Ajarkan Anak Lindungi Diri dari Kekerasan Seksual, Bisa kah?

Ajarkan anak lindungi diri dari kekerasan seksual, bisa kah? Hai sahabat Lalang Ungu, apa kabar? Semoga semua sehat dan bahagia ya..

Oya, pertanyaan di awal tulisan ini, mungkin pernah juga terlintas di benak sahabat, terlebih ketika kita mendengar / membaca kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak. Bagaimana perasaan kita saat membaca / mendengar hal tersebut? Tentunya merasa kesal dan marah, bukan?

Terlepas dari kita mengenal atau tidak korban kasus-kasus tersebut, kita pasti sepakat bahwa hal tersebut sangat biadab dan harus dicegah semaksimal mungkin. Masalahnya, bisakah kita mengajarkan kepada anak-anak untuk melindungi diri mereka sendiri dari kekerasan itu?

Jawaban atas pertanyaan itu adalah : bisa dan bahkan sangat perlu!

Ya, sejak dini kita bisa dan sangat perlu mengajarkan kepada anak-anak kita -baik anak laki-laki ataupun perempuan- tentang ketrampilan keselamatan pribadi (personal safety skills) agar anak-anak ini dapat terhindar dari kekerasan seksual.

Lalu, bagaimana caranya?

Continue reading “Ajarkan Anak Lindungi Diri dari Kekerasan Seksual, Bisa kah?”

Obrolan Sore Mayang dan Bundanya

Lalang Ungu. [Fiksi] Bunda sedang memotong-motong cake pisang di meja makan ketika sebuah bayangan tertangkap di ujung pandangnya, memasuki ruang mungil itu. Senyumnya pun terkembang menyambut putri tersayang yang kemudian menarik kursi dan duduk di depannya, dengan muka cemberut…

Kenapa, Sayang..?” tanya Bunda sambil memindahkan potongan-potongan cake ke sebuah piring.

Bun, PR ku hari ini sulit deh..” keluh Mayang sambil bersungut-sungut.

Iya kah? Nah.., bantu Bunda membawa piring ini ke teras, nanti kita bahas PRmu di sana ya..” kata Bunda sambil menyodorkan piring berisi kue itu.

Sigap Mayang menyambut dan berlalu menuju teras, sementara Sang Bunda mengisi cangkir-cangkir dengan teh manis hangat dan menyusul putrinya ke teras.

Continue reading “Obrolan Sore Mayang dan Bundanya”

Tahu Gimbal Semarang

Hai, Sobat Lalang Ungu… apa kabar? Semoga sobat semua sehat dan bahagia ya… Oh ya Sobat, berhubung aku sedang kangen Semarang, maka kali ini aku akan berbagi cerita tentang salah satu kuliner khas Semarang, yaitu Tahu Gimbal Semarang, yang selalu membuatku kangen Ibu Kota Jawa Tengah itu.

Tahu, adalah salah satu bahan makanan yang mudah ditemui di daerah kita dan seringkali menjadi bahan dasar olahan / menu kuliner suatu daerah, termasuk Semarang. Ya, mungkin karena bahan pangan olahan kedelai ini mudah ditemui di pasar-pasar, baik pasar tradisional maupun pasar modern, menyebabkan tahu menjadi bahan olahan pangan yang relatif populer di Nusantara.

Dan sebagaimana orang-orang lokal lainnya, aku adalah salah satu penikmat tahu dengan berbagai olahannya. Itu sebabnya, salah satu jenis kuliner Semarang favoritku adalah Si Tahu Gimbal ini.

Oya, adakah yang belum mengenal Tahu Gimbal? Ok deh.. untuk yang belum kenal Tahu Gimbal Semarang, mari kita kenalan dulu.. 😉

Sepiring Tahu Gimbal kala itu…

Continue reading “Tahu Gimbal Semarang”

Wonderful Indonesia : Menikmati Keelokan Dewi Sambi

Wonderful Indonesia : Menikmati Keelokan Dewi Sambi.Ā Hai sahabat Lalang Ungu, sudahkah kalian mengenal Dewi Sambi dan menikmati keelokannya?

Eh, jangan salah ya… Dewi Sambi yang kumaksudkan di sini bukanlah nama sosok cantik dari khayangan dan merupakan pasangan dari Dewa dalam kisah-kisah klasik ya… Bukan pula nama artis baik itu penyanyi ataupun pemain sinetron…apalagi pemain drakor.., haha.. ya pasti bukanlaah… šŸ˜€ Dewi Sambi ini sama sekali bukan nama dari sosok wanita kok, bahkan bukan pula sosok manusia.

Lalu…, nama apakah itu??Ā 

OK deh, daripada kalian semakin penasaran, kujelaskan saja tentangĀ Dewi SambiĀ ini ya..

Dewi Sambi ini tak lain dan tak bukan adalah singkatan atau kependekan kata dariĀ Desa Wisata Samiran Boyolali. Nah, sudah mulai ada bayangan? Ya… Samiran adalah nama sebuah desa yang terletak di Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah yang mempunyai banyak potensi terutama keindahan alamnya, sehingga diunggulkan menjadi sebuahĀ Desa Wisata Alam.

Apa saja yang bisa kita lihat di sana dan secantik apa sih alam di Desa Wisata satu ini?

Yuuk maree… kita jalan-jalan sebentar melihat keindahan alamnya ya…

Continue reading “Wonderful Indonesia : Menikmati Keelokan Dewi Sambi”

Beberapa Destinasi Wisata Alam Keren di Pekalongan dan Sekitarnya

Beberapa destinasi wisata alam keren di Pekalongan dan sekitarnya.Ā Ā Wisata alam Pekalongan ada nggak, sih? Itu pertanyaan yang kuterima beberapa waktu lalu, dari seorang teman. Aiih..tentu saja ada lah ya… Mungkin karena melihat Kota Pekalongan yang wilayahnya relatif kecil, temanku jadi bertanya-tanya di mana lokasi wisata alamnya? Nah, untuk menjawab pertanyaan itu, berikut akan kutuliskan beberapa destinasi wisata alam di Pekalongan ( kota dan kabupaten ) dan juga Kab Batang, tetangga sebelah Kota Pekalongan.

Wisata Pantai

Kita mulai dari daerah Batang, ada 2 pantai yang ramai dikunjungi wisatawan yaitu Pantai Sigandu dan Pantai Ujungnegoro. Keduanya cantik dan mempunyai keindahannya masing-masing, namun aku pribadi lebih suka Pantai Ujungnegoro.

Bermain di Pantai Sigandu yang landai…

Pantai Sigandu berlokasi di Desa Sidomulyo Klidang Lor, berjarak sekitar 10,7 km Kota Pekalongan. Di pantai ini pengunjung dapat bermain di hamparan pasir pantai ataupun sekedar bersantai menikmati semilir angin dan panorama pantai dari kursi-kursi beratap yang ada di tepi pantai, yang disewakan Rp. 10.000/kursi. Oya, tersedia juga rumah makan yang cukup representatif juga untuk menikmati kuliner lautnya.

Jangan takut panas…ada kursi-kursi beratap di tepi pantai Sigandu

Continue reading “Beberapa Destinasi Wisata Alam Keren di Pekalongan dan Sekitarnya”

Menguak Pesona Batik Peranakan Wujud Akulturasi Budaya melalui Bincang Budaya

Lalang Ungu. Menguak pesona Batik Peranakan wujud akulturasi budaya melalui Bincang Budaya kuikuti pada hari ini, Jumat 19 Oktober 2018,Ā  dalam rangka Hari Batik Nasional di Kota Pekalongan yang diselenggarakan Pemkot Pekalongan bekerjasama dengan Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Republik Indonesia.

Tentang Bincang Budaya

Sebelum bercerita panjang lebar tentang batik peranakan, lebih dahulu kusampaikan bahwa acara Bincang Budaya ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional di Kota Pekalongan. Ya, meskipun Hari Batik Nasional telah ditetapkan oleh pemerintah tiap tanggal 2 Oktober, namun di Kota Pekalongan rutin dilakukan rangkaian acara peringatan sepanjang bulan Oktober ini. Maklum lah ya.. Pekalongan kan terkenal sebagai Kota Batik, bahkan sejak tahun 2014 lalu, UNESCO telah memberikan pengakuan Kota Pekalongan sebagai salah satu bagian dari Jaringan Kota Kreatif , terutama di Bidang Seni & Kerajinan Rakyat, di mana BATIK merupakan salah satu bagian penting dalam bidang seni dan kerajinan rakyat Kota Pekalongan. Oleh karena itu, setiap tahun diselenggarakan acara-acara keren untuk mendukung pelestarian batik dan juga meningkatkan promosi batik agar dapat mensejahterakan semua lapisan masyarakat yang terlibat, tidak hanya para juragan batik namun hingga ke pekerja lepas atau buruh-buruh batiknya. Continue reading “Menguak Pesona Batik Peranakan Wujud Akulturasi Budaya melalui Bincang Budaya”

Festival Karimunjawa : sajian sepekan yang mengesankan

Lalang Ungu.Ā  Hai teman, kali ini aku menulis tentang Festival Karimunjawa : sajian sepekan yang mengesankan, karena ada beberapa pertanyaan dari teman-teman mengenai festival ini, setelah membaca cerita pengalamanku ikut Famtrip Karimunjawa kemarin. Yuuk.., kepoin bareng-bareng…

Apa sih Festival Karimunjawa itu?

Festival Karimunjawa 2018

Continue reading “Festival Karimunjawa : sajian sepekan yang mengesankan”

ASUS Vivobook Flip TP410 Calon Pengganti Si Marun Laptop ASUSku

Lalang Ungu. Hai teman…, apa kabar menjelang weekend ini? Mungkin ada yang sedang happy-happy mempersiapkan acara weekend-nya atau ada pula yang sedang ngebut menyelesaikan tugas-tugas agar akhir pekan terbebas dari beban tugas hehe… Sepertiku, yang seharian tadi menyelesaikan tugas-tugas termasuk apdet blog Minggu ini. Jadilah seharian ini ditemani Si Marun Laptop ASUSku yang selalu setia.

Oya, omong-omong tentang Si Marun laptop ASUSku ini, aku sangat bersyukur memilikinya sejak sekitar 10 tahun lalu. Hah..jadul amaaat?? Iyaaa…memang jadul kok laptop ASUS model Eee PC yang konon diproduksi pertama tahun 2007 ini, dan Si Marun itu telah menemaniku sejak sekitar Tahun 2008. Tapi jangan salah…biarpun sudah berumur, Si Mungil kesayanganku ini awet dan tahan banting lhoh!! Buktinya sampai saat ini tidak pernah bermasalah serius meskipun sering kupaksa lembur saat kerjaan sedang menumpuk dan tidak rewel juga ketika harus kucangking kemana-mana. Alhamdulillah…

Si Marun Laptop ASUSku

Continue reading “ASUS Vivobook Flip TP410 Calon Pengganti Si Marun Laptop ASUSku”

Selamat Tinggal Problema Rambut…

Lalang Ungu. Hai teman, bagaimana kabarnya di Ramadhan yang telah memasuki 10 hari kedua ini? Semoga sehat selalu ya… Apalagi cuaca saat ini sedang tak menentu, pagi hingga siang terasa panas dan gerah…eh, sore ataupun malam hujan menjelang. Atau kebalikannya, hujan seharian namun malam cuaca kembali terang meskipun tetap terasa gerah. Ada saja keluhan yang kita rasakan ya.. Yang flu lah, biang keringat lah, eh..sampai-sampai rambut dan kepala pun ikut-ikutan unjuk rasa.

Ya, beberapa waktu lalu aku memang agak bermasalah dengan rambut. Keringat yang berlebih menyebabkan kepala mudah sekali terasa gatal, bawaannya ingin keramas terus. Padahal, terlalu sering keramas juga tidak baik lho…rambut bisa jadi kering dan kusam karena kehilangan kelembabannya. Sedih lagi saat tiap kali menyisir, ataupun membuka kerudung, helai-helai rambut yang patah menjadi pemandangan menyedihkan šŸ™

Duuh…jangan-jangan rambutku benar-benar rusak ya? Waktu itu, buru-buru kucari-cari artikel tentang tanda-tanda rambut rusak dan mencermatinya. Dari berbagai artikel yang kubaca, dapat kusarikan bahwa beberapa tanda rambut rusak adalah sbb : Continue reading “Selamat Tinggal Problema Rambut…”

Yuk, Menyusuri Jejak Sejarah di Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan

Menyusuri jejak sejarah di Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan dapat menjadi salah satu alternatif wisata minat khusus di wilayah Kota Pekalongan. Para pecinta sejarah tentunya mengenal Kawasan Kota Tua di Jakarta ataupunĀ  Kawasan Kota Lama di Semarang, di mana keduanya terkenal sebagai tempat-tempat yang mempunyai bangunan-bangunan bersejarah ataupun cagar budaya yang sangat menarik untuk dikunjungi para wisatawan. Nah, di Kota Pekalongan, telah pula dikembangkan kawasan semacam itu, yaitu Kawasan Budaya Jetayu, salah satu kawasan di mana kita bisa menikmati bangunan-bangunan cagar budaya sambil mengenal sejarah Kota Pekalongan.

Yuk, kita mengenal Kawasan Budaya Jetayu lebih dekat…

Lapangan Jetayu

Alun-alun utara Kota Pekalongan atau lebih dikenal sebagai Lapangan Jetayu -karena ada di Jalan Jetayu- bisa dikatakan sebagai pusat dari Kawasan Budaya Jetayu ini. Lapangan atau lebih tepatnya taman kota ini sering menjadi lokasi / pusat kegiatan budaya yang diselenggarakan oleh Pemerintah ataupun masyarakat Kota Pekalongan. Saat ini penataan lapangan telah dipercantik dengan tanaman-tanaman yang tertata cantik, trotoar apik, bangku-bangku taman yang nyaman, lampu warna-warni dan yang paling mencolok adalah Landmark BATIK sebagai pusat perhatian.

landmark_batik di Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan
Landmark BATIK di Lapangan Jetayu

Oya, pada malam hari, suasana sekitar Lapangan Jetayu ini akan terlihat semakin hidup karena selain adanya lampu-lampu taman juga di sekitar taman ini ada kendaraan hias dengan aneka model dan lampu yang warna warni šŸ˜€ Continue reading “Yuk, Menyusuri Jejak Sejarah di Kawasan Budaya Jetayu Kota Pekalongan”