat tersebut : Continue reading “3 Jenis Minuman Herbal yang Nikmat Berkhasiat”

5 Kunci Keamanan Pangan

Sebelum kita makan, Dik..

cuci tanganmu dulu…

Jagalah kebersihan, Dik..

agar sehat selalu…

Hai Sahabat Lalang Ungu..adakah di antara teman-teman yang masih ingat syair di atas? Ya, itu adalah penggalan syair lagu anak-anak yang diajarkan saat TK / SD zaman dulu…entah kalau anak-anak zaman now diajarkan / tidak ya lagu itu? Sebuah lagu yang mengingatkan kita untuk menjaga kebersihan, makan sayur dan ada etika makan juga..hehe..

Menjaga kebersihan memang sangat penting ya teman, itu sebabnya penting disosialisasikan sejak dini dan hal itu juga merupakan salah satu dari 5 Kunci Keamanan Pangan. Apa saja ke-5 Kunci Keamanan Pangan itu? Berikut ini uraian singkatnya.. Continue reading “5 Kunci Keamanan Pangan”

Pagiku di Same Hotel Cepu dan Mengenal Sedulur Sikep

Hai Sahabat Lalang Ungu… Setelah cerita tentang perjalanan Pekalongan-Cepu dan kunjungan ke 2 tempat wisata di Cepu, maka kali ini aku akan menuliskan pengalamanku hari terakhir di Cepu pada kunjungan tanggal 10-11 Juli 2019 kemarin.

Pagiku di Same Hotel Cepu

Suasana kamar yang nyaman dan badan yang lelah rupanya saling mempengaruhi dan menimbulkan akibat tidur yang nyenyak bagiku di malam itu. Bahkan yang biasanya kuterbangun untuk ke toilet, malam itu tidak terjadi. Tidur nyenyaaak…hingga alarm HP berbunyi pukul 4 pagi. Alhamdulillah ☺ Continue reading “Pagiku di Same Hotel Cepu dan Mengenal Sedulur Sikep”

Hari Keluarga, Hari Kita Semua

Hari Keluarga, Hari Kita Semua adalah tema peringatan Hari Keluarga Nasional Tahun 2019 ini. Oh ya, Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) diperingati setiap tanggal 29 Juni dan peringatan tahun ini adalah yang ke-26.

Apa itu HARGANAS?

Tanggal 29 Juni baru ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) melalui Keputusan Presiden RI no 39 Tahun 2014 pada tanggal 15 September 2014, namun peringatan HARGANAS pertama adalah pada tanggal 29 Juni 1993.

Peringatan Hari Keluarga Nasional dimaksudkan sebagai pengingat bagi masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara.

Tema dan Slogan HARGANAS 2019

Sebagaimana tersebut di atas, tema peringatan Harganas 2019 ini adalah “Hari Keluarga, Hari Kita Semua”. Tema ini diangkat untuk menumbuhkan kembali kesadaran bersama akan pentingnya arti keluarga dalam tatanan kehidupan sosial. Sesuatu yang tampaknya agak terabaikan dalam masa sekarang ini. Adapun slogan HARGANAS 2019 adalah ‘Cinta Keluarga, Cinta Terencana’.

“Keluarga merupakan entitas terpenting bagi kehidupan seseorang sejak ia kanak-kanak. Melalui keluarga karakter dan kebiasaan seseorang terbentuk” -skata (dot)info-

Oya, seremonial peringatan HARGANAS 2019 akan dipusatkan di Kota Banjarbaru Prov Kalimantan Selatan pada tanggal 6 Juli 2019 yang akan datang. Nah…yang dekat sana asyik tuh ya, pasti banyak kegiatan menarik dalam rangka HARGANAS ini…

Continue reading “Hari Keluarga, Hari Kita Semua”

Pengalaman Mendampingi Ibu Melakukan Otentikasi TASPEN secara Mandiri

Pengalaman mendampingi ibu melakukan Otentikasi Taspen secara Mandiri. Hai Sahabat Lalang Ungu, jumpa lagi kita… Kali ini aku akan ceritakan pengalaman kami saat mendampingi ibu melakukan Otentikasi TASPEN secara mandiri (self authentication) dengan menggunakan smartphone. Nah, sebelumnya mari kita ketahui dulu tentang Otentikasi TASPEN ini ya..

Pengalaman otentikasi TASPEN mandiri

Otentikasi TASPEN, apa itu?

Otentikasi TASPEN adalah cara yang digunakan untuk membuktikan bahwa penerima pensiun masih hidup (proof of life). Sebelumnya dilakukan dengan ketentuan untuk penerima pensiun datang langsung ke kantor TASPEN pada waktu-waktu tertentu / secara berkala, biasanya setiap 6 bln sekali. Nah, saat ini otentikasi telah dilakukan dengan menggunakan teknologi yaitu dengan perekaman data Biometrik yaitu data wajah, suara dan sidik jari. Data biometrik ini yang akan digunakan sebagai dasar pengecekan selanjutnya. Continue reading “Pengalaman Mendampingi Ibu Melakukan Otentikasi TASPEN secara Mandiri”

Ajarkan Anak Lindungi Diri dari Kekerasan Seksual, Bisa kah?

Ajarkan anak lindungi diri dari kekerasan seksual, bisa kah? Hai sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia ya..

Oya, pertanyaan di awal tulisan ini, mungkin pernah juga terlintas di benak sahabat, terlebih ketika kita mendengar / membaca kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak. Bagaimana perasaan kita saat membaca / mendengar hal tersebut? Tentunya merasa kesal dan marah, bukan?

Terlepas dari kita mengenal atau tidak korban kasus-kasus tersebut, kita pasti sepakat bahwa hal tersebut sangat biadab dan harus dicegah semaksimal mungkin. Masalahnya, bisakah kita mengajarkan kepada anak-anak untuk melindungi diri mereka sendiri dari kekerasan itu?

Jawaban atas pertanyaan itu adalah : bisa dan bahkan sangat perlu!

Ya, sejak dini kita bisa dan sangat perlu mengajarkan kepada anak-anak kita -baik anak laki-laki ataupun perempuan- tentang ketrampilan keselamatan pribadi (personal safety skills) agar anak-anak ini dapat terhindar dari kekerasan seksual.

Lalu, bagaimana caranya?

Continue reading “Ajarkan Anak Lindungi Diri dari Kekerasan Seksual, Bisa kah?”

Catatan Umroh 2018 (1) : Pendamping Jamaah Sepuh

Mbak…kok belum tayang tulisanmu tentang Umroh kemarin?”

“Eh..iyaa… Belum sempat, hehe..”

Sahabat Lalang Ungu, itulah sepenggal percakapanku dengan seorang teman beberapa waktu lalu, yang saat ini terngiang-ngiang kembali di benakku.

Aku tidak sedang berbohong ketika menjawab belum sempat menuliskan pengalamanku di perjalanan religi kali ini, yang Alhamdulillah telah kujalani sejak tanggal 27 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 lalu. Sehari setelah sampai di rumah, kondisi kesehatanku sempat ngedrop hingga sisa cuti 3 hari + 2 hari libur kulalui dengan lebih banyak di tempat tidur.

Selanjutnya, hari ketiga masuk kerja langsung dapat tugas luar provinsi selama 3 hari yang mau tak mau harus dijalani meski dengan kondisi body yang masih agak oleng. Alhamdulillah, saat ini sudah mulai fit lagi…tapi mood untuk nulis masih belum kembali sepenuhnya..hehe..

Oya, entah kenapa, kurasa memang ada yang berbeda dari perjalananku kali ini, dengan perjalanan ke tanah suci 7 tahun lalu. Saat itu, aku rajin sekali mendokumentasikan pengalamanku baik lewat foto-foto maupun catatan singkat di buku kecil yang selalu kubawa. Nah, kali ini berbeda. Aku lebih banyak merekam petistiwa-peristiwa di sekelilingku, dalam benak dan hatiku saja. Tentu saja ada foto-foto tapi tak sebanyak yang lalu. Dan buku kecilku..hanya beberapa lembar awal saja terisi. Entah kenapa..

Bukan karena tidak berkesan. Ya, bukan karena perjalanan kali ini tidak berkesan. Sebaliknya malah. Aku merasakan ada banyak sekali kesan dan pelajaran yang kuperoleh dalam kesempatan menjadi tamu Allah kali ini…tapi…entah mengapa tak mudah untuk menuliskannya.

Tapi…aku tetap akan menuliskannya, dan kumulai dari tulisan ini. Mungkin kemarin-kemarin aku hanya perlu mengendapkan segala rasa dan cerita itu, sedikit lebih lama lagi… Oya, aku menuliskan pengalamanku, bukan dengan niatan untuk menggurui ataupun pamer.

Insya Allah, tak ada sama sekali niatan itu dalam hatiku, dan semoga teman-teman yang membacanya nanti juga tidak akan merasa aku sedang menggurui ataupun pamer. Aku ingin menuliskannya, pertama dan yang paling utama adalah sebagai ungkapan rasa syukurku dan bagian dari catatan perjalanan hidupku. Apabila ada hal-hal baik atau hikmah yang dapat dipetik dari tulisan-tulisan ku itu : Alhamdulillah.. Namun bila ternyata hanya tertangkap sebagai curhat semata, mohon dimaklumi dan dimaafkan ya..teman-teman …

Jamaah Umroh Al Baika-Samawi Desember 2018 (Foto : Istimewa)

Continue reading “Catatan Umroh 2018 (1) : Pendamping Jamaah Sepuh”

Mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah (1)

Salam jumpa, sobat Lalang UnguMengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah menyita perhatianku akhir-akhir ini. Ya, meskipun rindu itu terus menggebu sejak beberapa tahun lalu, namun rupanya baru di akhir tahun nanti -insya Allah- kudapat memenuhi panggilan-NYA kali ini. Mohon doanya ya, teman-teman…

Penuh syukur kubersiap untuk keberangkatanku kali ini, meski terasa semua serba mendadak -dibanding perjalanan religiku sebelumnya- namun mudah-mudahan tidak mengurangi kesiapanku menjalankan ibadah kali ini. Dan salah satu wujud syukurku adalah dengan mendokumentasikan perjalanan religiku kali ini, sejak persiapan hingga insya Allah pelaksanaannya nanti. Nah, kuawali catatan ini dengan menuliskan beberapa upayaku untuk mengawali langkah menuju Makkah-Madinah itu : Continue reading “Mengawali langkah kembali menjadi Tamu Allah (1)”

Penggantian Paspor Habis Masa Berlaku Ternyata Mudah

Hai, sobat Lalang Ungu.. Penggantian paspor habis masa berlaku ternyata mudah. Kemudahan itu kurasakan sendiri kemarin, menepis rasa was-was yang sebelumnya hadir di hatiku sebelumnya.

Kenapa was-was?

Ya maklum saja, sebelumnya aku memang jarang mengurus apa-apa sendiri. Biasanya ada keluarga atau teman yang membantu misalnya dalam perpanjangan KTP ataupun SIM. Demikian juga 7 tahun lalu ketika membuat paspor pertama kali ada biro perjalanan yang membantu membuatkannya.

Nah, sekarang ini aku ingin melakukannya sendiri, selain karena lebih irit (iyalah..namanya juga minta bantuan orang lain, wajarlah kalau ada biaya jasa yang harus kita keluarkan bila melalui pihak ketiga), ingin mencari pengalaman (lumayan..bisa menambah konten blog, hehe..) juga karena kata teman-teman yang sudah mencoba sendiri mengurusnya mudah.

Baca Juga : Pengalaman perpanjangan SIM di Polresta Pekalongan

Lalu, apa benar mengurus penggantian paspor yang habis masa berlaku itu mudah? Yuk simak pengalamanku di Kantor Imigrasi (Kanim) Pemalang ya.. Continue reading “Penggantian Paspor Habis Masa Berlaku Ternyata Mudah”

Belajar Bersama Para Penerus Bangsa

Lalang Ungu. Tak terasa, belajar bersama para Penerus Bangsa ini sudah kami lakukan hampir dua tahun lebih. Belum begitu lama memang, namun sudah banyak hal yang kami dapatkan dari kesempatan yang membahagiakan ini.

Mungkin teman-teman bertanya-tanya dalam hati, siapakah ‘para Penerus Bangsa’ yang kumaksudkan di sini? Untuk menjawab pertanyaan itu, kuajak teman-teman sekilas ke suatu hari di pertengahan tahun lalu, ketika sebuah DM masuk ke akun IG-ku…

Belajar bersama Para Penerus Bangsa

“Bu, perkenalkan saya Y, salah satu orang-tua murid TK X. Kami sangat tertarik untuk mengajak anak-anak berkunjung ke kantor Ibu untuk mengenal tanaman-tanaman dan cara bercocok-tanam, apakah diperkenankan?”

Demikianlah isi dari DM yang kuterima waktu itu. Rupanya Ibu Y itu mengetahui tentang kantor kami dari posting-posting kegiatan di akun medsos kami, dan tertarik untuk berkunjung dalam rangka mengisi waktu libur anak-anak mereka dengan kegiatan yang bermanfaat. Setelah berkonsultasi dengan pimpinan dan rekan-rekan, terutama rekan-rekan penyuluh pertanian yang akan menjadi pendamping anak-anak ini berkegiatan di kantor kami, akhirnya kami pun menetapkan waktu kunjungan tersebut.

Continue reading “Belajar Bersama Para Penerus Bangsa”