Lalang Ungu. Tak terasa, belajar bersama para Penerus Bangsa ini sudah kami lakukan hampir dua tahun lebih. Belum begitu lama memang, namun sudah banyak hal yang kami dapatkan dari kesempatan yang membahagiakan ini.
Mungkin teman-teman bertanya-tanya dalam hati, siapakah ‘para Penerus Bangsa’ yang kumaksudkan di sini? Untuk menjawab pertanyaan itu, kuajak teman-teman sekilas ke suatu hari di pertengahan tahun lalu, ketika sebuah DM masuk ke akun IG-ku…

“Bu, perkenalkan saya Y, salah satu orang-tua murid TK X. Kami sangat tertarik untuk mengajak anak-anak berkunjung ke kantor Ibu untuk mengenal tanaman-tanaman dan cara bercocok-tanam, apakah diperkenankan?”
Demikianlah isi dari DM yang kuterima waktu itu. Rupanya Ibu Y itu mengetahui tentang kantor kami dari posting-posting kegiatan di akun medsos kami, dan tertarik untuk berkunjung dalam rangka mengisi waktu libur anak-anak mereka dengan kegiatan yang bermanfaat. Setelah berkonsultasi dengan pimpinan dan rekan-rekan, terutama rekan-rekan penyuluh pertanian yang akan menjadi pendamping anak-anak ini berkegiatan di kantor kami, akhirnya kami pun menetapkan waktu kunjungan tersebut.







