Buku Garang Asem H.Masduki : Sebuah Catatan Perjalanan Usaha Kuliner

“Makan yuuk..”

“Yuk lah.. Makan apa, enaknya ya?”

“Garang Asem, mau?”

“Boleh lah..sudah lama gak makan Garang Asem nih aku”

“Ok deh..yuk cabut..”

Lalu keduanya pun berboncengan menuju kawasan Alun-alun Kota Pekalongan, langsung menuju sebuah warung makan yang malam itu tak terlalu ramai pengunjungnya.

“Garang Asem kaliyan Es Jeruk kaleh, Pak” (Garang Asem dan Es Jeruk dua , Pak), Lelaki itu langsung berkata ke bapak penjual sambil memandu temannya untuk berjalan menuju salah satu sudut meja panjang. Rupanya ia telah beberapa kali ke sana, sementara temannya yang mengekor di belakangnya baru sekali itu ke sana.

Tak lama mereka menunggu, pesanan mereka pun segera tersaji di hadapan mereka. Dua gelas Es Jeruk, dua piring nasi putih lengkap dengan megono di atasnys dan dua piring lain berisi masakan berkuah gelap dengan potongan daging, sebutir telur cokelat, potongan tomat hijau dan cabe rawit yang pating krampul (mengambang) di kuahnya.

Garang Asem Pekalongan
Semacam ini penampilannya. Hayooo…apa ya..namanya??

Si Lelaki yang memesan menu tadi langsung meraih piring terdekat dan mulai menyantap, sementara teman wanitanya justru tertegun menatap hidangan itu.

“Ayuk makan…kok malah bengong..” ujar lelaki itu saat menyadari sikap temannya.

“Kok rawon, jare pesen Garang Asem?” (Kok Rawon, katanya mau pesan Garang Asem) jawab temannya sambil mengaduk-aduk makanan berkuah di depannya.

Lelaki itu pun tertawa… Ah, untung makanan di mulutnya telah ditelan sebelumnya, sehingga tak terjadi hal heboh penyemburan makanan.

Perempuan itu agak cemberut. “Apa yang lucu sih?” tuntutnya.

“Lha ya ini , Garang Asem Pekalongan,” katanya sambil menunjuk piring berisi masakan berkuah di depan mereka, “bukan Rawooon” lanjutnya kemudian.

Perempuan itu lalu menyendok kuah dan sepotong daging, lalu mencicipinya. Hm, memang rasanya tidak seperti Rawon meskipun penampilannya mirip Rawon tanpa tauge. Kuahnya lebih encer dari kuah Rawon, dan rasanya gurih-gurih asem.

Meskipun awalnya ia masih merasa agak aneh dengan masakan yang baru sekali itu disantapnya, perempuan itu akhirnya menikmati makan malamnya dengan lahap 😋

Continue reading “Buku Garang Asem H.Masduki : Sebuah Catatan Perjalanan Usaha Kuliner”

Kunjungan Singkat ke GWK Cultural Park Bali

Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Sudah tahu kan ya, tentang GWK Cultural Park yang menjadi salah satu ikon wisata Pulau Dewata alias Pulau Bali? Nah, kali ini aku akan ceritakan pengalamanku saat lakukan kunjungan singkat ke GWK Cultural Park Bali.

Ketika banyak teman-teman menuliskan tentang serunya kunjungan mereka ke GWK yang kini semakin cantik, dalam hati aku berharap untuk bisa mengunjunginya kembali. Alhamdulillah, menjelang akhir pekan kemarin ndilalah aku mendapat tugas 2 hari dinas ke Bali. Tak pelak, kusisipkan rencana kunjungan ke GWK ini pada kedatanganku ke Bali kali ini, meski pada saat-saat akhir yaitu sebelum ke Bandara untuk pulang.. Continue reading “Kunjungan Singkat ke GWK Cultural Park Bali”

Sepenggal Sore di Embung Kledung

Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Sudah pernah dengar tentang Embung Kledung? Nah, kali ini aku akan tuliskan pengalaman kami menghabiskan sepenggal sore di Embung Kledung, pada Jumat 11 Oktober 2019 yang lalu.

Apa itu Embung Kledung?

Continue reading “Sepenggal Sore di Embung Kledung”

Kampung Ragam Warna, Bukan Kampung Warna-Warni Biasa

Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu.. Apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu ya.. Kali ini aku akan ceritakan pengalamanku berkunjung ke Kampung Ragam Warna yang ternyata bukan kampung warna-warni biasa.

Mentari sedang sepenuh hati memancarkan sinarnya di Sabtu siang 26 Oktober yang baru lalu, ketika akhirnya kusampai di Kampung Ragam Warna, setelah menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari rumahku di Kota Pekalongan. Alhamdulillah…

Kampung Ragam Warna
Selamat datang di Kampung Ragam Warna

Apa itu Kampung Ragam Warna?

Mungkin pertanyaan itu muncul di benak teman-teman yang belum tahu tentang kampung cantik ini. OK deh..kuceritakan dulu sekilas tentang kampung ini ya.. Continue reading “Kampung Ragam Warna, Bukan Kampung Warna-Warni Biasa”

Yuk, Membuat Sendiri Pot Hidroponik dari Barang Bekas

Yuk, membuat sendiri pot hidroponik dari barang bekas. Salam jumpa, Sahabat Lalang Ungu, akhir pekan kembali tiba..sudah ada kegiatan kah? Kalau belum, bisa nih diisi dengan berkarya di rumah, membuat sendiri pot hidroponik.

Sebelumnya, teman-teman sudah kenal kan dengan sistem pertanaman hidroponik?

Itu lho..cara bercocok-tanam dengan menggunakan AIR (yang ditambah nutrisi) sebagai media tanamnya. Nah, sama dengan penanaman dengan menggunakan media tanah yang memerlukan pot/wadah, demikian pula sistem hidroponik ini perlu wadah / pot sebagai tempat air yang akan menjadi media tumbuh tanaman.

Bertanam sayur sistem hidroponik dalam wadah rak dari pralon

Duuh..bertanam secara hidroponik harus pakai rak begitu ya?

Eh, jangan salah teman-teman.. Jenis-jenis wadah / pot hidroponik ini juga bermacam-macam lho.. Disesuaikan dengan jenis / sistem hidroponik yang akan kita gunakan, ketersediaan ruangan, dll. Bisa menggunakan rak dari pralon / talang air / bambu yang dapat menampung jumlah tanaman lebih banyak, tapi bisa juga menggunakan pot/wadah tunggal untuk masing-masing tanaman.

Pot hidroponik tunggal, harus beli ya?

Tidak, tentu saja pot untuk hidroponik tidak harus membeli. Kita bisa membuat sendiri dengan bahan-bahan yang ada di sekitar kita. Nah, kali ini aku akan menuliskan cara membuat sendiri pot hidroponik yang sederhana dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ada di sekitar kita.

Pot-pot tunggal ini nantinya bisa kita gunakan untuk bertanam sayur secara hidroponik dengan sistem WICK yang merupakan teknik paling sederhana untuk para pemula yaitu dengan mengalirkan air yang mengandung nutrisi melalui sebuah wadah yang dilengkapi dengan sumbu. Simak yuuk cara buatnya..

Continue reading “Yuk, Membuat Sendiri Pot Hidroponik dari Barang Bekas”

Nostalgia Rasa dan Suasana Tempo Doeloe di Kampung Jawa Pawone Simbah

Nostalgia rasa dan suasana tempo doeloe di Kampung Jawa Pawone Simbah. Hai Sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga selalu sehat dan bahagia ya… Sahabat, apa yang tebersit dalam benak kalian saat mendengar / membaca kata ‘PAWONE SIMBAH’?

Khususnya bagi teman-teman dari daerah Jawa (Tengah / Timur) pasti sudah tak asing dengan kata PAWON yang artinya DAPUR ini, bukan? Nah, kalau kata ini dirangkai dengan kata SIMBAH yang merupakan sebutan buat seseorang yang sudah tua / orang-tua dari ayah/ibu kita, maka dua kata itu bisa memicu nuansa nostalgia.

Nostalgia akan kehangatan suasana dapur nenek yang kita alami di masa kecil, atau kerinduan akan masakan-masakan enak hasil olahan tangan trampil dan penuh kasih dari nenek kita, yang diolah di dapur jadul yang sarat cerita kebersamaan keluarga.

Nah, mungkin hal itulah yang ingin diangkat oleh pengelola sebuah tempat makan di daerah Batang, menciptakan branding tempat makan dengan menu tradisional lengkap dengan suasana jadul yang sekarang tampaknya sedang nge-trend. Berhasilkah? Hm, sebaiknya kuceritakan dulu kesanku saat berkunjung ke sana ya..

Continue reading “Nostalgia Rasa dan Suasana Tempo Doeloe di Kampung Jawa Pawone Simbah”

Terpesona Performa VivoBook Ultra A412 di ASUS Blogger Gathering Semarang

Lalang Ungu. Terpesona performa  VivoBook Ultra A412 di ASUS Blogger Gathering Semarang. Kamis sore 26 September lalu, aku sedang siap-siap pulang dari kantor, sebelum mematikan laptop sempat kubuka email dan mendapat kejutan yang membahagiakan : pemberitahuan aku terpilih sebagai salah satu peserta acara ASUS VivoBook A412 Blogger Gathering Semarang!

Ulala..senang lah yaa.. Aku memang sudah lama ingin bisa hadir di acara roadshownya ASUS. Selain karena aku pengguna lama brand satu ini, aku juga selalu tertarik untuk tahu produk-produk barunya. Jadi…kesempatan untuk hadir dalam roadshow ASUS di Semarang ini, bak mendapat durian runtuh! ☺ Dan ternyata…di sana aku terpesona performa ASUS VivoBook Ultra A412! Mau tau alasannya? Niih…akan kubeberkan di sini ya…  Continue reading “Terpesona Performa VivoBook Ultra A412 di ASUS Blogger Gathering Semarang”

Sejenak Menikmati (Calon) Museum Situs Semedo

Museum Situs Semedo
Museum Situs Semedo di Desa Semedo Kab Tegal Jawa Tengah

Hai, Sahabat Lalang Ungu.. Apa kabar semuanya? Semoga sehat dan bahagia selalu ya. Meneruskan cerita dari Tanah Tua Semedo, kali ini aku akan ceritakan pengalamanku saat berkesempatan sejenak menikmati (calon) Museum Situs Semedo.

Lho, kenapa masih disebut Calon Museum Situs Semedo?

Karena museum yang mulai dibangun Tahun 2015 oleh Dirjen  Permuseuman dan Cagar Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan terletak di Desa Semedo Kec Kedungbanteng Kab Tegal ini memang belum resmi dibuka. Bila teman-teman dalam waktu dekat ini singgah di sana, dengan izin dari pak Satpam setempat, teman-teman boleh masuk ke area museum ini namun hanya boleh menikmati bagian luarnya saja. Continue reading “Sejenak Menikmati (Calon) Museum Situs Semedo”

Pengalamanku Mengikuti Festival Tanah Tua Semedo 2019

Flyer Festival Tanah Tua Semedo 2019

Apa itu Festival Tanah Tua?

Apa itu Semedo?

Itulah pertanyaan-pertanyan yang langsung muncul di benakku ketika ada teman yang mengirim flyer itu di grup dan mengajak untuk ikut meramaikannya.

Terus terang Semedo adalah kata yang asing terdengar di telingaku. Panganan opo, kuwi? Hehe.. Rasa penasaran itu lah yang akhirnya menuntun langkahku mengikuti acara ini, dan berikut adalah catatan pengalamanku mengikuti Festival Tanah Tua Semedo 2019.

Apa itu Semedo?

Continue reading “Pengalamanku Mengikuti Festival Tanah Tua Semedo 2019”

Mudahnya Mencari Info Kesehatan di SehatQ.com

Salam, Sahabat Lalang Ungu…. Semoga tetap sehat dan bahagia ya.. Sehat memang merupakan salah satu anugerah yang tak ternilai harganya, karena dengan kondisi ini kita dapat menjalani semua aktivitas harian kita tanpa kendala yang berarti.

Saat kita sakit, atau ada anggota keluarga kita yang sakit, pasti sangat terasa perbedaannya, bukan? Ritme kehidupan keluarga kita bisa berubah karenanya, belum lagi beban pikiran akibat kondisi tersebut.

Seperti beberapa waktu lalu, Ibu kami yang sudah sepuh sempat harus opname di rumah sakit, karena jatuh. Ternyata saat pemeriksaan ditemukan juga tanda-tanda beliau terpapar cacar : ada bintik-bintik kecil yang menyebar di wajah hingga kulit kepala dan terasa panas serta sakit. Apakah ibu kami terkena Cacar Air, atau Dompo? Continue reading “Mudahnya Mencari Info Kesehatan di SehatQ.com”